Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:25 WIB. Transportasi - Luhut ancam yang beking di proyek LRT.
  • 07:25 WIB. Pilgub Jatim - Khofifah dan Emil lengkapi berkas-berkas pendaftaran.
  • 07:24 WIB. Politik - Hanura kubu OSO: Hati-hati menuduh main duit.
  • 07:21 WIB. OJK - OJK mengupayakan peran INKB agar lebih dioptimalkan dalam mendukung pembangunan infrasruktur.
  • 07:20 WIB. IHSG - Binaartha Sekuritas memprediksi IHSG akan menembus level 6.500 pada hari ini.
  • 20:33 WIB. Inggris - Otoritas Inggris kini punya Kementerian Urusan Kesepian.
  • 20:21 WIB. Inggris - Anggota Parlemen Inggris loloskan RUU Brexit.

Sukses Berbisnis Batik Usai Pensiun

Foto Berita Sukses Berbisnis Batik Usai Pensiun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Memilih untuk berbisnis fashion usai pensiun dini, Trini Anggraeni (52) turut memajukan industri fashion dengan tidak meninggalkan unsur nasionalis. Melalui kreativitas yang dimiliki, Trini pun terus mengembangkan keahlian dan hobi di dunia fashion.

Dengan melibatkan para penjual kain batik dan berbagai kain nusantara lainnya, Trini mampu menghidupkan produktivitas para produsen kain di Indonesia. Bahkan untuk mendapatkan kain berkualitas baik, Trini tidak segan untuk mendatangi langsung daerah produksi kain yang dibutuhkan.

Dimulai dengan modal Rp5 juta yang berasal dari tabungan pribadi, kini Trini bisa menghasilkan produk busana yang diberi merek Zarming Batik dengan model yang simpel namun terlihat fashionable karena mengombinasikan beberapa motif kain Nusantara Indonesia yang tidak terbatas. Produk Zarming Batik pun menjadi favorit para pecinta batik tanah air karena kualitas dan model pakaian yang sesuai selera pasar, namun tetap bisa memberikan harga yang terjangkau.

"Dibuat model yang eksklusif tidak banyak. Harga relatif tidak mahal dengan kualitas yang rapi dan baik," kata Trini kepada Warta Ekonomi di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Meski sempat mengalami kesulitan di awal berbisnis karena sulitnya mendapatkan penjahit yang memiliki kualitas baik, terbatasnya modal, dan sulitnya memasarkan produk, Trini tetap optimis dengan semangat bisnis untuk bisa memberi hasil yang memuaskan di kemudian hari.

Hal inilah yang kemudian membuat Trini masih terjun sendiri untuk membeli bahan baku dan memproduksi produk fashionnya. Meski dibantu karyawan, Trini tetap menjaga kualitas produk dengan memperhatikan betul proses produksi dan tiap detail dari produknya.

"Saya menggambar desain pakaian. Lalu untuk membuat pola dan menjahit diserahkan kepada tim penjahit kami. Sebelum dipasarkan, produk diperiksa kerapihannya kembali lalu difoto satu persatu untuk dokumentasi dan dipasarkan," jelasnya.

Dengan memperkenalkan dan menawarkan produk ke berbagai kalangan seperti kerabat, teman, grup, Trini memulai langkah dalam memasarkan produk Zarming Batik. Kemudian Trini juga memaksimalkan fungsi media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Blogspot untuk lebih luas memperkenalkan produk ke pasar. Selain itu, ia juga rajin mengikuti berbagai pameran atau bazar dan bergabung dengan beberapa komunitas fashion, serta menajdi mitra binaan SMESCO, DPE, suku dinas wilayah Jakarta selatan, dan lain sebagainya, untuk lebih mengasah skill dan pengetahuan di dunia fashion dan UKM.

Dalam waktu dekat, Trini berharap dapat meningkakan jumlah produksi, masuk pasar internasional, meningkatkan penjualan secara online dengan cara mengoptimalkan penggunaan aplikasi media online yang ada, dan menambah keikutsertaan dengan marketplace online.

Untuk branding, Trini akan mengikuti fashion show, mengikuti pameran yang sesuai dengan target market, memiliki galeri, bekerja sama dengan UKM lain untuk sumber bahan baku kain, dan menambah modal untuk produksi dan pemasaran.

Tag: Batik, Trini Anggraeni

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,581.48 3,545.66
British Pound GBP 1.00 18,567.05 18,377.84
China Yuan CNY 1.00 2,085.68 2,064.87
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,432.00 13,298.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,698.59 10,589.20
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,717.95 1,700.75
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.19 10,036.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,378.98 16,212.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,391.92 3,354.69
Yen Jepang JPY 100.00 12,065.03 11,942.52

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6472.666 28.148 571
2 Agriculture 1626.969 -2.919 19
3 Mining 1830.790 7.838 43
4 Basic Industry and Chemicals 706.825 -4.049 69
5 Miscellanous Industry 1379.559 14.800 43
6 Consumer Goods 2892.727 40.614 47
7 Cons., Property & Real Estate 518.951 2.048 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1180.940 -8.985 62
9 Finance 1151.809 4.998 90
10 Trade & Service 934.536 1.286 133
No Code Prev Close Change %
1 LCKM 390 486 96 24.62
2 AISA 494 615 121 24.49
3 ENRG 133 165 32 24.06
4 RALS 1,235 1,500 265 21.46
5 ALKA 488 590 102 20.90
6 MBTO 147 174 27 18.37
7 PCAR 1,260 1,480 220 17.46
8 LTLS 660 750 90 13.64
9 DSNG 372 420 48 12.90
10 ESSA 226 250 24 10.62
No Code Prev Close Change %
1 WICO 550 496 -54 -9.82
2 APII 220 199 -21 -9.55
3 AKSI 378 342 -36 -9.52
4 MIDI 1,050 960 -90 -8.57
5 DWGL 590 540 -50 -8.47
6 INCF 220 202 -18 -8.18
7 PGAS 2,360 2,200 -160 -6.78
8 PSSI 192 179 -13 -6.77
9 AMIN 416 388 -28 -6.73
10 LMAS 62 58 -4 -6.45
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 101 95 -6 -5.94
2 PGAS 2,360 2,200 -160 -6.78
3 ENRG 133 165 32 24.06
4 AISA 494 615 121 24.49
5 ANTM 730 740 10 1.37
6 BBRI 3,630 3,620 -10 -0.28
7 MEDC 1,270 1,300 30 2.36
8 TLKM 4,200 4,170 -30 -0.71
9 KREN 560 555 -5 -0.89
10 PBRX 505 500 -5 -0.99