Portal Berita Ekonomi Selasa, 11 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:52 WIB. Akuisisi - PT Medco Energi Internasional rencanakan akuisisi seismik darat 2D pada kuartal keempat tahun 2018.
  • 10:52 WIB. BBCA - Jahja Setiaatmadja kembali menjual 4.700 lembar saham BBCA.
  • 10:52 WIB. Obligasi - Indosat lunasi obligasi dan sukuk dengan cicilan imbalan ijarah terakhir sebesar Rp224,60 miliar. 
  • 09:55 WIB. Investasi - Kembangkan kawasan perumahan, Keppel Land dan Metland tanda tangani kerja sama bernilai investasi Rp5 triliun.
  • 09:54 WIB. Perbankan - Bank Victoria resmikan kantor cabang baru di Panakkukang, Makasar.
  • 09:25 WIB. Rupiah - Nilai tukar rupiah makin melemah hingga tembus Rp14.614 per dolar AS. 
  • 09:03 WIB. IHSG - IHSG masih dibuka melemah 0,18% ke level 6.100,21 di awal perdagangan Selasa (11/12/2018). 
  • 08:41 WIB. Vivo - 2019, Vivo targetkan produksi lebih dari 800.000 unit per bulan.
  • 08:39 WIB. Australia - Australia akan awasi Google dan Facebook.
  • 08:25 WIB. Go-Jek - Go-Jek obral voucer Go-Deals di Harbolnas 2018.
  • 08:24 WIB. Realme - Realme belum mau bikin smartphone dengan kamera banyak.
  • 08:24 WIB. Grab - Fitur Chatting di aplikasi Grab sekarang bisa kirim foto dan suara.
  • 08:23 WIB. Realme - Smartphone selfie 25 MP Realme U1 resmi masuk Indonesia.
  • 08:23 WIB. Xiaomi - 2019, Xiaomi rilis Mi Mix 3 versi 5G dengan Snapdragon 855.
  • 08:18 WIB. Samsung - Samsung resmi rilis Galaxy A8s.

Permudah Layanan, LPDB Lakukan Transformasi Bisnis

Foto Berita Permudah Layanan, LPDB Lakukan Transformasi Bisnis
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) telah melakukan transformasi bisnis dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada para mitra. Perubahan itu dilakukan antara lain jajaran Direksi yang baru di bawah kepemimpinan Direktur Utama Braman Setyo ini.

Dalam upaya optimalisasi penyaluran dana LPDB-KUMKM, sebelumnya sudah bersinergi dengan Dinas Koperasi dan UKM di seluruh Indonesia dan saat ini juga sudah menjalin sinergi dengan lembaga penjamin kredit di berbagai daerah di Indonesia. Karena tekad Badan Layanan Umum (BLU) milik Kemenkop dan UKM ini adalah memberikan layanan terbaik pada para mitra.

Direktur Bisnis LPDB-KUMKM Iman Pribadi mengatakan, aspek nomor satu yang menjadi penghambat daya saing adalah korupsi. Indonesia, imbuhnya, tidak akan menjadi negara yang maju dan besar kalau korupsi tidak diberantas. 

"Kedua adalah masalah reformasi birokrasi, ketiga adalah terkait dengan infrastruktur, dan keempat akses terhadap pembiayaan," kata Iman dalam diskusi hari kedua Rakor LPDB-KUMKM dengan Dinas Koperasi dan UKM di Semarang, Jumat (22/12/2017).

Meningkatkan akses koperasi usaha mikro kecil dan menengah kepada sumber pembiayaan formal, jelasnya, adalah sebagai upaya meningkatkan daya saing karena saat ini literasi terhadap industri, Koperasi dan UMKM kepada lembaga pembiayaan di Indonesia masih sangat kecil, hanya 26%. 

"Kita coba bandingkan dengan Cina, Taiwan, atau negara-negara di daerah Skandinavia, yang berkembang adalah sektor UKM-nya. Jadi, kalau melihat Cina sebagai negara yang super power di bidang ekonomi itu karena UMKM-nya yang sangat sehat dan itu sangat didorong oleh pemerintah," jelasnya. 

Yang menjadi kendala bagi Koperasi dan UKM untuk maju, tambahnya, adalah faktor permodalan, penjaminan, dan pendampingan. "Syukur alhamdulillah kemarin sudah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara LPDB dengan perusahaan penjaminan kredit sehingga masalah penjaminan sudah tidak lagi menjadi isu," harap Iman.

LPDB dengan manajemen yang baru ini diupayakan mempunyai akses transaksi sampai dengan mitra koperasinya langsung sehingga tidak terjadi korupsi, misalnya data yang diberikan tidak benar. Jika akses penjaminan dan pendampingan bisa dilakukan dengan baik, harap Iman, idealnya akan mendapatkan hasil yang optimal.

Pembicara lain dalam diskusi ini adalah Direktur Pembiayaan Syariah LPDB KUMKM Jaenal Aripin. Menurutnya, untuk pembiayaan syariah LPDB, plafon pinjaman/pembiayaan terhadap koperasi Rp150 juta. Sementara plafon pinjaman pembiayaan untuk UKM adalah Rp250 juta. Namun, besar kecilnya plafon pembiayaan yang bisa diberikan tergantung dari analisis kelayakan.

"Kegiatan pemberian jaminan atas pemenuhan kewajiban finansial penerima pembiayaan berdasarkan prinsip syariah. Prinsip syariah adalah ketentuan hukum Islam berdasarkan fatwa atau pernyataan kesesuaian Syariah dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI)," jelas Jaenal.

Prinsip penjaminan pembiayaan syariah, imbuhnya, hanya diberikan apabila kreditur dan penjamin pembiayaan berpendapat, proposal atau proyek layak dibiayai. "Apabila salah satunya menyatakan tidak layak maka tidak bisa diterbitkan penjaminannya," jelasnya.

Selain Dirut LPDB KUMKM Braman Setyo, acara ini juga dihadiri oleh pihak-pihak terkait dalam rangka mewujudkan inklusivitas LPDB, yang terdiri dari Lembaga Penjaminan Kredit (Jamkrindo-Jamkrida), para Dinas Koperasi dan UKM dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, serta para pelaku Koperasi dan UKM. Sebagai penutup, Braman berharap, kerja sama yang dilakukan antara LPDB dengan Dinas Koperasi UKM dan perusahaan penjamin kredit Jamkrindo-Jamkrida di seluruh Indonesia segera dapat dilaksanakan dengan ditandatanganinya nota kesepahaman kemarin. 

"Ini merupakan salah satu bentuk inklusif kita dalam rangka melakukan penyaluran dana bergulir LPDB, sinergi dengan Dinaskop UKM dan Jamkrida yang ada di seluruh Indonesia, semoga nantinya akan bisa menjawab kebutuhan masyarakat  dan menjadi daya tarik pelaku usaha, khususnya pelaku Koperasi dan UKM," harap Braman.

Selain akan mempermudah para pelaku Koperasi dan UKM dalam mengakses dana bergulir LPDB, upaya ini diharapkan menjadi solusi bagi pelaku Koperasi dan UKM dan tidak akan ada lagi hambatan-hambatan. Dengan begitu, LPDB bisa bersaing dengan lembaga-lembaga pembiayaan lain.

Tag: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM), Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM), Braman Setyo, Jaenal Aripin, Iman Pribadi

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6111.360 -14.996 620
2 Agriculture 1498.070 5.905 20
3 Mining 1737.944 -0.464 47
4 Basic Industry and Chemicals 843.964 1.637 71
5 Miscellanous Industry 1377.909 -12.076 45
6 Consumer Goods 2503.452 -5.828 49
7 Cons., Property & Real Estate 448.927 -0.797 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.764 -1.013 71
9 Finance 1163.047 -4.982 91
10 Trade & Service 790.568 -1.203 153
No Code Prev Close Change %
1 SOTS 165 280 115 69.70
2 URBN 1,200 1,800 600 50.00
3 PTSN 645 805 160 24.81
4 MDIA 126 153 27 21.43
5 YULE 173 208 35 20.23
6 PJAA 1,125 1,350 225 20.00
7 MERK 5,400 6,475 1,075 19.91
8 YPAS 625 725 100 16.00
9 SHID 3,500 4,000 500 14.29
10 KPAS 442 505 63 14.25
No Code Prev Close Change %
1 DEAL 525 394 -131 -24.95
2 NUSA 210 158 -52 -24.76
3 HERO 920 770 -150 -16.30
4 AKSI 332 280 -52 -15.66
5 FORU 120 103 -17 -14.17
6 ETWA 85 73 -12 -14.12
7 LMAS 64 55 -9 -14.06
8 SIPD 1,100 960 -140 -12.73
9 PNSE 740 650 -90 -12.16
10 HDTX 150 132 -18 -12.00
No Code Prev Close Change %
1 KPAS 442 505 63 14.25
2 RIMO 163 186 23 14.11
3 TLKM 3,670 3,680 10 0.27
4 NUSA 210 158 -52 -24.76
5 WSKT 1,845 1,845 0 0.00
6 BBRI 3,620 3,610 -10 -0.28
7 PTBA 3,990 4,020 30 0.75
8 ASII 8,225 8,150 -75 -0.91
9 ADRO 1,300 1,310 10 0.77
10 ITMG 20,425 19,800 -625 -3.06