Portal Berita Ekonomi Selasa, 11 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:14 WIB. SANTRI - Sistem Akuntansi Pesantren Indonesia (SANTRI) jadi salah satu program kemandirian pesantren.
  • 15:14 WIB. Keuangan Syariah - Perry Warjiyo: Pesantren jadi basis arus ekonomi Indonesia.
  • 15:13 WIB. Syariah - Erwin Rijanto: Rata-rata transaksi di pasar keuangan syariah sampai Oktober 2018 mencapai Rp947 triliun.
  • 15:13 WIB. Sukuk - Bank Indonesia akan terbitkan Sukuk Bank Indonesia untuk mendukung pembiayaan dan pasar keuangan syariah.
  • 15:12 WIB. Rupiah - Pukul 15.00, rupiah makin terdepresi menjadi Rp14.644 per dolar AS.
  • 13:47 WIB. Refinancing - Rencana restrukturasi utang BIPI sebesar US$300 juta masih dalam proses finalisasi. 
  • 11:50 WIB. Instagram - Instagram tunjuk Vishal Shah jadi Head of Product.

Pertamina Poyeksikan Konsumsi BBM Saat Nataru di Papua Naik Hingga 20%

Foto Berita Pertamina Poyeksikan Konsumsi BBM Saat Nataru di Papua Naik Hingga 20%
Warta Ekonomi.co.id, Jayapura -
Manajer Retail fuel Marketing PT Pertamina MOR VIII Maluku Papua, Zibali Hisbul Masih mengatakan Konsumsi BBM jelang natal dan tahun baru 2018 di Papua diproyeksikan naik dari 7 persen hingga 20 persen.
 
"Peningkatan konsumsi BBM mulai terjadi Senin (18/12) hingga 8 Januari 2018, paling tinggi pentingkatannya pada pertalite, yang diperkirakan mencapai 20 persen dari konsumsi normal menjadi 399 kilo liter/hari," katanya, Senin (18/12/2017) di Jayapura.
 
Kemudian minyak tanah, diperkirakan akan naik 4 persen dari konsumsi normal menjadi 223 kilo liter/hari. Pertamax diprediksikan naik 20 persen menjadi 10 kilo liter/hari dan Avtur naik 12 persen.
 
“Peningkatan tipis hanya akan terjadi pada Premium, dimana diproyeksikan naik 3 persen menjadi 427 kilo liter/hari. Satu-satunya BBM yang mengalami penurunan konsumsi adalah solar, yaitu turun 0,1 persen menjadi 312 kilo liter/hari, karena kebijakan larangan beredar untuk truk angkutan barang selama masa libur Natal dan Tahun Baru,” ungkapnya.
 
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Pertamina juga memastikan stok rata-rata BBM di Papua saat ini, berada pada level rata-rata di atas 12 hari dan menjamin stok selalu dipertahankan pada level tersebut.
 
“Untuk stok BBM, Premium masih mencukupi 15 hari kedepan, Pertalite 13 hari, Kerosene 15 hari, Solar 7 hari dan Avtur 11 hari. Puncak konsumsi BBM diperkirakan tanggal  23, 24, 26, 30 dan 31 Desember dan 2 Januari 2018,” jelas Zibali
 
“Puncak perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 merupakan long weekend, karena ada tambahan libur cuti bersama, sehingga mendorong mobilitas masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk berlibur bersama seluruh keluarga,” katanya.

Tag: Zibali Hisbul Masih, PT Pertamina (Persero), Bahan Bakar Minyak (BBM)

Penulis: Nunung Kusmiaty

Editor: Vicky Fadil

Foto: Nunung Kusmiaty

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6111.360 -14.996 620
2 Agriculture 1498.070 5.905 20
3 Mining 1737.944 -0.464 47
4 Basic Industry and Chemicals 843.964 1.637 71
5 Miscellanous Industry 1377.909 -12.076 45
6 Consumer Goods 2503.452 -5.828 49
7 Cons., Property & Real Estate 448.927 -0.797 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.764 -1.013 71
9 Finance 1163.047 -4.982 91
10 Trade & Service 790.568 -1.203 153
No Code Prev Close Change %
1 SOTS 165 280 115 69.70
2 URBN 1,200 1,800 600 50.00
3 PTSN 645 805 160 24.81
4 MDIA 126 153 27 21.43
5 YULE 173 208 35 20.23
6 PJAA 1,125 1,350 225 20.00
7 MERK 5,400 6,475 1,075 19.91
8 YPAS 625 725 100 16.00
9 SHID 3,500 4,000 500 14.29
10 KPAS 442 505 63 14.25
No Code Prev Close Change %
1 DEAL 525 394 -131 -24.95
2 NUSA 210 158 -52 -24.76
3 HERO 920 770 -150 -16.30
4 AKSI 332 280 -52 -15.66
5 FORU 120 103 -17 -14.17
6 ETWA 85 73 -12 -14.12
7 LMAS 64 55 -9 -14.06
8 SIPD 1,100 960 -140 -12.73
9 PNSE 740 650 -90 -12.16
10 HDTX 150 132 -18 -12.00
No Code Prev Close Change %
1 KPAS 442 505 63 14.25
2 RIMO 163 186 23 14.11
3 TLKM 3,670 3,680 10 0.27
4 NUSA 210 158 -52 -24.76
5 WSKT 1,845 1,845 0 0.00
6 BBRI 3,620 3,610 -10 -0.28
7 PTBA 3,990 4,020 30 0.75
8 ASII 8,225 8,150 -75 -0.91
9 ADRO 1,300 1,310 10 0.77
10 ITMG 20,425 19,800 -625 -3.06