Portal Berita Ekonomi Minggu, 21 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:48 WIB. China - China akan luncurkan bulan buatan.
  • 12:47 WIB. INF - AS keluar dari INF akan menjadi pukulan keras bagi sistem global mengenai kestabilan strategis.
  • 11:46 WIB. Facebook - Medsos ini bentuk tim perang untuk menangkal penyebaran konten-konten berpotensi berbahaya.
  • 11:45 WIB. Facebook - Facebook lakukan pencegahan gangguan terhadap pemilu di sebuah negara.
  • 11:42 WIB. BMKG - BMKG Yogya minta masyarakat waspadai gelombang tinggi.
  • 11:41 WIB. BI - BI Maluku akan adakan ekspedisi kas keliling guna tingkatkan kualitas uang layak edar.
  • 11:39 WIB. Teknologi - Adobe XD sudah terintegrasi dengan dropbox.
  • 11:38 WIB. TNI AL - Penyeledupan 10ribu ekor lobster berhasil digagalkan TNI AL.
  • 11:37 WIB. KKP - Kebutuhan pangan ikan terus meningkat, penting untuk mengembangkan pembudidayaan perikanan Nusantara.
  • 10:14 WIB. CPNS - Gubernur Kalbar pastikan penerimaan CPNS transparan.
  • 10:13 WIB. Sandiaga - Ia prihatin dengan pembunuhan jurnalis Washington Post.
  • 10:12 WIB. BMKG - Awas angin kencang dan gelombang tinggi di Pelabuhan Krui.
  • 10:09 WIB. Trump - AS akan mundur dari perjanjian nuklir dengan Rusia.
  • 10:09 WIB. Tri Rismaharini - Awasi anak-anak dari predator.

Tim TPAKD Jatim Percepat Akses Keuangan Daerah

Foto Berita Tim TPAKD Jatim Percepat Akses Keuangan Daerah
Warta Ekonomi.co.id, Surabaya -

Melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur Nomor 188/234/KPTS/013/2016, pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Jatim diharapkan meningkatkan akses keuangan daerah serta mendorong perekonomian daerah guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Jatim.

Menurut Kepala OJK Regional 4 Jatim Heru Cahyono, TPAKD Jatim yang dibentuk pada 30 Maret tahun lalu memiliki peran untuk mempercepat akses keuangan terutama bagi masyarakat yang belum memiliki akses ke industri jasa keuangan dengan dukungan anggota yang mencakup Pemerintah Provinsi, Lembaga Pemerintah, OJK, Bank Indonesia, Lembaga Jasa Keuangan, Akademisi, dan lainnya sehingga dapat saling mendukung sesuai dengan peran dan tanggung jawab institusi masing-masing.

"Pembentukan TPAKD Jatim dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan serta belum adanya forum koordinasi akses keuangan di daerah," jelas Heru usai rapat pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Jatim yang berlansung di Ballroom Hotel Bumi Surabaya, Jumat (15/12/2017) sore.

Selain itu, Heru menjelaskan bahwa program kerja TPAKD Jatim Tahun 2017 difokuskan untuk mendukung Visi Jatim sebagai Sentra Agrobisnis Nasional melalui upaya pengembangan sektor agrowisata dan agroindustri.

"Selain pengembangan sektor agrobisnis dan pariwisata, program percepatan akses keuangan daerah juga dilakukan melalui kegiatan edukasi dan inklusi keuangan pada UMKM di wilayah Surabaya, Nelayan di wilayah Lamongan, serta kepada Akademisi dan anggota organisasi keagamaan di wilayah Jombang," sambungnya.

Untuk tahun 2018 Program TPAKD 2018, kata Heru, pihaknya akan fokuskan pada pengembangan satu kawasan terpadu yang dapat melibatkan beberapa SKPD, serta masih relevan dengan visi "Jawa Timur sebagai Sentra Agroindustri".

Selain program baru, lanjutnya, pihak tim TPAKD Jatim juga akan melanjutkan program yang telah berjalan sebelumnya seperti monitoring keberlangsungan Program Pembiayaan sektor agrobisnis dan pariwisata yang telah dimulai di tahun 2017, melanjutkan kegiatan sosialisasi, edukasi, dan inklusi keuangan kepada UMKM, dan beberapa komunitas dan perluasan akses pembiayaan budi daya umbi porang.

"OJK mengajak lembaga jasa keuangan yang beroperasi di wilayah Jatim untuk lebih berperan aktif dan berkontribusi dalam pengembangan potensi ekonomi daerah Jatim  dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakatnya," pungkas Heru.

Tag: Jawa Timur, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Heru Cahyono, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Mochamad Ali Topan

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Mochamad Ali Topan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46