Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:03 WIB. Go-Jek - Google, Temasek Holdings Singapura, Meituan-Dianping Cina, KKR & Co LP, dan Warburg dilaporkan suntik Go-Jek Rp16 triliun.
  • 15:39 WIB. Pilgub Jatim - Khofifah pamit kepada masyarakat Indonesia lewat akun pribadinya.
  • 15:38 WIB. Medan - Perumnas bangun proyek apartemen Sentraland Sukaramai Medan dengan konsep komersil.
  • 15:36 WIB. Purwokerto - Pertamina pastikan anjloknya KA 2614F Gamao Tanker tidak berdampak pada distribusi BBM. 
  • 15:32 WIB. Pilgub Sumut - Seluruh balon di Pilgub Sumut belum laporkan harta kekayaan.
  • 15:32 WIB. Pelindo I - Progres pembangunan fisik Pelabuhan Kuala Tanjung telah capai 96,33% di laut dan 77,07% di darat.
  • 15:32 WIB. DKI Jakarta - Sandi sebut pengembang tetap dapat insentif bangun rumah dp 0 persen.
  • 15:31 WIB. DKI Jakarta - Pemprov DKI mulai bangun rumah dp 0 persen.
  • 15:31 WIB. DKI Jakarta - Beberapa ruas jalan di DKI Jakarta terendam banjir setinggi 30cm.
  • 15:28 WIB. Pelindo I - Pelindo I targetkan Pelabuhan Kuala Tanjung dapat beroperasi pada kuartal II/2018.
  • 15:26 WIB. AP II - PT AP II lansir pindahnya terminal AirAsia dari Terminal 2E ke Terminal 3 Bandara Soetta. 
  • 15:19 WIB. Pelindo - Pelindo investasi Rp34 triliun untuk tingkatkan kapasitas Pelabuhan Kualatanjung. 
  • 15:12 WIB. Pertamina - Pertamina berencana ekspor LNG 3 juta ton LNG ke Pakistan dan Bangladesh. 
  • 15:10 WIB. BUMN - BUMN tegaskan holding migas bukan untuk tutup piutang Pertamina.
  • 15:00 WIB. Teknologi - Apple tak masuk 10 perusahaan teknologi paling top.

Diduga Terlibat Kasus Suap Lahan, KPK Tak Berani 'Sentuh' Zulkifli Hasan?

Foto Berita Diduga Terlibat Kasus Suap Lahan, KPK Tak Berani 'Sentuh' Zulkifli Hasan?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak menyelidiki Ketua MPR Zulkifli Hasan yang diduga terlibat kasus suap alih lahan di Provinsi Riau. Koordinator Koalisi Kaum Ibu Untuk Indonesia Bersih Nur Komariah mengatakan pihaknya melaporkan Zulkifli Hasan ke KPK, Rabu (27/12/2017), karena menilai Zulkifli Hasan merupakan saksi kunci kasus alih lahan di Riau yang diikuti dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada September 2014.

Untuk diketahui, dalam kasus ini, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu mantan Gubernur Riau Annas Maamun yang diduga sebagai penerima dan pengusaha Gulat Manurung. Penetapan keduanya sebagai tersangka bermula dari kegiatan OTT yang dilakukan KPK pada September 2014. Saat itu, Annas dan Gulat tertangkap tangan bersama barang bukti uang senilai 156.000 dolar Singapura dan Rp500 juta di Perumahan Citra Grand Cibubur, Jakarta Timur. Uang itu diduga pemberian Gulat kepada Annas terkait dengan pengurusan izin alih fungsi lahan hutan untuk kebun kelapa sawit di Riau. Dan keduanya telah divonis bersalah.

Dalam proses persidangan, nama Zulkifli disebut lebih beberapa kali, namun hingga saat ini KPK belum juga membuka kembali kasus yang membelit Ketua Umum Partai Amanat Nasional tersebut.

Sebelumnya, Ahmad Fikri, Sekjen KAKI meminta KPK bertindak tegas dan kembali mengusut kasus korupsi yang terjadi di Riau pada 2014 lalu. Kala itu, dalam persidangan terdakwa Annas Makmun yang saat itu menjabat Gubernur Riau, secara gamblang hakim mengatakan Zulfikli Hasan yang pernah pernah menjabat sebagai Menteri Kehutanan bertalian erat dengan kasus korupsi suap lahan di Riau.

“Hampir semua kasus korupsi alih fungsi lahan berawal dari keputusan menteri yang berwenang dan saat itu, Zulkifli Hasan sebagai Menteri Kehutanan melalui SK No. 673/ 2014 menyetujui alih lahan sebesar 30.000 ha yang berujung pada suap kepada Gubernur Annas Makmun,” paparnya.

Anehnya, lanjut dia, Zulkifli Hasan memberikan waktu dua minggu untuk merevisi surat keputusan Menteri Kehutanan 673 yang membuka peluang terjadi tindakan pidana suap yang dilakukan gubernur Riau saat itu.

Tag: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Zulkifli Hasan

Penulis: Redaksi

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/M Agung Rajasa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,581.48 3,545.66
British Pound GBP 1.00 18,567.05 18,377.84
China Yuan CNY 1.00 2,085.68 2,064.87
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,432.00 13,298.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,698.59 10,589.20
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,717.95 1,700.75
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.19 10,036.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,378.98 16,212.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,391.92 3,354.69
Yen Jepang JPY 100.00 12,065.03 11,942.52

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6472.666 28.148 571
2 Agriculture 1626.969 -2.919 19
3 Mining 1830.790 7.838 43
4 Basic Industry and Chemicals 706.825 -4.049 69
5 Miscellanous Industry 1379.559 14.800 43
6 Consumer Goods 2892.727 40.614 47
7 Cons., Property & Real Estate 518.951 2.048 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1180.940 -8.985 62
9 Finance 1151.809 4.998 90
10 Trade & Service 934.536 1.286 133
No Code Prev Close Change %
1 LCKM 390 486 96 24.62
2 AISA 494 615 121 24.49
3 ENRG 133 165 32 24.06
4 RALS 1,235 1,500 265 21.46
5 ALKA 488 590 102 20.90
6 MBTO 147 174 27 18.37
7 PCAR 1,260 1,480 220 17.46
8 LTLS 660 750 90 13.64
9 DSNG 372 420 48 12.90
10 ESSA 226 250 24 10.62
No Code Prev Close Change %
1 WICO 550 496 -54 -9.82
2 APII 220 199 -21 -9.55
3 AKSI 378 342 -36 -9.52
4 MIDI 1,050 960 -90 -8.57
5 DWGL 590 540 -50 -8.47
6 INCF 220 202 -18 -8.18
7 PGAS 2,360 2,200 -160 -6.78
8 PSSI 192 179 -13 -6.77
9 AMIN 416 388 -28 -6.73
10 LMAS 62 58 -4 -6.45
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 101 95 -6 -5.94
2 PGAS 2,360 2,200 -160 -6.78
3 ENRG 133 165 32 24.06
4 AISA 494 615 121 24.49
5 ANTM 730 740 10 1.37
6 BBRI 3,630 3,620 -10 -0.28
7 MEDC 1,270 1,300 30 2.36
8 TLKM 4,200 4,170 -30 -0.71
9 KREN 560 555 -5 -0.89
10 PBRX 505 500 -5 -0.99