Portal Berita Ekonomi Senin, 16 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:20 WIB. Politik - Ketua DPR prihatin anggotanya ditangkap KPK.
  • 16:19 WIB. Pilpres - Mahfud MD harapkan Jokowi dapat Cawapres yang tepat.
  • 16:19 WIB. Pemilu - NasDem daftarkan total 20.391 caleg seluruh Indonesia.
  • 16:19 WIB. Pemilu - Bawaslu: perpanjangan masa pendaftaran caleg tergantung situasi.
  • 16:18 WIB. Hukum - Presiden Jokowi minta kasus penggeledahan rumah dirut PLN diserahkan ke KPK.
  • 16:18 WIB. Politik - Wapres JK yakin dirut PLN ketat dalam tender.
  • 16:17 WIB. Nasional - Presiden Jokowi minta generasi muda jangan grogi hadapi ancaman dan tantangan.
  • 16:17 WIB. Hukum - Dokter Bimanesh divonis 3 tahun penjara.
  • 16:17 WIB. Pilpres - Jokowi akui pihaknya masih matangkan Cawapresnya.
  • 16:16 WIB. Hukum - KPK segel satu ruang kerja anggota DPR.
  • 16:16 WIB. Nasional - Kapolri instruksikan semua Polda bentuk Satgas Antiteror.
  • 15:33 WIB. Migran - Italia izinkan migran mendarat di wilayahnya.
  • 15:32 WIB. Korea - AS-Korut sepakat cari 5.300 tentara Amerika yang hilang di Perang Korea.
  • 15:31 WIB. WNI - Kapal tenggelam di Samudra Atlantik, delapan WNI selamat.
  • 15:30 WIB. Yahudi - Israel siapkan RUU segregasi Yahudi dan Arab.

Stok Pangan Mahal di Kalimantan, KPPU Turun Tangan

Foto Berita Stok Pangan Mahal di Kalimantan, KPPU Turun Tangan
Warta Ekonomi.co.id, Balikpapan -
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) turut mengawasi perkembangan kebutuhan pokok saat menjelang Natal dan Tahun Baru 2018 di Kalimantan Timur. Pasalnya, beberapa harga komoditas kini melonjak seperti ayam potong yang mencapai Rp60 ribu per kilogram, termasuk telur yang kini menyentuh Rp2 ribu per butir.
 
Kepala Kantor Perwakilan Daerah KPPU Balikpapan, Akhmad Muhari mengatakan, timnya telah melakukan peninjauan untuk mengetahui penyebab naiknya harga beberapa komoditas pokok.
 
"Dari informasi yang kita terima bahwa stok sembako cukup untuk Natal dan Tahun Baru. Makanya tim sudah turun ke pasar-pasar dan distributor untuk mengetahui penyebab kenaikan harga itu," kata Akhmad Muhari, Sabtu (23/12/2017).
 
Peninjauan itu juga untuk mengantisipasi upaya penimbunan ataupun pengaturan harga oleh pelaku kartel. "Makanya kita periksa dari hulu dan hilir. Kita cari faktor penyebabnya yang membuat harga ayam dan telur naik di level konsumen," tukasnya.
 
KPPU juga membandingkan harga sembako pada Natal dan Tahun Baru setahun lalu tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Hanya saja ke depan ketersediaan dan harga pangan sudah diperhitungkan antara jumlah kebutuhan masyarakat dengan hasil produksi dari setiap komoditas.
 
"Agar kejadian ini tidak berulang setiap tahun, maka kita perlukan juga lembaga terkait untuk mempublikasikan kebutuhan masyarakat akan pangan sehingga produsen juga bisa berhitung dan tidak perlu adanya pengurangan atau pun aksi penimbunan pasokan," ucapnya.
 
KPPU juga tak ingin mengira dan menuding adanya permainan kartel pangan yang membuat harga sembako meningkat tajam. "Kita masih meneliti karena tidak etis kalau tiba-tiba dijustifikasi tanpa ada bukti. Makanya kita periksa dari distributor sampai ke pasar karena harga pangan yang mahal, padahal stoknya mencukupi," pungkasnya. 

Tag: Akhmad Muhari, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)

Penulis: Andi Aliev

Editor: Vicky Fadil

Foto: Andi Aliev

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5905.158 -38.916 597
2 Agriculture 1428.601 -13.698 19
3 Mining 2009.628 -15.994 46
4 Basic Industry and Chemicals 772.710 -8.697 70
5 Miscellanous Industry 1174.590 -16.209 45
6 Consumer Goods 2447.240 -28.240 46
7 Cons., Property & Real Estate 444.098 -5.640 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1068.450 -15.987 70
9 Finance 1035.648 1.145 91
10 Trade & Service 883.943 2.056 143
No Code Prev Close Change %
1 UNIT 248 310 62 25.00
2 TCPI 700 875 175 25.00
3 DYAN 64 78 14 21.88
4 AIMS 202 246 44 21.78
5 OKAS 222 270 48 21.62
6 SRSN 59 70 11 18.64
7 RBMS 141 164 23 16.31
8 DPNS 350 396 46 13.14
9 GEMA 276 310 34 12.32
10 CNTX 530 590 60 11.32
No Code Prev Close Change %
1 MLPT 910 690 -220 -24.18
2 YPAS 725 605 -120 -16.55
3 PEGE 173 149 -24 -13.87
4 SKYB 310 270 -40 -12.90
5 INCF 146 129 -17 -11.64
6 MGRO 422 380 -42 -9.95
7 NICK 141 127 -14 -9.93
8 TOPS 955 865 -90 -9.42
9 KBLV 515 470 -45 -8.74
10 TNCA 186 170 -16 -8.60
No Code Prev Close Change %
1 TRUK 705 660 -45 -6.38
2 MSIN 505 490 -15 -2.97
3 BBRI 2,970 2,970 0 0.00
4 RBMS 141 164 23 16.31
5 IMAS 2,960 2,880 -80 -2.70
6 TLKM 4,020 3,940 -80 -1.99
7 KREN 725 715 -10 -1.38
8 INKP 19,900 19,525 -375 -1.88
9 PGAS 1,685 1,640 -45 -2.67
10 DYAN 64 78 14 21.88