Portal Berita Ekonomi Selasa, 22 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:05 WIB. Kominfo - Kemenkominfo uji algoritma Bigo untuk berburu konten pornografi.
  • 16:05 WIB. LG - Resmi masuk Indonesia, G7+ ThinQ dibanderol Rp11,499 juta.
  • 15:51 WIB. Pelindo III - Pada Q1 2018, trafik arus petikemas Pelindo III meningkat 4% menjadi 1,24 juta TEUs.
  • 15:50 WIB. JSMR - JSMR pastikan seluruh toilet di rest area tidak dipungut biaya.
  • 15:49 WIB. WTON -  WTON akan operasikan pabrik beton pracetak di Makassar dengan kapasitas 300.000 ton.
  • 15:48 WIB. BTN - Hingga kuartal I 2018, posisi NIM BTN di level 4,21%.
  • 15:47 WIB. Pelindo III - Pelindo III catat perolehan laba usaha sebesar Rp913 miliar pada QI 2018, tumbuh 37% YoY.
  • 15:47 WIB. Perum Perindo - Perum Perindo targetkan pendapatan pada 2018 sebesar Rp1,038 triliun. 
  • 15:46 WIB. JSMR - Sambut arus mudik dan arus balik, JSMR sediakan total 68 rest area.
  • 15:45 WIB. Pelni - Pelni siapkan tiket mudik gratis rute Labuan Bajo-Makassar untuk tanggal 6 Juni 2018.
  • 15:45 WIB. Pelni - Sebanyak 11 kapal milik Pelni akan layani angkutan Lebaran di kawasan timur Indonesia (KTI).
  • 15:45 WIB. BNI - BNI beri diskon hingga 90% bagi pembeli tiket kereta api BIM.
  • 15:44 WIB. BNI - BNI Makassar siapkan uang receh untuk penuhi kebutuhan nasabah menyambut Idul Fitri.
  • 14:12 WIB. Nasional - Fadli Zon minta Kemenag cabut daftar 200 nama Mubalig.
  • 14:11 WIB. DKI Jakarta - Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal sebut Anies bisa jadi penceramah Tarawih Akbar di Istiqlal.

Pertamina Mau Dibawa ke Mana? Tokoh: Harus Diperkuat

Foto Berita Pertamina Mau Dibawa ke Mana? Tokoh: Harus Diperkuat
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menggelar Sarasehan Nasional  yang bertajuk, "Pertamina Punya Siapa dan Mau Dibawa Kemana?", Selasa (19/12/2017) di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta.

Diskusi tersebut dihadiri oleh Dirut Pertamina Elia Massa Manik dan beberapa tokoh, seperti; Mantan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Ekonom Senior, Rizal Ramli, Dosen Unhas Juajir Sumardi, Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa dan Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi.

Dirut PT Pertamina (Persero), Elia Massa Manik, mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan kebijakan tentang revaluasi aset. 

"Nanti kita review, walaupun belum ditentukan kapan kepastian dan kejelasannya, namun revaluasi aset akan mampu memberikan dorongan bagi Pertamina untuk mendatangkan investor," katanya dalam Sarasehan Nasional di kantor Pusat Pertamina, Selasa (19/12).

Sebelumnya, Ekonom Senior, Rizal Ramli memaksa Direksi Pertamina untuk melakukan revaluasi aset seperti yang dilakukan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero beberapa waktu lalu. 

"Dengan melakukan revaluasi aset, kemampuan Pertamina untuk mencari pinjaman akan meningkat sehingga akan mendorong penguatan di internal Pertamina." Ujarnya.

Lanjutnya, Sekarang aset Pertamina sekitar USD50 miliar. "Kalau dilakukan revaluasi aset, itu minimum bisa naik jadi USD100 miliar, negara pasti akan dapat pajak juga." Katanya.

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo ikut mengatakan, Pertamina Harus Diperkuat Agar Tidak Ada Konflik

"Pertamina dianggap sebagai perusahaan BUMN yang sangat rawan dikriminalisasi atau dimanfaatkan oleh sejumlah pihak demi kepentingan pribadi. Akibatnya konflik kepentingan kerap terjadi baik intern atau antar Kementerian dan Lembaga (K/L) dengan Pertamina." Kata Gatot.

Selain itu ia mengatakan, "Kita butuh melihat bersama dengan kacamata yang sama untuk melihat Pertamina sebab hanya Pertamina yang bisa menyelamatkan anak cucu kita (dari konflik), mumpung masih ada blok-blok ayo kita dukung, kalau salah ambil kebijakan dan nanti blok habis, kita baru sadar," katanya lagi. 

Dia mencontohkan bahwa konflik di Timur Tengah terkait dengan teroris ISIS tidak lepas dari adanya upaya sekelompok pihak untuk menguasai sumber daya alam khususnya minyak dan gas. Sebab dengan migas ini mampu menggerakkan industri-industri lainnya dan menjadi komoditi yang potensial. Oleh sebab itu, Gatot berharap agar konflik yang terjadi di Timur Tengah dan sejumlah negara lainnya tidak terjadi di Indonesia.

"Jangan musuhin Pertamina, tapi kalau direksinya nggak bener copot saja, ini warning bagi kita semua, kita perlu investasi secara besar-besaran harus dimulai saat ini untuk menyiapkan anak cucu kita," pungkasnya.

Tag: PT Pertamina (Persero), Elia Massa Manik, Gatot Nurmantyo, energi, Rizal Ramli

Penulis/Editor: Vicky Fadil

Foto: Vicky Fadil

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5751.119 17.265 581
2 Agriculture 1536.973 -7.060 19
3 Mining 1886.748 -21.649 44
4 Basic Industry and Chemicals 765.298 7.655 69
5 Miscellanous Industry 1214.366 59.135 44
6 Consumer Goods 2364.710 1.726 45
7 Cons., Property & Real Estate 447.724 0.634 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 994.091 8.563 64
9 Finance 995.694 -3.806 92
10 Trade & Service 895.661 0.743 139
No Code Prev Close Change %
1 MITI 101 136 35 34.65
2 ETWA 74 99 25 33.78
3 LPIN 910 1,100 190 20.88
4 FORZ 416 500 84 20.19
5 FREN 110 132 22 20.00
6 UNIT 270 318 48 17.78
7 HOME 88 100 12 13.64
8 TMAS 960 1,060 100 10.42
9 KONI 252 278 26 10.32
10 BGTG 93 102 9 9.68
No Code Prev Close Change %
1 SAFE 260 210 -50 -19.23
2 SKYB 496 420 -76 -15.32
3 INCF 166 144 -22 -13.25
4 GOLD 486 436 -50 -10.29
5 PJAA 1,400 1,260 -140 -10.00
6 GDYR 1,995 1,800 -195 -9.77
7 LPLI 185 168 -17 -9.19
8 MDIA 238 220 -18 -7.56
9 ASJT 340 316 -24 -7.06
10 SQMI 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,760 2,720 -40 -1.45
2 IKAI 446 420 -26 -5.83
3 FREN 110 132 22 20.00
4 WOOD 545 530 -15 -2.75
5 KREN 655 670 15 2.29
6 ASII 6,525 6,950 425 6.51
7 BMTR 540 545 5 0.93
8 PTBA 3,830 3,790 -40 -1.04
9 MITI 101 136 35 34.65
10 BBNI 7,300 7,125 -175 -2.40