Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:11 WIB. Kemenperin - Kementerian Perindustian mengakui sektor perikanan memiliki potensi yang besar di Indonesia.
  • 11:11 WIB. Properti - Synthesis Development membidik generasi milenial untuk proyek terbaru di Jakarta Timur, Prajawangsa City.
  • 11:10 WIB. Yunani - S&P menaikkan peringkat kredit Yunani dari B- menjadi B.
  • 11:09 WIB. UNIQLO - UNIQLO berkolaborasi dengan rumah desain Marimekko asal Finlandia.
  • 11:09 WIB. Pelindo II - Pelindo II Cabang Bengkulu meraih Anugerah Perusahaan Terbaik 2018.
  • 11:08 WIB. Megapolitan - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menilai kebijakan DP 0 rupiah melanggar aturan.
  • 11:07 WIB. Jokowi - Presiden Joko Widodo membeli satu unit motor custom bergaya Chopperland.

Penyerapan Beras Petani di Sumsel Masih Rendah, Bulog: Kita Lanjutkan di 2018

Foto Berita Penyerapan Beras Petani di Sumsel Masih Rendah, Bulog: Kita Lanjutkan di 2018
Warta Ekonomi.co.id, Palembang -

Perum Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan dan Bangka Belitung pada 2018 tetap melanjutkan program penyerapan petani di Wilayah Sumsel dan Babel meskipun pada tahun ini penyerapan masih sangat rendah.

“Tahun ini penyerapan tidak tercapai dari target, penyerapan hanya hanya 36.000 ton atau 36 persen dari target sekitar 100.000–120.000 ton,” ungkap Kepala Perum Bulog Divre Sumatera Selatan dan Bangka Belitung Bakhtiar AS, saat dihubungi Rabu (27/12/2017).

Menurutnya, tidak tercapai penyerapan tersebut karena harga pembelian pemerintah (HPP) lebih rendah dari harga pasar.

Selain itu ungkap dia, beras petani di Sumsel dan Babel banyak yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan pemerintah, sehingga beresiko akan rusak ketika di stok di gudang.

“Kita ikuti sesuai ketentuan yang telah diberlakukan pemerintah. Resiko jika ditampung akan rusak,” jelas dia.

Dia menambahkan, kendala lain yakni panen dari beras petani di Sumsel Babel banyak yang sudah diserap oleh daerah lain. Seperti Lampung, Bengkulu dan Jambi.

“Sebelum panen, beras petani sudah banyak dipesan oleh penampung dari daerah lain di Sumsel, jadi kita juga tidak bisa berbuat banyak,”paparnya.

Bakhtiar AS menyebutkan, HPP dari pemerintah Rp7300 per kg, sesuai inoress No 5 tahun 2015 sementara harga pasaran saat ini rata-rata sebesar Rp8.000–Rp9.000 per kg.

Menurutnya lagi selama ini beras yang diserap dari petani  berasal dari Kabupaten Banyuasin dan Lubuk Linggau serta Belitang, OKU Timur. Penyerapan tertinggi berasal dari Belitang hampir mencapai 60 persennya dari 36.000 ton saat ini.

Untuk tahun depan diestimasikan target masih sesuai dengan Rencana Kerja Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sekitar 100.000-120.000 ton.

Tag: Bakhtiar AS, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), Sumatera Selatan

Penulis: Irwan Wahyudi

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,572.42 3,536.60
British Pound GBP 1.00 18,620.54 18,430.33
China Yuan CNY 1.00 2,087.92 2,067.04
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,398.00 13,264.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,739.84 10,629.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,713.36 1,696.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,149.23 10,044.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,405.85 16,240.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.10 3,366.50
Yen Jepang JPY 100.00 12,065.92 11,944.17

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6490.896 18.230 571
2 Agriculture 1614.151 -12.818 19
3 Mining 1847.251 16.461 43
4 Basic Industry and Chemicals 713.346 6.521 69
5 Miscellanous Industry 1390.504 10.945 43
6 Consumer Goods 2913.928 21.201 47
7 Cons., Property & Real Estate 517.165 -1.786 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1183.330 2.390 62
9 Finance 1149.039 -2.770 90
10 Trade & Service 937.456 2.920 133
No Code Prev Close Change %
1 FINN 116 156 40 34.48
2 LCKM 486 605 119 24.49
3 TFCO 620 720 100 16.13
4 MPPA 430 486 56 13.02
5 PCAR 1,480 1,670 190 12.84
6 SKBM 670 750 80 11.94
7 OMRE 1,700 1,900 200 11.76
8 ESTI 73 81 8 10.96
9 GJTL 745 825 80 10.74
10 ARTA 268 296 28 10.45
No Code Prev Close Change %
1 RALS 1,500 1,240 -260 -17.33
2 FMII 600 500 -100 -16.67
3 IKAI 126 114 -12 -9.52
4 CANI 254 234 -20 -7.87
5 DWGL 540 498 -42 -7.78
6 MBTO 174 161 -13 -7.47
7 AISA 615 570 -45 -7.32
8 DSNG 420 392 -28 -6.67
9 INCF 202 190 -12 -5.94
10 PYFA 197 186 -11 -5.58
No Code Prev Close Change %
1 PGAS 2,200 2,350 150 6.82
2 BMTR 650 650 0 0.00
3 AISA 615 570 -45 -7.32
4 GJTL 745 825 80 10.74
5 ENRG 165 168 3 1.82
6 BBNI 9,500 9,425 -75 -0.79
7 TLKM 4,170 4,160 -10 -0.24
8 BUMI 286 288 2 0.70
9 KREN 555 550 -5 -0.90
10 INDY 4,050 4,200 150 3.70