Portal Berita Ekonomi Selasa, 21 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:58 WIB. KAI - Penjualan tiket "Promo Merdeka" KAI di Sumut terjual 1.550 kursi atau 93%.
  • 21:35 WIB. Kesehatan - MUI segera terbitkan keputusan soal vaksin MR.
  • 21:35 WIB. Nasional - Kemenpan RB gandeng BSSN untuk amankan E-Gov.
  • 21:35 WIB. Daerah - Mensos: Pusat dukung penuh penanganan gempa Lombok
  • 21:35 WIB. Finansial - Mensos: Ekonomi keumatan selaras dengan tugas kementerian.
  • 21:34 WIB. Nasional - Presiden Jokowi siapkan Inpres terkait gempa Lombok.
  • 21:33 WIB. Daerah - Mendikbud: Jangan hanya sekolah Joni yang dipasangi internet.
  • 21:33 WIB. Politik - Seskab: Menteri tim sukses Jokowi-Maruf tidak boleh orasi tapi cukup fokus bekerja.
  • 21:32 WIB. Daerah - Kapolri: Persoalan Papua adalah pembangunan ekonomi.
  • 21:32 WIB. Politik - Ketua Tim Kampanye Jokowi-Maruf belum ditentukan.
  • 21:31 WIB. Hukum - Ketum PPP tidak penuhi panggilan KPK.
  • 21:31 WIB. Hukum - Bawaslu akan kirimkan panggilan kedua kepada Andi Arief.
  • 21:31 WIB. Daerah - 1.084 hektare lahan Kalsel terbakar.
  • 21:30 WIB. Perikanan - Menteri Susi tenggelamkan delapan kapal asing.
  • 21:29 WIB. Politik - Cak Imin: Ketua TKN Jokowi-Maruf harus pintar jaga rahasia.

BEI Kebanjiran Emiten Baru, Nilai Emisinya Malah Rendah

Foto Berita BEI Kebanjiran Emiten Baru, Nilai Emisinya Malah Rendah
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang tahun ini memang berhasil mencapai target perusahaan anyar yang masuk ke pasar modal. Pihak BEI memang beharap tahun ini ada sebanyak 35 perusahaan yang mencatatkan saham di papan perdagangan. 

Hingga saat ini sudah ada 36 perusahaan baru yang masuk bursa. Malahan, masih ada satu perusahaan lagi yang akan melantai di bursa pada pekan depan. Artinya, jika hal itu terealisasi, pihak BEI berhasil mengundang sebanyak 37 perusahaan masuk ke BEI pada 2017. 

Meskipun banyak perusahaan baru yang tertarik mencari dana di pasar modal, tapi nilai emisi melalui IPO tidak linier dengan jumlah emiten. Koleksi dana IPO hanya sejumlah Rp9,5 triliun, yang artinya nyaris menyamai fase terendah 2014 dengan akumulasi emisi Rp8,3 triliun. Merujuk data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai emisi IPO tahun lalu mencapai Rp12,07 triliun atau naik 6,72 persen dari nilai emisi 2015 sebesar Rp11,31 triliun. Untungnya, realisasi nilai emisi tahun ini melampaui estimasi OJK senilai Rp8 triliun. 

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat mengatakan, nilai emisi IPO kecil mereflesikan banjirnya minat perusahaan go public. "Justru ekosistemnya bagus. Calon emiten berani menjajakan saham melalui pasar modal," jelasnya di Jakarta, Jumat, (22/12/2017).

Menurut Samsul, tahun depan otoritas pasar domestik telah menyiapkan peta pengembangan emiten. Aspek kualitas menjadi perhatian serius dalam pencapaian kinerja. Apalagi, jumlah investor, emiten, dan nilai rata-rata transaksi harian melebihi proyeksi. "Artinya, setelah IPO harus ada tindakan yang bisa dijalankan secara berkelanjutan," tukas Samsul.

Akan tetapi, setelah sukses merealisasikan 36 emiten baru tahun ini, tahun depan tidak terlalu bernafsu. Emiten baru dipatok 35 perusahaan. Awal 2018 sudah mengantre empat perusahaan untuk melepas saham perdana. 

Tag: Bursa Efek Indonesia (BEI), Samsul Hidayat

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Annisa Nurfitriyani

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5892.192 108.394 599
2 Agriculture 1588.944 4.751 20
3 Mining 2014.336 48.471 46
4 Basic Industry and Chemicals 803.050 21.046 70
5 Miscellanous Industry 1263.593 43.399 45
6 Consumer Goods 2363.210 31.896 46
7 Cons., Property & Real Estate 439.284 6.072 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1012.787 14.681 70
9 Finance 1060.303 19.100 91
10 Trade & Service 846.847 15.397 144
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10