Portal Berita Ekonomi Minggu, 21 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:49 WIB. Twitter - Twitter temukan 50 ribu akun bot Rusia pendukung Donald Trump.
  • 14:45 WIB. Smartphone - Tahun 2017, Galaxy S7 Edge versi Eropa jadi ponsel yang banyak dibuat tiruannya.
  • 13:06 WIB. Afrin - Pasukan Rusia diwartakan mundur dari wilayah Afrin, Suriah.
  • 13:04 WIB. Turki - Erdogan: gempuran Turki ke Afrin Suriah telah dimulai.
  • 13:03 WIB. Yaman - Otoritas Jerman hentikan ekspor senjata ke negara yang terlibat dengan perang Yaman.
  • 13:01 WIB. Amerika Serikat - Gedung Puith murka setelah Pemerintah AS resmi 'shutdown'.
  • 13:00 WIB. Korea Utara - Rezim Korea Utara siapkan parade militer jelang ulang tahun militernya yang ke-70.
  • 12:59 WIB. Asia - Presiden Joko Widodo lirik Asia Tengah dan Selatan sebagai pasar potensial.
  • 12:56 WIB. Suriah - Rusia: AS atasi ketegangan di Suriah Utara dengan pasokan senjata.
  • 12:55 WIB. Rohingya - Militan Rohingya sebut rencana pemulangan pengungsi ke Myanmar adalah jebakan.
  • 12:54 WIB. Korea Utara - Rusia-AS diwartakan akan gelar pertemuan guna bahas krisis nuklir Korea Utara di Moscow.
  • 12:52 WIB. Suriah - Militer turki berencana gelar operasi darat di Suriah.

Anggota YLK Kena Ciduk Polisi

Foto Berita Anggota YLK Kena Ciduk Polisi
Warta Ekonomi.co.id, Banjarmasin -

Polsekta Banjarmasin Timur menetapkan dua orang anggota Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Kalimantan Selatan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan di kota setempat.

"Dari enam orang yang diamankan, baru dua yang ditetapkan sebagai tersangka karena sudah menerima uang," kata Kapolsekta Banjarmasin Timur Kompol HM Uskiansyah di Banjarmasin, Kamis.

Dikatakannya, kedua tersangka, yakni berinisial Yn dan RD. Untuk Yn diketahui telah menerima uang dari korban yang diperasnya sebesar Rp10 juta melalui transfer ke rekening pribadi tersangka.

Sedangkan RD diciduk petugas dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) ketika menerima uang sebesar Rp5 juta yang diserahkan korbannya di depan Bank BRI ATM Unit Veteran di Jalan Veteran Banjarmasin Timur, pada Rabu (20/12) sore.

Kapolsek juga mengungkapkan, kesepakatan awal antara korban dan para tersangka adalah Rp40 juta. Namun karena korban hanya mentransfer Rp10 juta, pelaku meminta kembali kekurangannya.

Kemudian, korban melaporkan kejadian itu ke polisi dan Unit Reskrim Polsekta Banjarmasin Timur yang dipimpin Iptu Timuryono langsung melakukan penyergapan terhadap tersangka ketika menerima uang dari korban untuk yang kedua kalinya.

Setelah RD ditangkap, petugas pun melakukan pengembangan dengan mengamankan Yn, Ketua YLK Kalsel MN HM, H Si, RR dan Ya.

Sementara tersangka Yn yang menjabat Sekretaris YLK Kalsel mengakui jika pemerasan yang dilakukannya atas sepengetahuan Sang Ketua.

"Korban menjual produk kosmetik yang tidak disertai label berbahasa Indonesia dan izin edar," beber Yusrin yang dicecar wartawan terkait kronologis pemerasan yang dilakukan atas dasar penegakan Undang-Undang Perlindungan Konsumen.

Di sisi lain, atas kejadian tersebut Uski mengimbau yayasan-yayasan yang sifatnya sosial jangan sampai menyalahgunakan tanggung jawab yang ada padanya.

"Kepada masyarakat jika ada orang coba-coba menipu atau melakukan pemerasan silahkan datang ke Polsek, kami akan tindak lanjuti," ucap perwira menengah Polri itu.

Tag: Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Ylki.or.id

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,572.42 3,536.60
British Pound GBP 1.00 18,620.54 18,430.33
China Yuan CNY 1.00 2,087.92 2,067.04
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,398.00 13,264.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,739.84 10,629.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,713.36 1,696.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,149.23 10,044.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,405.85 16,240.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.10 3,366.50
Yen Jepang JPY 100.00 12,065.92 11,944.17

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6490.896 18.230 571
2 Agriculture 1614.151 -12.818 19
3 Mining 1847.251 16.461 43
4 Basic Industry and Chemicals 713.346 6.521 69
5 Miscellanous Industry 1390.504 10.945 43
6 Consumer Goods 2913.928 21.201 47
7 Cons., Property & Real Estate 517.165 -1.786 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1183.330 2.390 62
9 Finance 1149.039 -2.770 90
10 Trade & Service 937.456 2.920 133
No Code Prev Close Change %
1 FINN 116 156 40 34.48
2 LCKM 486 605 119 24.49
3 TFCO 620 720 100 16.13
4 MPPA 430 486 56 13.02
5 PCAR 1,480 1,670 190 12.84
6 SKBM 670 750 80 11.94
7 OMRE 1,700 1,900 200 11.76
8 ESTI 73 81 8 10.96
9 GJTL 745 825 80 10.74
10 ARTA 268 296 28 10.45
No Code Prev Close Change %
1 RALS 1,500 1,240 -260 -17.33
2 FMII 600 500 -100 -16.67
3 IKAI 126 114 -12 -9.52
4 CANI 254 234 -20 -7.87
5 DWGL 540 498 -42 -7.78
6 MBTO 174 161 -13 -7.47
7 AISA 615 570 -45 -7.32
8 DSNG 420 392 -28 -6.67
9 INCF 202 190 -12 -5.94
10 PYFA 197 186 -11 -5.58
No Code Prev Close Change %
1 PGAS 2,200 2,350 150 6.82
2 BMTR 650 650 0 0.00
3 AISA 615 570 -45 -7.32
4 GJTL 745 825 80 10.74
5 ENRG 165 168 3 1.82
6 BBNI 9,500 9,425 -75 -0.79
7 TLKM 4,170 4,160 -10 -0.24
8 BUMI 286 288 2 0.70
9 KREN 555 550 -5 -0.90
10 INDY 4,050 4,200 150 3.70