Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:22 WIB. Bamsoet - Semua peluru yang bersarang di ruangan kerja anggota DPR berasal dari satu pistol Glock 17.
  • 13:22 WIB. Ketua DPR - Saya tak menyalahkan mereka yang memanaskan situasi politik, dengan peluru nyasar.
  • 13:22 WIB. Bamsoet - Hasil rekonstruksi, peluru nyasar di gedung DPR murni unsur tak sengaja.
  • 13:19 WIB. Ketum PAN - Dana saksi parpol bisa hindari potensi suap (korupsi) pada elite partai.
  • 13:19 WIB. Ketum PAN - Anggaran dana saksi parpol dari APBN, demi membantu keuangan partai.
  • 13:18 WIB. Zulkifli Hasan - Kemenkeu harus menganggarkan dana saksi parpol.
  • 13:16 WIB. Zulkifli Hasan - Prabowo sedang melobi beberapa pihak secara diam-diam.
  • 13:16 WIB. Zulkifli Hasan - Saat ini Prabowo tengah sibuk bergerilya dan terima tamu.
  • 13:16 WIB. Zulkifli Hasan - Prabowo dan Sandiaga sudah membagi tugas.
  • 13:15 WIB. Zulkifli Hasan - Prabowo baru aktif kampanye akhir tahun.
  • 12:42 WIB. Bursa - Harga kumulatif meningkat signifikan, BEI hentikan sementara perdagangan saham SURE di pasar reguler dan tunai mulai 19/10/2018. 
  • 12:39 WIB. AISA - Investor: RUPSLB ini amanah RUPS tahunan, menggagalkan berarti melawan hukum. 
  • 12:38 WIB. AISA - Direksi dan Dewan Komisaris AISA bertarung sengit, investor inginkan perubahan manajemen. 
  • 12:38 WIB. Bursa -  BEI catatkan lima SKS pengganti saham UNVR. 
  • 12:35 WIB. NasDem - Parpol tidak perlu merebut porsi APBN terkait dana saksi partai.

Dikerjain Jokowi, Paspampres Jadi Salah Kostum

Foto Berita Dikerjain Jokowi, Paspampres Jadi Salah Kostum
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Presiden Joko Widodo membuat Paspampres merasa salah kostum karena ia mengenakan jas berwarna biru lengkap dengan dasi warna merah sementara justru Paspampres bergaya kasual dalam acara Entrepreneurs Wanted! di Bandung.

Presiden Joko Widodo hadir di Gedung Sasana Budaya Ganesha Institut Teknologi Bandung, Senin (18/12/2017), untuk menjadi pembicara kunci dalam acara Entrepreneurs Wanted! (EW!).

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menyebutkan bahwa dalam kunjungan kerja tersebut tampak ada sesuatu yang berbeda ketika Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menggunakan pakaian bergaya kasual.

Mereka mengenakan kaos berkerah lengan pendek berwarna cokelat dan celana panjang berwarna hitam. Tapi kali ini, Presiden mengenakan pakaian sipil lengkap (PSL) atau biasa disebut jas.

"Sebenarnya di draft acara telah disepakati bahwa pakaian yang digunakan adalah "smart casual"," Kata Bey.

Sesuai keterangan Bey, saat bertemu Presiden di pagi hari sebelum keberangkatan menuju Pangkalan TNI AU Halim Perdankusuma Jakarta dari Istana Kepresidenan Bogor, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono mengatakan dirinya terkejut melihat Presiden mengenakan baju putih lengan panjang dan dasi berwarna merah serta celana panjang berwarna biru serta membawa jas di tangan kanannya.

"Selamat pagi Bapak," ucap Suhartono menceritakan peristiwa pagi tersebut. Presiden hanya membalas dengan tersenyum-senyum.

"Sadar dirinya 'dikerjain' oleh Presiden, Suhartono menyampaikan kepada jajarannya untuk tidak memberitahukan pakaian yang dikenakan Presiden kepada rombongan Presiden lainnya yang telah menunggu di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta," sebut Bey.

"Tidak usah diberitahu pakaian yang digunakan Presiden ke Halim, biar saja bergaya 'smart casual'," ucap Suhartono kepada Bey.

Salah satu anggota rombongan yang menanti Presiden di Halim di antaranya adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

"Aku pakai baju begini dan sepatu kets. Eh, Pak Presiden pakai baju resmi," ucap Pramono tersenyum-senyum.

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Bey Machmudin

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5845.242 -23.378 610
2 Agriculture 1577.028 54.568 20
3 Mining 1916.200 -17.317 47
4 Basic Industry and Chemicals 752.704 6.245 70
5 Miscellanous Industry 1214.126 0.053 45
6 Consumer Goods 2489.884 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.106 -0.132 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1047.831 -27.064 70
9 Finance 1059.438 -5.179 91
10 Trade & Service 796.896 -3.311 147
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,210 1,510 300 24.79
2 ABMM 1,935 2,190 255 13.18
3 MAYA 6,200 6,950 750 12.10
4 LSIP 1,155 1,270 115 9.96
5 VINS 88 96 8 9.09
6 CTTH 113 123 10 8.85
7 MTDL 680 740 60 8.82
8 PBRX 510 555 45 8.82
9 FISH 3,300 3,590 290 8.79
10 GOOD 2,350 2,550 200 8.51
No Code Prev Close Change %
1 DNAR 336 296 -40 -11.90
2 KBLM 284 252 -32 -11.27
3 SMDM 149 133 -16 -10.74
4 AGRS 256 236 -20 -7.81
5 GMFI 308 284 -24 -7.79
6 ABBA 116 107 -9 -7.76
7 CSIS 400 370 -30 -7.50
8 MLPL 88 82 -6 -6.82
9 BAYU 2,450 2,290 -160 -6.53
10 RBMS 172 161 -11 -6.40
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 98 96 -2 -2.04
2 TLKM 3,900 3,760 -140 -3.59
3 KPIG 135 136 1 0.74
4 PGAS 2,310 2,230 -80 -3.46
5 SRIL 320 332 12 3.75
6 SMCB 1,625 1,725 100 6.15
7 PNLF 290 294 4 1.38
8 INKP 13,525 13,675 150 1.11
9 BHIT 80 82 2 2.50
10 MNCN 775 790 15 1.94