Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:23 WIB. Facebook - 9 Eksekutif Facebook mengundurkan diri selama 2018.
  • 20:22 WIB. Facebook - Facebook tutup puluhan akun jelang Pemilu Brasil.
  • 20:22 WIB. Ford - Ford mulai ikut uji mobil otonom di Washington.
  • 20:20 WIB. Oculus - CEO Oculus, Brendan Iribie ikut tinggalkan Facebook.
  • 20:18 WIB. Arab Saudi - Bos Teknologi ramai-ramai boikot hajatan Arab Saudi.
  • 20:16 WIB. Qualcomm - Qualcomm rilis Snapdragon 675, prosesor anyar di kelas menengah.
  • 20:13 WIB. Smartfren - Smartfren blusukan ke 7 kota gaungkan literasi digital.
  • 18:59 WIB. SKK Migas - Akhiri kontrak PSC tanpa proses yang tepat, SKK Migas terlibat gugatan Tata Usaha Negara.
  • 18:59 WIB. SUGI - SUGI terlibat dalam perkara gugatan perdata senilai AS$432.336.937. 
  • 18:58 WIB. SUGI - SUGI sebut Easwin Global Investment Ltd dipaksa alihkan hak milik dalam KKS Lemang
  • 18:26 WIB. ACES - Ace Hardware Indonesia buka gerai ke-24 berlokasi di Kelapa Gading pada 23/10/2018. 
  • 18:26 WIB. MDKA - MDKA berikan tiga jaminan terkait utang BSI sebesar US$200 juta.
  • 17:32 WIB. OJK - Pembekuan kegiatan usaha PT Asia Multidana telah dicabut oleh OJK.
  • 17:32 WIB. ADMF - Obligasi berkelanjutan II ADMF tahap II tahun 2013 sebesar Rp490 miliar akan jatuh tempo pada 24/10/2018. 

Indonesia Masih Kaji Peluang Bisnis Pupuk di Yordania

Foto Berita Indonesia Masih Kaji Peluang Bisnis Pupuk di Yordania
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Luar Negeri RI mengkaji peluang investasi industri yang dalam proses produksinya menggunakan bahan baku gas dan fosfat, seperti industri pupuk, di Yordania.

Kajian oleh Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Kemlu itu dilakukan menyusul kesepakatan "zero tariff" ekspor produk Yordania ke Uni Eropa karena negara Timur Tengah tersebut bersedia menahan arus pengungsi yang akan menyeberang ke Eropa.

"Kami sedang mengkaji peluang kerja sama ini, tetapi Yordania mensyaratkan penggunaan tenaga kerja lokal 25 persen," tutur Kepala BPPK Kemlu Siswo Pramono di Jakarta, Rabu.

Investasi Indonesia dalam pembangunan pabrik pupuk di Yordania dinilai menguntungkan dari sisi biaya produksi dan jangkauan jarak ekspor.

Jika dibandingkan dengan harga gas alam yang mencapai lima dolar AS per MMBTU, harga gas alam di Yordania lebih murah hanya berkisar dua dolar AS per MMBTU. Selain itu, lokasi negara penghasil fosfat itu pun lebih dekat dengan dua tujuan utama produk pupuk Indonesia yakni Amerika Utara dan Eropa.

Kerja sama yang dijalin antara Kemlu RI dan Pangeran Yordania Hassan bin Talal, yang merupakan paman dari Raja Yordania Abdullah II bin Al-Hussein, dianggap cukup konkret implementasinya dalam perluasan hubungan ekonomi kedua negara.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan PT Pupuk Sriwijaya dan PT Pupuk Indonesia, serta semua perusahaan yang menggunakan bahan baku gas alam dan fosfat tentang peluang ini," tutur Siswo.

Dengan pangsa pasar lebih dari satu miliar penduduk, Yordania memiliki beberapa proyek investasi yang bisa dimanfaatkan oleh para investor Indonesia seperti proyek pengembangan energi terbarukan, pengelolaan air bersih, infrastruktur, pariwisata, industri dan kesehatan.

Dengan berinvestasi di Yordania, perusahaan-perusahaan Indonesia bisa ikut membangun kembali Timur Tengah pascakonflik dengan mempekerjakan warga lokal dan pengungsi.

Sejak diberlakukan perjanjian perdagangan bebas pada pertengahan 2016, produk-produk Yordania lebih mudah masuk ke pasar Eropa dengan kandungan lokal hanya sebesar 30 persen, lebih rendah daripada aturan sebelumnya yang mensyarakatkan kandungan lokal 65 persen.

Selain itu, kesepakatan tersebut juga mengharuskan perusahaan-perusahaan di Yordania mempekerjakan minimal 15 persen pengungsi Suriah sebagai upaya Uni Eropa membantu Yordania yang telah menampung ribuan pengungsi dari daerah konflik tersebut.

 

Tag: Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), pupuk

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,074.00 4,032.94
British Pound GBP 1.00 19,818.76 19,620.15
China Yuan CNY 1.00 2,204.27 2,182.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,284.00 15,132.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,804.26 10,693.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,949.96 1,930.55
Dolar Singapura SGD 1.00 11,068.95 10,958.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,521.58 17,341.27
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.92 3,634.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,578.54 13,439.91

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5797.891 -42.544 610
2 Agriculture 1554.747 -15.585 20
3 Mining 1891.500 -26.913 47
4 Basic Industry and Chemicals 751.139 -6.438 70
5 Miscellanous Industry 1262.855 10.567 45
6 Consumer Goods 2461.265 -8.778 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.289 -1.746 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.222 -21.394 70
9 Finance 1042.692 -8.059 91
10 Trade & Service 784.869 -3.611 147
No Code Prev Close Change %
1 MPRO 314 392 78 24.84
2 MLPT 745 900 155 20.81
3 MFMI 700 840 140 20.00
4 SKYB 159 190 31 19.50
5 KPAL 402 478 76 18.91
6 RELI 228 258 30 13.16
7 PBSA 690 760 70 10.14
8 NOBU 950 1,040 90 9.47
9 BAYU 2,470 2,700 230 9.31
10 GJTL 635 690 55 8.66
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 400 300 -100 -25.00
2 AMAG 358 270 -88 -24.58
3 TRIO 226 184 -42 -18.58
4 SKRN 1,225 1,030 -195 -15.92
5 YPAS 725 610 -115 -15.86
6 MINA 585 520 -65 -11.11
7 DUCK 1,590 1,440 -150 -9.43
8 DART 294 268 -26 -8.84
9 TFCO 600 550 -50 -8.33
10 HDFA 128 118 -10 -7.81
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 362 356 -6 -1.66
2 BMTR 334 334 0 0.00
3 PGAS 2,340 2,350 10 0.43
4 BHIT 79 79 0 0.00
5 LPPF 5,025 4,990 -35 -0.70
6 MNCN 775 780 5 0.65
7 PTBA 4,610 4,510 -100 -2.17
8 BBCA 23,150 22,950 -200 -0.86
9 GJTL 635 690 55 8.66
10 KPIG 138 139 1 0.72