Portal Berita Ekonomi Kamis, 26 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:51 WIB. BNI - BNI katakan keuntungan bank pakai fasilitas hedging product call spread yakni tingkatkan efisiensi.
  • 21:48 WIB. PLN - PLN bilang 100% atau 1.520 desa di Kaltim dan Kaltara sudah berlistrik.
  • 21:41 WIB. Sucofindo - Sucofindo raih penghargaan kategori BUMN Bersih Terbaik pada ajang "Revolusi Mental Award BUMN 2018".
  • 21:34 WIB. BUMN -  OJK catat potensi transaksi bisnis hedging structured product satu bank BUMN capai US$8 miliar. 
  • 21:32 WIB. BNI - BNI, PI, dan PTPN III bersinergi untuk penuhi kebutuhan pupuk urea dan NPK Chemical.
  • 21:30 WIB. Pelindo - Pelindo IV Makassar mulai benahi fasilitas untuk sambut musim mudik 2018.
  • 21:28 WIB. Pelindo - Pelindo III perkenalkan aplikasi Home Terminal di international event TOC Asia di Marina Bay Sands, Singapura.
  • 21:24 WIB. BPJS - BPJS Kesehatan terapkan implementasi verifikasi digital klaim bagi FKRTL.
  • 21:15 WIB. Pertamina - Pertamina gandeng PT Dompet Anak Bangsa untuk sediakan opsi pembayaran dengan Go-Pay. 
  • 21:14 WIB. Pertamina - Gandeng BPH Migas, Pertamina akan petakan lagi distribusi BBM di SPBU. 
  • 20:43 WIB. Pertamina - Pertamina akan layangkan gugatan perdata pada operator kapal MV Ever Judger atas kerusakan pipa di Teluk Balikpapan.
  • 20:40 WIB. BPJS - BPJS Kesehatan tidak menanggung biaya kecelakaan akibat mabuk.
  • 20:28 WIB. BUMN - DPR akan revisi UU BUMN untuk perkuat perlindungan terhadap aset negara.
  • 20:26 WIB. Garuda - Garuda Indonesia targetkan pendapatan Rp180 miliar lewat GOTF.
  • 20:24 WIB. Inalum - Inalum gelar kegiatan mudik bersama masyarakat dalam program Mudik Bareng BUMN Lebaran 2018.

BI Masih Kaji Langkah Go-Jek Akuisisi Kartuku dan Midtrans

Foto Berita BI Masih Kaji Langkah Go-Jek Akuisisi Kartuku dan Midtrans
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mengaku telah menerima surat permohonan izin dari PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Go-Jek Indonesia) terkait akusisi dua perusahaan Financial Technologi (Fintech), Kartuku dan Midtrans yang dilakukan beberapa waktu lalu. Adapun akuisisi dimaksud guna memperkuat ekspansi bisnis anak usaha Go-Jek Indonesia yakni Go-Pay, yang merupakan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP).

"Alhamdulilah semua berjalan dengan baik, yang bersangkutan sudah menyampaikan surat. Mereka sedang dalam kelengkapan dokumen dan kita melakukan penelitian mendalam secara keseluruhan," ujar Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Pungky P. Wibowo di Jakarta, Senin (18/12/2017).

Dirinya menjelaskan, sampai saat ini pihaknya belum dapat memutuskan apakah BI akan menyetujui akuisisi tersebut atau tidak. Pasalnya, bank sentral masih menunggu kelengkapan dokumen dari induk usaha Go Pay sendiri.

"Sikap saya jelas, kita belum memutuskan, sedang proses perizinan sesuai kelengkapan proses, tapi respons Go-Jek baik. Kelengkapan harus dipenuhi sesuai syarat compliance BI," tegasnya.

Menurutnya, bila dokumen yang diminta BI telah dilengkapi, BI menjamin hasil keputusan itu akan keluar dalam 45 hari kerja. Lebih jauh, katanya, selain Go-Jek, pihak yang diakuisisi juga telah mengajukan surat permohonan kepada bank sentral.

"Go-Jek selaku industri bekerja sama dengan baik dengan kami sebagai regulator. Mereka yang akan diakuisisi juga sudah menyampaikan akan diakuisisi Go-Jek. Mereka hari ini sudah menyampaikan akan akuisisi," paparnya.

Adapun BI mewajibkan setiap rencana akuisisi yang dilakukan aplikasi penyedia jasa pembayaran seperti Go-Pay harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari BI. Hal tersebut sesuai ketentuan Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/40/PBI/2016 mengenai Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran.

"Pengambilalihan lembaga selain bank yang telah berizin sebagai penyelenggara sistem pembayaran, lembaga selain bank tersebut wajib menyampaikan permohonan persetujuan tertulis," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI di Jakarta, Minggu (17/12/2017).

Persetujuan tertulis ini untuk memastikan bahwa kegiatan usaha telah dijalankan sesuai dengan izin yang dimiliki serta telah taat terhadap asas dan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, kewajiban permohonan izin tersebut, kata Agusman, untuk memastikan bahwa pengembangan usaha sistem pembayaran telah memperhatikan keamanan sistem, perlindungan konsumen, dan keamanan nasional.

"Dengan demikian, PJSP hanya dapat melaksanakan rencana tersebut apabila telah mendapat persetujuan BI," ujarnya.

Sebelumnya, pada Jumat (15/12/2017), beredar informasi bahwa aplikasi layanan transportasi Go-Jek, yang terafiliasi dengan Go-Pay telah menandatangani perjanjian akuisisi tiga perusahaan teknologi finasial Indonesia, Kartuku, Midtrans, dan Mapan.

Akusisi tersebut juga disusul dengan perubahan struktur kepimpinan pada unit usaha di Go-Jek, termasuk di dalamnya perubahan posisi pemimpin pada Go-Pay.

Tag: Bank Indonesia (BI), PT Go-Jek Indonesia, Pungky Purnomo Wibowo, Go-Pay, Financial Technology (FinTech)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5909.198 -170.652 575
2 Agriculture 1649.379 -41.632 19
3 Mining 1812.460 -64.886 44
4 Basic Industry and Chemicals 771.685 -9.748 70
5 Miscellanous Industry 1224.866 -17.897 44
6 Consumer Goods 2411.714 -76.729 45
7 Cons., Property & Real Estate 477.256 -14.532 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1039.703 -33.358 64
9 Finance 1040.444 -34.277 90
10 Trade & Service 909.909 -23.532 134
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 520 650 130 25.00
2 OASA 334 416 82 24.55
3 MREI 4,900 5,975 1,075 21.94
4 CSIS 462 560 98 21.21
5 AKSI 270 310 40 14.81
6 LCGP 70 79 9 12.86
7 BBRM 100 110 10 10.00
8 INAF 4,380 4,800 420 9.59
9 NIKL 3,890 4,200 310 7.97
10 MARI 1,400 1,500 100 7.14
No Code Prev Close Change %
1 JECC 6,200 4,960 -1,240 -20.00
2 MTSM 324 266 -58 -17.90
3 BIMA 102 84 -18 -17.65
4 INDR 1,430 1,205 -225 -15.73
5 CEKA 1,280 1,090 -190 -14.84
6 MBSS 735 635 -100 -13.61
7 SHID 1,550 1,350 -200 -12.90
8 IMAS 2,450 2,150 -300 -12.24
9 RIGS 248 218 -30 -12.10
10 HDFA 212 188 -24 -11.32
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,310 3,140 -170 -5.14
2 BMRI 7,150 6,775 -375 -5.24
3 TLKM 3,780 3,650 -130 -3.44
4 BBCA 21,750 21,350 -400 -1.84
5 UNVR 46,000 45,000 -1,000 -2.17
6 INKP 12,725 12,450 -275 -2.16
7 PTBA 3,270 3,060 -210 -6.42
8 ADRO 2,120 1,995 -125 -5.90
9 BBTN 3,560 3,190 -370 -10.39
10 TKIM 9,600 9,550 -50 -0.52