Portal Berita Ekonomi Selasa, 11 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:38 WIB. BRI - BRI menggelar program inkubator 2018 untuk mendorong para pelaku UKM mengekspor produk.
  • 21:35 WIB. PLN - PLTD milik PLN bisa menggunakan minyak sawit sebagai bahan bakarnya.
  • 21:35 WIB. BBM - Penurunan harga BBM nonsubsidi dimungkinkan menyusul penurunan harga minyak dunia.
  • 21:35 WIB. BBM - Kementerian ESDM akan memanggil Pertamina apabila sampai Januari 2019, Pertamina belum menurunkan harga.
  • 21:34 WIB. BBM - Dirjen Migas mengatakan harga BBM nonsubsidi akan mengalami penurunan paling lambat Januari 2019.
  • 21:34 WIB. Garuda - Garuda akan mengoperasikan 7 rute penerbangan dari dan ke Bandara Halim mulai 15 Januari 2019.
  • 20:41 WIB. PPro - PP Properti merilis tower 1 di Grand Sagara, Surabaya.
  • 20:40 WIB. BNI - BNI memproyeksi pertumbuhan kredit korporasi 12%-13% pada tahun depan.
  • 20:13 WIB. Mandiri Syariah - Mandiri Syariah menyediakan produk hedging syariah.
  • 20:12 WIB. HIN - Pada 2018 ini rata-rata okupansi hotel yang dikelola HIN mencapai 73%.
  • 20:11 WIB. HIN - HIN mematok target akan mengelola 100 hotel hingga 2021.
  • 20:11 WIB. TCash - TCash menjadi salah satu uang elektronik yang mendukung uji coba digitalisasi penyaluran pembiayaan Kredit UMi.
  • 20:09 WIB. IndiHome - Telkom memastikan di penghujung tahun 2018 telah mencatatkan 5 juta pelanggan IndiHome.
  • 18:53 WIB. Brexit - PM Inggris kunjungi Jerman untuk bahas krisis Brexit.
  • 18:53 WIB. Pakistan - Indonesia gencarkan diversifikasi produk impor ke Pakistan.

Industri Pariwisata Menggeliat, Panorama Anggarkan Capex Rp50 M

Foto Berita Industri Pariwisata Menggeliat, Panorama Anggarkan Capex Rp50 M
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) menganggarkan dana belanja modal (capex) di tahun 2018 pada kisaran Rp50 miliar untuk pengembangan usaha berbasis teknologi (ICT), pengembangan kantor, pengembangan jaringan usaha hingga ke tingkat regional.

Direktur Utama PT Panorama Sentrawisata Tbk Budi Tirtawisata menuturkan apabila Capex digunakan untuk berinovasi dan menerapkan digitalisasi di semua lini operasional untuk memberikan pelayanan dan pengalaman yang terbaik untuk para pelanggan Panorama, baik di tanah air maupun di mancanegara. 

"Kami  juga akan terus berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dengan co-branding Wonderful Indonesia untuk bersama mencapai target wisatawan mancanegara sebanyak 20 juta pada tahun 2019," ucapnya, di Jakarta, Kamis (21/12/2017).

Pada tahun ini, lanjut Budi, pihaknya memperkirakan akan menutup tahun dengan pertumbuhan 18% dengan laba tumbuh positif. Tahun depan, Perseroan menargetkan pertumbuhan sebesar 20%.

Pasalnya, industri pariwisata di Indonesia saat ini sedang berkembang dengan pesat karena adanya  semangat Indonesia Incorporated yang dipopulerkan Menteri Pariwisata Arief Yahya. 

Pertumbuhan ini juga mendapat kontribusi dari upaya pemerintah Indonesia dalam meningkatkan promosi dan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Untuk memperkuat posisi ke depannya, pilar Inbound melakukan berbagai upaya menuju sustainable tourism atau pariwisata berkelanjutan yang dikampanyekan oleh United Nations World Tourism Organization. Tahun ini pilar Inbound telah mendapatkan status Travel Partner dari Travelife dan menandatangani kerja sama program Adopt a Reef di Taman Nasional Wakatobi bersama The Nature Conservancy.

Faktor lain yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan perseroan adalah era leisure economy yang terjadi saat ini, dimana masyarakat beralih untuk membeli 'pengalaman' dibanding produk. Hal ini ditambah lagi dengan bonus demografi, dimana terjadi peningkatan usia produktif dan pertumbuhan kelas menengah. Untuk menjangkau lebih kuat dan lebih luas pada segmen ini, awal 2017 Panorama bersinergi dengan JTB Corporation, sebuah perusahaan travel terkemuka di Jepang dan di Asia Pasifik.

"Industri pariwisata tengah berkembang pesat saat ini. Bisnis pariwisata tidak sama seperti sebelumnya, tapi kami melihat peluang yang sangat baik untuk 2018. Kami telah menyusun beberapa langkah strategi untuk menghadapi bisnis yang sangat dinamis ini, salah satunya dengan memastikan sinergi dan integrasi antar bisnis usaha untuk mendapatkan harga yang kompetitif," ujarnya.

Menurutnya, pariwisata di era digital kini lebih kompleks dan sudah menjadi salah satu industri jasa multidimensi dan berkembang sangat pesat. Menurut World Tourism, tren pariwisata akan terus meningkat, bahkan pariwisata global tumbuh rata-rata di atas 4% per tahun. 

"Kami sangat optimistis terhadap peningkatan kinerja perseroan di tahun yang akan datang sejalan dengan gerak maju industri pariwisata," tukasnya.

Tag: PT Panorama Sentrawisata Tbk, capex, Budi Tirtawisata

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6076.587 -34.773 620
2 Agriculture 1506.543 8.473 20
3 Mining 1747.761 9.817 47
4 Basic Industry and Chemicals 820.676 -23.288 71
5 Miscellanous Industry 1382.059 4.150 45
6 Consumer Goods 2483.389 -20.063 49
7 Cons., Property & Real Estate 444.822 -4.105 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1031.916 -11.848 71
9 Finance 1162.012 -1.035 91
10 Trade & Service 790.383 -0.185 153
No Code Prev Close Change %
1 SOTS 280 350 70 25.00
2 DEAL 394 492 98 24.87
3 OASA 246 298 52 21.14
4 TFCO 650 780 130 20.00
5 MERK 6,475 7,725 1,250 19.31
6 KPAS 505 600 95 18.81
7 RODA 388 450 62 15.98
8 PTSN 805 920 115 14.29
9 PDES 1,500 1,700 200 13.33
10 ARTA 406 458 52 12.81
No Code Prev Close Change %
1 TRIO 290 220 -70 -24.14
2 YPAS 725 570 -155 -21.38
3 NUSA 158 136 -22 -13.92
4 RIMO 186 162 -24 -12.90
5 LUCK 705 615 -90 -12.77
6 MPOW 120 105 -15 -12.50
7 KPAL 338 300 -38 -11.24
8 CPIN 7,000 6,300 -700 -10.00
9 SILO 3,850 3,500 -350 -9.09
10 LPIN 950 865 -85 -8.95
No Code Prev Close Change %
1 RIMO 186 162 -24 -12.90
2 SRIL 366 370 4 1.09
3 KPAS 505 600 95 18.81
4 NUSA 158 136 -22 -13.92
5 PTBA 4,020 4,280 260 6.47
6 TLKM 3,680 3,620 -60 -1.63
7 WSKT 1,845 1,795 -50 -2.71
8 BHIT 57 60 3 5.26
9 BBRI 3,610 3,620 10 0.28
10 DEAL 394 492 98 24.87