Portal Berita Ekonomi Jum'at, 22 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:16 WIB. New York - The index that tracks the dollar against six major currencies last fell 0.04 percent, to 90.14.
  • 06:15 WIB. London - The euro was last down 0.05 percent at $1.2304.
  • 06:14 WIB. New York - The dollar was last up 0.56 percent at 106.80 yen.
  • 06:13 WIB. London - Brent crude dropped $1.12 to $73.62 a barrel by 1:57 p.m. EDT (1757 GMT) on Thursday (21/6) after earlier hitting a session low of $72.94.
  • 06:11 WIB. New York - The tech-rich Nasdaq Composite Index shed 68.56 points (0.88 per cent) to 7,712.95 on Thursday (21/6).
  • 06:10 WIB. New York - The broad-based S&P 500 fell 17.56 points (0.63 per cent) to 2,749.76 on Thursday (21/6).
  • 06:09 WIB. New York - The Dow Jones Industrial Average, which is made up of many companies seen as especially vulnerable to a trade war, dropped 196.10 points (0.80 per cent) to 24,461 on Thursday (21/6).
  • 04:55 WIB. Meikarta - Lippo menjamin pelaksanaan megaproyek Meikarta masih sesuai dengan rencana.
  • 04:53 WIB. KLBF - Kalbe Farma mengatakan akan fokus menggarap pasar dunia untuk menggenjot kinerja perseroan.
  • 04:52 WIB. EXCL - Moodys meningkatkan peringkat XL Axiata dari Baa3 menjadi Ba1 dengan revisi prospek dari positif menjadi stabil.
  • 04:51 WIB. Waskita - Waskita Karya Realty  membentuk entitas usaha baru untuk pengembangan proyek apartemen seluas 1,1 hektare.
  • 04:50 WIB. MDKA - Merdeka Copper Gold berencana melakukan rights issue pada Agustus 2018.
  • 04:49 WIB. BULL - Buana Lintas Lautan sedang menjajaki peluang pengangkutan batu bara dalam dan luar negeri.
  • 04:49 WIB. UNVR - Unilever Indonesia akan resmi melepas aset divisi spreads pada kuartal III-2018.
  • 04:48 WIB. Akseleran - Akseleran menargetkan penyaluran pinjaman senilai Rp65 miliar pada akhir semester I-2018.

Berbisnis Fashion dengan Mengubah Image Batik yang Kuno Jadi Modern

Foto Berita Berbisnis Fashion dengan Mengubah Image Batik yang Kuno Jadi Modern
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bermula dari visi dan misi untuk mengubah image batik Indonesia yang di mata masyarakat terkesan sebagai pakaian yang tua menjadi pakaian modern yang dicintai semua kalangan, khususnya kalangan muda, Hayati Fauziyah (36) berupaya untuk menciptakan pakaian batik yang lebih menarik.

Memiliki hobi mendesain, Hayati yang sangat mencintai batik Indonesia tersebut mengaku sangat ingin memajukan batik Indonesia dan menjadikannya pakaian nomor satu yang dikenal dunia. Sempat mengalami kesulitan dalam hal modal yang terlalu minim dan kepercayaan diri dalam memasarkan produk saat mengawali bisnis fashion pakaian batik, tetapi Hayati mampu melaluinya dengan keseriusan dan keyakinan hingga akhirnya produk yang ia beri merek Lovely Batik tersebut banyak diminati pasar.

Untuk membuat batik menjadi produk fashion yang tidak terkesan tua atau kuno, Hayati memiliki cara tersendiri dalam memproduksi batiknya. "Produk saya berbeda dari segi teknik pembuatan dan desain produk, dan juga berbeda dari segi motif bahan dasar," jelas Hayati kepada Warta Ekonomi beberapa waktu lalu di Jakarta. 

Dalam proses produksi motif batiknya, Hayati menggambarkan terlebih dahulu desain motif untuk kemudian dibuat capnya. Sementara proses pembuatan kain batik pada dasarnya mirip dengan pembatikkan pada umumnya. Hanya saja, berbeda dalam hal desain motif dan cap yang digunakannya. "Kami menggunakan cap dari kayu, bukan dari tembaga yang umumnya banyak digunakan. Kami juga tidak melibatkan UKM lain dalam proses produksi," ungkapnya.

Dibantu enam karyawan, Hayati berkomitmen untuk memproduksi fashion batik asli Indonesia. Di samping sebagai bentuk pelestarian terhadap budaya Nusantara, batik Indonesia juga diharapkan dapat menjadi fashion bertaraf internasional yang bisa mengangkat kekayaan Indonesia.

Dalam waktu dekat, Hayati berencana untuk bisa mengembangkan bisnis fashion batiknya dengan memperkuat sistem distributor dan reseller-nya. Saat ini, Hayati mengaku tengah dalam proses pembuatan program distributor dan reseller. "Semoga dapat berjalan dengan baik dan lancar," ucap Hayati.

Untuk itu, peluang bisnis fashion batik tergolong besar. Hal ini karena pemerintah juga turut menggalakkan masyarakat untuk lebih mencintai batik Indonesia dengan mewajibkan setiap pegawai untuk menggunakan batik di hari-hari tertentu dan menajdikan batik sebagai pakaian resmi atau formal yang wajib digunakan pada momen-momen penting negara maupun bermasyarakat. 

Tag: Bisnis, Fashion, Entrepreneur

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10