Portal Berita Ekonomi Kamis, 19 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:53 WIB. Telekomunikasi - Indonesia rogoh Rp50 miliar untuk pengadaan internet pertemuan IMF-World Bank.
  • 20:51 WIB. Microsoft - Ogah disalahgunakan, Microsoft usulkan aturan teknologi pengenalan wajah.
  • 20:50 WIB. Samsung - Samsung akan umumkan smartwatch barunya, Galaxy Watch, pada 9 Agustus 2018, bersamaan dengan Galaxy Note 9. 
  • 20:47 WIB. Donald Trump - Trump dan tim suksesnya habiskan lebih dari US$274 ribu (setara Rp3,9 miliar) untuk pasang iklan di Facebook sejak awal Mei.
  • 20:46 WIB. Apple - Semua iPhone 2018 tak akan punya sensor sidik jari.
  • 20:44 WIB. Telkomsel - Telkomsel kawal pawai obor Asian Games 2018.
  • 20:42 WIB. Donald Trump - Presiden Amerika Serikat Donald Trump jadi pemasang iklan politik terbesar di Facebook.
  • 20:41 WIB. Google - Google umumkan fitur terbaru dan segera tersedia secara bertahap pada perangkat iOS dan Android mulai pekan ini.
  • 20:35 WIB. PBID - Panca Budi Idaman mencatat kenaikan pendapatan 20,67% menjadi Rp985,95 miliar per kuartal I-2018.
  • 20:34 WIB. PBID - Panca Budi Idaman menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 12% pada 2018.
  • 18:14 WIB. Olahraga - Presiden Jokowi siapkan Badan Manajemen Strategis Talenta.
  • 18:14 WIB. Politik - Aburizal Bakrie sebut SBY sakit infeksi ginjal.
  • 18:14 WIB. Politik - DPR sarankan menteri mundur ketika jadi caleg.
  • 18:13 WIB. Politik - Rizal Ramli kritik Perindo uji materi UU.
  • 18:13 WIB. Politik - Presiden Jokowi doakan kesembuhan SBY.

Jelang Akhir Tahun, Konsumsi BBK di Kaltim Baru 55 Persen

Foto Berita Jelang Akhir Tahun, Konsumsi BBK di Kaltim Baru 55 Persen
Warta Ekonomi.co.id, Balikpapan -
Konsumsi Bahan Bakar Khusus atau BBK di Kalimantan Timur naik 55 persen hingga akhir November 2017. BBK merupakan bahan bakar nonsubsidi seperti Pertalite, Pertamax hingga Pertadex.
 
Sales Executive Retail Wilayah II Kaltim, Vano Daniel Wibawanto mengatakan, Pertamina tetap memiliki program untuk menarik minat konsumen untuk beralih ke bahan bakar nonsubsidi.
 
"Program tetap ada dan terus dijalankan. Harapannya pada akhir Desember bisa ditutup di angka 60 persen untuk konsumsi seluruh BBK di Kaltim," kata Vano usai undian Pertamina Lucky Draw di kota Balikpapan, Senin (18/12/2017).
 
Diakuinya capaian 55 persen konsumsi BBK itu belum mencapai target. "Akhir tahun ini kita fokus di keamanan dan kesiapan stok BBM karena pasti konsumsi meningkat dan harapannya itu terjadi di bahan bakar nonsubsidi," ucapnya.
 
Hanya saja dirinya tidak bisa membeberkan data pemakaian BBK. Namun dipastikan setiap Senin pihaknya mendapat update konsumsi BBK per pekan.
 
"Target akhir tahun 70 persen untuk gasoline baik Pertalite dan varian lainnya. Sedangkan bahan bakar diesel cukup berat bisa mencapai target karena disparitas harga antara Solar subsidi denga Dexlite yang jauh," sebutnya.
 
Konsumsi Dexlite ditargetkan 30 persen hingga tutup tahun ini dan realisasinya baru mencapai 20 - 25 persen. "Kalau untuk gasoline kami optimistis bisa tercapai," yakinnya.
 
Konsumsi BBK yang paling tinggi berada di provinsi Kalimantan Selatan. Pasalnya, provinsi berjuluk Bumi Lambung Mangkurat itu terbanyak memiliki SPBU dari seluruh provinsi yang ada di Kalimantan.
 
"Di Kalsel itu ada 120 SPBU. Kemudian disusul provinsi Kalimantan Barat. Sedangkan provinsi Kaltim berada diurutan ketiga konsumsi bahan bakar baik subsidi maupun nonsubsidi," ungkapnya.
 
Sementara untuk Program Lucky Draw yang digeber Pertamina menyasar pengguna BBM nonsubsidi baik sepeda motor maupun roda 4. BBM nonsubsidi itu mulai dari Pertalite, Pertamax, Dexlite dan Pertadex.
 
"Ini merupakan penghargaan buat konsumen yang mau beralih dan telah lama menggunakan BBM nonsubsidi. Program ini berlanjut pada tahun depan dengan mekanisme yang berubah," pungkasnya.

Tag: Vano Daniel Wibawanto, PT Pertamina (Persero)

Penulis: Andi Aliev

Editor: Vicky Fadil

Foto: Andi Aliev

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10