Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:32 WIB. Samsung - Samsung terancam kena denda US$1,2 miliar setelah tertangkap tangan gunakan teknologi entitas lain tanpa izin.
  • 20:23 WIB. Facebook - Facebook sembunyikan iklan senjata untuk remaja.
  • 20:13 WIB. Samsung - Operasional Samsung pada 2020 bakal gunakan 100% energi terbarukan.
  • 20:11 WIB. Foxconn - Perusahaan perakit iPhone, Foxconn, kini punya kantor pusat di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat.
  • 20:08 WIB. Google - Gmail di iOS pilih email penting pakai kecerdasan buatan.
  • 20:04 WIB. WhatsApp - Tahun 2020, WhatsApp di iOS 7 tamat.
  • 19:59 WIB. Samsung - Smartphone lipat Samsung yang diperkirakan bernama Galaxy ditaksir bakal dijual seharga US$1800.
  • 18:32 WIB. Inggris - PM Inggris Theresa May akan meningkatkan anggaran kesehatan 20 miliar pound setelah Brexit.
  • 18:28 WIB. Mudik - ASDP mencatat jumlah penumpang lebaran naik 15% menjadi 2,48 juta orang pada tahun ini.
  • 18:24 WIB. Ancol - Taman Impian Jaya Ancol menegaskan sangat memprioritaskan aspek keamanan pengunjung.
  • 18:17 WIB. Adira - Adira Insurance menargetkan laba sebesar Rp402 miliar pada tahun 2018.
  • 18:15 WIB. Adira - Adira Insurance membukukan pertumbuhan pendapatan premi 17% menjadi Rp988 miliar per Mei 2018.
  • 18:11 WIB. Adira Insurance - Adira Insurance mencatat kenaikan laba sebesar 17% menjadi Rp157 miliar hingga Mei 2018.

Kini Fesyen Etnik Tradisional Tak Kalah Berpotensi dari Fesyen Barat

Foto Berita Kini Fesyen Etnik Tradisional Tak Kalah Berpotensi dari Fesyen Barat
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Dalam berpakaian, generasi muda dahulu cenderung meniru gaya Barat, baik dalam penggunaan bahan maupun desain. Sementara generasi terdahulu lebih nyaman dengan gaya etnik tradisional seperti kebaya dan kostum tradisional lainya dengan memanfaatkan kain-kain tradisional khas Indonesia. Namun, perjalanan fesyen begitu cepat berubah, kini fesyen gaya etnik tradisional Indonesia secara harmonis berjalan seiring dengan fesyen gaya Barat dan memiliki potensi yang besar. Hal ini sebagaimana disampaikan Direktur Utama LLP-KUKM dalam acara Smesco Designer Parade 2017 di gedung Smesco Indonesia, Jakarta, Selasa (19/12/2017).

"Pada tahun 2015, ekspor nonmigas mengalami penurunan. Meski demikian, sebaliknya ekspor ekonomi kreatif mengalami penguatan, industri fesyen tercatat menempati posisi pertama ekspor ekonomi kreatif yaitu 56%, diikuti oleh kriya 37%, kuliner 6%, dan lainnya 1%," katanya.

Smesco Designer Parade 2017 merupakan langkah strategis LLP-KUKM  untuk meningkatkan produktivitas daya saing pasar produk fesyen dan kain etnik Nusantara di pasar domestik dan internasional dengan strategi peningkatan nilai tambah produk dan perluasan jangkauan pemasaran.

Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM secara khusus akan menyasar pada kantung-kantung komunitas yang berbisnis pada sektor ekonomi kreatif. Secara khusus, tugas LLP-KUKM menerapkan kebijakan integrasi pemasaran dan sistem distribusi domestik maupun ekspor yang didukung pengembangan trading house untuk produk-produk UMKM dan Koperasi secara terpadu.

Ketua Umum Komunitas Desainer Etnik Indonesia (KDEI) Faisal Buyung Rais mengungkapkan bahwa Komunitas Etnik Indonesia (KEI) merasa wajib memberikan sesuatu dan memanggil para generasi muda Indonesia untuk memperkenalkan produk etnik daerah. Tahun 2018 KEI akan memberikan pelatihan kepada para pelajar SMK daerah di seluruh Indonesia untuk memperkenalkan dan mempelajari produk etnik Nusantara.

Smesco Designers Parade 2017 diselenggarakan atas dukungan Asosiasi Pengusaha Perancang Muda Indonesia (APPMI), Indonesia Modest Fashion Designer (IMFD), dan Komunitas Cinta Berkain Indonesia (KCBI). Acara ini juga disemarakkan untuk meyongsong tahun baru Year End Sale 2017 yang berlangsung 9-31 Desember 2017 di Smesco Indonesia.

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharam, Ketua Umum Komunitas Desainer Ethnik Indonesia (KDEI) Faisal Buyung Rais, Ketua Dekranasda Kota Pariaman, Ketua Dekranasda Pare-Pare, Asosiasi Pengusaha Perancang Muda Indonesia (APPMI), para desainer yang tergabung dalam Indonesia Modest Fashion Designer (IMFD), Komunitas Cinta Berkain Indonesia (KCBI), Pemerhati Fashion, dan lain-lain.

Tag: Smesco Indonesia, Emilia Suhaimi, Faisal Buyung Rais

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5993.627 -113.071 587
2 Agriculture 1535.417 -16.568 19
3 Mining 1950.048 -19.774 44
4 Basic Industry and Chemicals 810.011 -8.507 70
5 Miscellanous Industry 1230.258 -8.573 45
6 Consumer Goods 2439.310 -39.956 45
7 Cons., Property & Real Estate 473.172 -5.498 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1040.501 -26.112 65
9 Finance 1059.149 -33.106 93
10 Trade & Service 902.658 -6.794 141
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10