Portal Berita Ekonomi Jum'at, 27 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:02 WIB. KKP - Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan produksi ikan kakap mencapai 30.000 ton pada tahun ini.
  • 15:01 WIB. LPPF - Matahari Departement Store mengatakan akan merenovasi 15-20 gerai pada tahun ini.
  • 14:58 WIB. LPPF - Matahari Departement Store mengalokasikan capital expenditure sebesar Rp400 miliar-Rp500 miliar pada 2018.
  • 14:56 WIB. LPPF - Matahari Departement Store menargetkan pertumbuhan same store sales growth di level 4%-6% pada tahun ini.
  • 14:52 WIB. PLN - PLN akan kurangi penggunaan genset guna turunkan tarif listrik.
  • 14:47 WIB. Pertagas - PGN kantongi izin integrasi Pertagas ke PGN oleh pemegang saham.
  • 14:44 WIB. Pertamina - Pertamina buka peluang bermitra dengan PetroChina dalam kelola Blok Tuban di Jatim.
  • 12:53 WIB. Wika Realty - Wijaya Karya Realty membidik dana segar Rp2 triliun dalam penawaran umum perdana saham pada Mei 2018.
  • 12:52 WIB. TMAS - Temas Line membukukan pendapatan jasa bersih sebanyak Rp558,24 miliar sepanjang kuartal I-2018.
  • 12:09 WIB. Telkom - Telkom sabet tiga penghargaan di "Revolusi Mental BUMN Award 2018."
  • 11:46 WIB. Suriah - Jim Mattis: operasi AS di Suriah akan diperluas.
  • 11:45 WIB. Suriah - Presiden Turki desak PBB intensifkan upaya perdamaian di Suriah.
  • 11:44 WIB. Korea - Pemimpin Korea selatan-Korea Utara akan menanam sebuah pohon di desa Panmunjon sebagai simbol perdamaian.
  • 11:42 WIB. Myanmar - PBB tunjuk utusan khusus untuk Myanmar.
  • 11:41 WIB. Pakistan - Gagal dalam laksanakan tugasnya, Menlu Pakistan terancam diturunkan.

Digitalisasi Pasar Rakyat dan UMKM, Pemprov Jakarta Luncurkan Jak Mikro

Foto Berita Digitalisasi Pasar Rakyat dan UMKM, Pemprov Jakarta Luncurkan Jak Mikro
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Jak Mikro, Telkomsel, dan PD Pasar Jaya, meluncurkan program digitalisasi Pasar Rakyat dan UMKM, dengan nama program Jak Mikro di Pasar Mayestik Jakarta, Selasa (19/12/2017).

Hadir dalam acara itu Menkominfo Rudiantara, Gubernur Jakarta Anies Baswedan, Wagub Jakarta Sandiaga Uno, Sekretaris Kemenkop dan UKM Agus Muharram, Dirut Telkomsel Ririek Adriansyah, Ketua Kadin Jakarta Eddy Kuntadi, dan Direktur Jak Mikro Debbie Sianturi.

Rudiantara menyatakan apresiasinya kepada Pemprov Jakarta yang menggulirkan program digitalisasi pasar rakyat dan UMKM di Jakarta.

"Saya memberikan apresiasi Pemprov Jakarta, Telkomsel, tim Jak Mikro, dan PD Pasar Jaya dalam peluncuran program Jak Mikro untuk mendorong transaksi murah dan mudah bagi UMKM. Ini antisipasi yang bagus, karena di tahun-tahun mendatang, dengan perkembangan teknologi yang pesat, transaksi tidak lagi melalui kartu tapi menggunakan ponsel," ungkap Rudiantara.

Menurut Rudiantara, program Jak Mikro ini juga bisa membantu pemerintah pusat dalam mendata jumlah UMKM secara cepat. "Apalagi, kami bekerja sama dengan Kemenkop dan UKM, punya program mendigitalkan 8 juta UMKM pada 2020. Tapi, tidak ada yang memiliki jumlah pasti. Ada yang bilang 50 juta UMKM itu belum valid kebenarannya. Program ini tentu membantu pemerintah dalam membangun basis data jumlah UMKM se-Indonesia," kata Rudiantara.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, hadirnya program Jak Mikro merupakan usaha Pemprov Jakarta untuk melakukan digitalisasi UMKM di Jakarta. "Seperti di Pasar Mayestik ini, nanti akan kita ubah mindset pedagang di sini untuk go digital. Mereka  harus diapresiasi karena tangguh dan mengalami asam garam dalam menjalankan bisnis usahanya," katanya.

Digitalisasi pasar Mayestik ini dijadikan sebagai pilot project atau proyek percontohan bagi seluruh pasar rakyat di Jakarta, yang memiliki 150 pasar rakyat dengan jumlah pedagang sekitar 1 juta. "Nanti program ini akan terintegrasi dengan Ok Oce yang menargetkan 200 ribu pengusaha UMKM baru di Jakata," terang Anies.

Sementara itu, Sekretaris Kemenkop dan UKM Agus Muharram turut mendukung upaya-upaya melakukan digitalisasi pasar rakyat. "Dengan digitalisasi, mekanisme transaksi akan lebih efektif dan  efisien," katanya.

Menurut Agus, kekuatan digital juga dapat mendorong penciptaan pasar (yang lebih luas) yang secara tidak langsung akan meningkatkan penerimaan dari setiap bisnis UMKM. "Selain itu, para pebisnis UMKM juga bisa menjadi lebih inovatif dan kreatif dalam penciptaan produk dan/atau jasa dalam rangka memenuhi permintaan pasar," katanya.

Namun, ia mengingatkan, kata kunci dalam digitalisasi adalah trust atau kepercayaan. "Harus ada saling kepercayaan antara penjual, pembeli, maupun jasa pengantar. Misalnya, barang harus sesuai gambar, bagaimana layanan purna jual maupun jasa kurir agar tepat waktu dalam mengantar barang," katanya.

Dirut Telkomsel Ririek Adriansyah juga mengatakan, Telkomsel merasa berkepentingan membangun UKM agar melek digital sebagai antisipasi tren cara transaksi yang kini mulai banyak digunakan. "Kami bekerja sama dengan beberapa bank dalam hal digital payment melalui T-Cash ini dengan HP sebagai alat transaksi," katanya.

Dengan T-Cash ini juga sekaligus mendukung gerakan nontunai yang dikampanyekan Bank Indonesia. Sementara Eddy Kuntadi, Ketua Kadin Jakarta menilai digitalisasi sudah menjadi suatu keniscayaan. "Makanya, kami menyambut baik dan mendukung peluncuran program Jak Mikro ini," katanya.

Direktur Jak Mikro Debbie Sianturi menambahkan, peluncuran Pasar Rakyat dan UMKM go digital merupakan  kerja sama dari Telomsel T-Cash dengan Pemprov Jakarta dan PD Pasar Jaya, dengan Jak Mikro sebagai inisiatornya. Jak Mikro ini dibangun tiga tahun lalu saat Waketum Kadin masih dijabat Sandiaga Uno.

Tag: Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta), Anies Baswedan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Sandiaga Uno, Jak Mikro, Debbie Sianturi

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5909.198 -170.652 575
2 Agriculture 1649.379 -41.632 19
3 Mining 1812.460 -64.886 44
4 Basic Industry and Chemicals 771.685 -9.748 70
5 Miscellanous Industry 1224.866 -17.897 44
6 Consumer Goods 2411.714 -76.729 45
7 Cons., Property & Real Estate 477.256 -14.532 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1039.703 -33.358 64
9 Finance 1040.444 -34.277 90
10 Trade & Service 909.909 -23.532 134
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 520 650 130 25.00
2 OASA 334 416 82 24.55
3 MREI 4,900 5,975 1,075 21.94
4 CSIS 462 560 98 21.21
5 AKSI 270 310 40 14.81
6 LCGP 70 79 9 12.86
7 BBRM 100 110 10 10.00
8 INAF 4,380 4,800 420 9.59
9 NIKL 3,890 4,200 310 7.97
10 MARI 1,400 1,500 100 7.14
No Code Prev Close Change %
1 JECC 6,200 4,960 -1,240 -20.00
2 MTSM 324 266 -58 -17.90
3 BIMA 102 84 -18 -17.65
4 INDR 1,430 1,205 -225 -15.73
5 CEKA 1,280 1,090 -190 -14.84
6 MBSS 735 635 -100 -13.61
7 SHID 1,550 1,350 -200 -12.90
8 IMAS 2,450 2,150 -300 -12.24
9 RIGS 248 218 -30 -12.10
10 HDFA 212 188 -24 -11.32
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,310 3,140 -170 -5.14
2 BMRI 7,150 6,775 -375 -5.24
3 TLKM 3,780 3,650 -130 -3.44
4 BBCA 21,750 21,350 -400 -1.84
5 UNVR 46,000 45,000 -1,000 -2.17
6 INKP 12,725 12,450 -275 -2.16
7 PTBA 3,270 3,060 -210 -6.42
8 ADRO 2,120 1,995 -125 -5.90
9 BBTN 3,560 3,190 -370 -10.39
10 TKIM 9,600 9,550 -50 -0.52