Portal Berita Ekonomi Selasa, 22 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:06 WIB. Siber - Kemenkominfo akan berantas situs berbau radikal dan terorisme.
  • 11:06 WIB. Online Shop - Konsumen kucurkan Rp600 ribu untuk belanja online selama Ramadan.
  • 11:05 WIB. HMD Global - Dapat kucuran dana US$100 juta atau sekitar Rp1,4 triliun, HMD Global bakal perkuat bisnis Nokia.
  • 11:05 WIB. Inggris - Inggris tambah aturan media sosial cegah cyberbullying.
  • 11:04 WIB. Jack Ma - CEO Alibaba Jack Ma memutuskan untuk berada di kubu anti-Bitcoin.
  • 11:04 WIB. Nokia - Ratusan ribu Nokia X6 diklaim ludes terjual dalam 10 detik.
  • 11:03 WIB. Instagram - Instagram ingin cegah pengguna kecanduan media sosial.
  • 10:39 WIB. Twitter - Warganet gaungkan 20 tahun reformasi RI.
  • 09:05 WIB. Palestina - Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, menderita infeksi paru.
  • 09:03 WIB. Suriah - Sistem pertahanan Rusia tembak jatuh pesawat nirawak di Suriah.
  • 09:03 WIB. Najib Razak - Pagi ini, KPK Malaysia periksa Najib Razak di Putrajaya.
  • 09:01 WIB. Korea - Trump desak China perketat perbatasan dengan Korut.
  • 09:00 WIB. Iran - AS ancam jatuhkan sanksi terbesar dalam sejarah pada Iran.
  • 08:59 WIB. Inggris - Inggris: penyelidikan publik atas kebakaran Grenfell dimulai.
  • 08:57 WIB. Venezuela - AS jatuhkan sanksi baru ke Venezuela usai kemenangan Maduro.

Okupansi Hotel di Bekasi Rendah, PHRI: Gara-gara Tol Macet

Foto Berita Okupansi Hotel di Bekasi Rendah, PHRI: Gara-gara Tol Macet
Warta Ekonomi.co.id, Bekasi -

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bekasi, Jawa Barat, menilai kemacetan lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek turut mempengaruhi minimnya tingkat okupansi bisnis hotel selama libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

"Proyek infrastruktur di jalan tol Jakarta-Cikampek, khususnya di wilayah Kota Bekasi telah memunculkan stigma kemacetan yang luar biasa bagi kalangan wisatawan, sehingga mereka malas untuk berkunjung ke Kota Bekasi," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bekasi, Yan Rosyad, di Bekasi, Senin (25/12/2017).

Adapun sejumlah proyek infrastruktur yang saat ini sedang bergulir pembangunannya adalah Jakarta Elevated, jalur Light Rail Transit (LRT) dan kerta cepat Jakarta-Bandung. Walaupun proyek tersebut saat ini sedang dihentikan sementara terkait aktivitas libur kerja, kata dia, namun stigma kemacetan di lintasan tol tersebut sudah membuat masyarakat malas untuk melintasinya.

Yan mencatat tingkat okupansi sejumlah bisnis hotel di wilayah setempat pada libur Natal 2017 belum meningkat drastis, yakni hanya berkisar 5-10 persen dari situasi normal.

"Sampai saat ini masyarakat belum terlihat mengunjungi Kota Bekasi dan menginap di Bekasi. Peningkatannya tidak terlalu signifikan," ujarnya.

Selain faktor kemacetan di dalam tol, kata Yan, situasi minimnya angka okupansi hotel juga disebabkan karena Kota Bekasi belum menjadi daerah tujuan wisata masyarakat untuk berlibur. "Justru sebaliknya, banyak masyarakat Bekasi yang malah keluar kota untuk berlibur. Pendatang di Bekasi itu biasanya hanya transit saja untuk menuju ke Jakarta," katanya.

Menurut Yan, waktu yang sangat panjang dalam momentum libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 membuat sebagian besar masyarakat perkotaan memilih destinasi wisata yang jauh dari tempat tinggalnya atau memilih berkumpul bersama keluarga besar di rumah. Yan menambahkan persaingan bisnis hotel di Kota Bekasi saat ini semakin sengit seiring bermunculannya hunian apartemen sewa serta hotel baru.

"Apartemen juga menawarkan harga kamar yang jauh lebih murah dibandingkan dengan harga kamar hotel berbintang pada umumnya di Kota Bekasi," katanya.

Tag: Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Bekasi

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Vasa Hotel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5733.854 -49.456 581
2 Agriculture 1544.033 34.109 19
3 Mining 1908.397 21.577 44
4 Basic Industry and Chemicals 757.643 -4.711 69
5 Miscellanous Industry 1155.231 2.164 44
6 Consumer Goods 2362.984 -16.826 45
7 Cons., Property & Real Estate 447.090 -2.643 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 985.528 -14.959 64
9 Finance 999.500 -19.108 92
10 Trade & Service 894.918 -2.039 139
No Code Prev Close Change %
1 FORZ 334 416 82 24.55
2 MITI 84 101 17 20.24
3 WOOD 462 545 83 17.97
4 GOLD 412 486 74 17.96
5 DEFI 940 1,100 160 17.02
6 TRIL 77 89 12 15.58
7 BUKK 1,550 1,700 150 9.68
8 ERAA 2,150 2,350 200 9.30
9 BIMA 76 83 7 9.21
10 ALMI 292 318 26 8.90
No Code Prev Close Change %
1 KONI 308 252 -56 -18.18
2 ETWA 88 74 -14 -15.91
3 UNIT 320 270 -50 -15.62
4 IKAI 505 446 -59 -11.68
5 LPIN 1,015 910 -105 -10.34
6 ESSA 276 250 -26 -9.42
7 GOLL 82 76 -6 -7.32
8 APLI 107 100 -7 -6.54
9 BPFI 535 500 -35 -6.54
10 TOBA 2,330 2,180 -150 -6.44
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,940 2,760 -180 -6.12
2 WOOD 462 545 83 17.97
3 BMTR 540 540 0 0.00
4 ERAA 2,150 2,350 200 9.30
5 ADRO 1,905 1,950 45 2.36
6 KREN 660 655 -5 -0.76
7 PTBA 3,690 3,830 140 3.79
8 BMRI 6,800 6,675 -125 -1.84
9 PGAS 1,980 1,935 -45 -2.27
10 TLKM 3,490 3,420 -70 -2.01