Portal Berita Ekonomi Jum'at, 20 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:39 WIB. Instagram - Instagram segera rilis fitur reaksi ala Facebook untuk Stories.
  • 11:35 WIB. Blockchain - Penerapannya dapat dipakai di berbagai sektor, teknologi blockchain diyakini akan berkembang Indonesia.
  • 11:33 WIB. Jack Ma - Mukesh Ambani, konglomerat dari India, lengserkan Jack Ma dari posisi puncak orang terkaya di Asia.
  • 10:54 WIB. BTN - Cost to income ratio (CIR) BTN meningkat dari 54,03% per Juni 2017 jadi 56,65% per Juni 2018.
  • 10:52 WIB. Teknologi - Pengamat sebut kartu SIM lawas rentan dikloning.
  • 10:51 WIB. Pertamina - Serikat Pekerja Pertamina datangi sejumlah lokasi untuk gelar demonstrasi tolak wacana Pertamina jual aset. 
  • 10:48 WIB. BUMN - Bank BUMN belum tertarik danai akusisi saham Freeport oleh Inalum.
  • 10:47 WIB. Bulog - Bulog siap beli gula petani Rp9.700 per kilogram.
  • 10:46 WIB. BUMN - Menteri BUMN sebut penjualan aset oleh Pertamina merupakan aksi korporasi biasa. 
  • 10:45 WIB. Pertamina - SKK Migas dukung Pertamina jual aset.
  • 10:44 WIB. BUMN - PDIP harap BUMN objektif tunjuk Ngabalin jadi Komisaris AP I.
  • 10:42 WIB. Mandiri - Bank Mandiri incar pendanaan untuk tambah pasokan valas senilai US$500 juta.
  • 10:42 WIB. Teknologi - Honeywell dorong transformasi Indonesia menuju Industri 4.0.
  • 10:41 WIB. Fujifilm - Fujifilm Corporation belum lama ini keluarkan kamera digital premium nan ringkas dengan fixed lens Fujinon 18.5 mm, yakni FujiFilm XF10.
  • 10:36 WIB. Google - Google didenda Rp72,8 triliun, Donald Trump ancam Uni Eropa.

24 Ribu Ha Lahan Perkebunan di Kalsel Belum Tergarap

Foto Berita 24 Ribu Ha Lahan Perkebunan di Kalsel Belum Tergarap
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sekitar 24 ribu hektare dari 60 ribu hektare potensi lahan pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, belum digarap.

Sekretaris Himpunan Kelompok Tani Indonesia Hulu Sungai Utara, Ilhamsyah Noor, Selasa mengatakan, potensi lahan pertanian di daerahnya mencapai 60 ribu hektare namun yang tergarap hanya sekitar 36 ribu hektare.

"Sebenarnya menanam padi dalam satu tahun bisa mencapai lima kali tanam namun yang bisa dipanen satu kali saja akibat berbagai kendala seperti banjir dan perencanaan kerja yang belum maksimal," katanya.

Ilhamsyah mengatakan hadirnya Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan petani, apalagi pengurus HKTI 10 kecamatan di Kabupaten HSU mayoritas diisi para petani.

Seiring pergantian pengurus HKTI HSU periode 2017- 2022 HKTI HSU menargetkan bisa membantu pemerintah daerah dalam melakukan perluasan lahan tanam pertanian padi.

"Kita berharap lahan-lahan tidur bisa produktif sehingga lebih banyak petani terangkat kesejahteraannya," kata Ilhamsyah.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Kalsel, M Rifqinizamy Karsayuda mengatakan potensi lahan rawa di HSU yang mencapai 89 persen harus digarap secara kreatif.

"Tentu kondisi alam ini menjadi tantangan, sehingga perlu banyak inovasi dalam mengelola rawa," kata Rifqi.

Ia mengatakan, keberadaan HKTI merupakan tonggak awal untuk sarana berjuang dalam menyejahterakan petani. Upaya ini harus dilakukan secara bersama-sama dengan Pemda HSU dan elemen terkait lainnya.

"Selama ini, kendala yang dihadapi para petani berkaitan dengan pupuk yang langka. Untuk itu, HKTI harus dapat mengawal keberadaan pupuk dan bekerjasama dengan aparat kepolisian," kata mantan dosen Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Pada Musyawarah Daerah HKTI Kalsel di Kota Amuntai dilakukan pelantikan pengurus HKTI periode 2017-2022 diketuai H Akhmad Farhani yang secara aklamasi dipilih oleh kepengurusan HKTI dari 10 kecamatan se HSU.

Farhan yang merupakan Anggota DPRD HSU ini mengatakan akan berusaha menyampaikan kepada Kementerian Pertanian, terkait masalah lahan tidur yang ada di Kabupaten HSU agar menjadi produktif. (Ant)

Tag: perkebunan

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Gito Adiputro Wiratno

Foto: Muhamad Ihsan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10