Portal Berita Ekonomi Selasa, 16 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:35 WIB. Paul Allen - Sebelum meninggal, Paul Allen incar Chelsea dari Roman Abramovich.
  • 16:31 WIB. Winamp - Winamp berencana comeback tahun depan.
  • 16:25 WIB. Pajak - 40 persen pemilik kendaraan di Riau belum membayar pajak.
  • 16:20 WIB. IKM - IKM busana muslim ditingkatkan guna mewujudkan Indonesia sebagai kiblat busana muslim dunia pada 2020.
  • 16:19 WIB. IKM - Kemenperin menyempurnakan peta jalan pengembangan IKM busana muslim di Indonesia.
  • 16:17 WIB. PEP - Produksi gas Pertamina EP di Lapangan Asset 2 Prabumulih Field rata-rata sebesar 154 juta MMscfd.
  • 16:14 WIB. PEP - Pertamina EP berhasil membukukan capaian positif hingga kuartal III/2018.
  • 16:10 WIB. Pertamina - Pertamina sudah melayani pangkalan pengecer elpiji bersubsidi di Kota Palu dan sekitarnya.
  • 16:06 WIB. Pertamina - Pertamina Pekanbaru menjamin pasokan elpiji 3kg masih terpantau aman.
  • 16:02 WIB. PLN - Relawan tim reaksi cepat PLN Bangka Belitung berhasil menyelesaikan misi kemanusiaan di Palu dan Donggala.
  • 15:14 WIB. WSKT - Obligasi Berkelanjutan I Waskita Tahap II Tahun 2015 Seri A memasuki tanggal jatuh tempo.
  • 09:21 WIB. Youtube - Youtube bakal beri sanki untuk konten video duplikat.

Menteri Amran Dorong Pemuda Terjun ke Sektor Pertanian

Foto Berita Menteri Amran Dorong Pemuda Terjun ke Sektor Pertanian
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman, mendorong kalangan pemuda untuk terjun dan berkontribusi lebih besar ke sektor pertanian. Generasi muda diharapkannya harus berani menjadi petani. Tentunya, bukan petani sembarangan, tapi petani cerdas yang mampu mewujudkan swasembada pangan. 
 
"Generasi muda kita dorong masuk pada sektor pertanian, harus ditunjukkan yang menarik dulu agar mereka bergerak. Salah satu yang membuat pertanian itu tampak tidak menarik yakni ketakutan terhadap kemiskinan, itu yang harus kita bongkar," katan Menteri Amran, saat diskusi akhir tahun Badko HMI Sulsel di Makassar, Jumat, (29/12/2017).
 
Dalam diskusi bertema 'Menatap Pembangunan Ekonomi Sektor Pertanian 2018', Menteri Amran mengatakan kaum pemuda sepatutnya mengambil peran besar dalam sektor pertanian. Musababnya, Indonesia tergolong negara agraris. Untuk itu, bila ingin Indonesia maju, maka keterlibatan generasi muda merupakan keniscayaan.
 
"Saya mimpikan Pemuda yang maju yakni anak muda yang sadar akan potensi negerinya atau daerahnya. Kita ini negara agraris, para pemuda harus sadar dengan itu," tegas Mentan.
 
Salah satu bentuk kepeduliaan pihaknya terhadap para pemuda, Menteri Amran menyebut telah membentuk komunitas Pemuda Tani. Mereka terus didorong untuk membangun ekonomi bangsa lewat sektor pertanian. "Pemuda tani yang kami dorong awalnya hanya 10 ribu, nah sekarang telah mencapai 300 ribu orang," tuturnya.
 
Komunitas Pemuda Tani tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia. Di antaranya yakni Aceh, Sulsel, Sultra dan beberapa provinsi di Pulau Kalimantan. Berkat partisipasi mereka bersama para petani, Indonesia kini telah berhasil melakukan swasembada pangan untuk beberapa komoditas, seperti beras, jagung, bawang dan lainnya. 

Tag: Kementerian Pertanian (Kementan), Andi Amran Sulaiman

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,072.49 4,031.33
British Pound GBP 1.00 20,101.94 19,900.49
China Yuan CNY 1.00 2,210.97 2,188.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,282.00 15,130.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,908.29 10,796.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,950.28 1,930.86
Dolar Singapura SGD 1.00 11,111.76 10,999.64
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,708.78 17,526.59
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,682.41 3,641.40
Yen Jepang JPY 100.00 13,649.52 13,512.55

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5727.256 -29.234 610
2 Agriculture 1509.830 -12.368 20
3 Mining 1893.607 -32.593 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.721 -27.621 70
5 Miscellanous Industry 1188.324 -0.762 45
6 Consumer Goods 2415.354 -13.287 49
7 Cons., Property & Real Estate 400.482 -4.050 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.524 -8.265 70
9 Finance 1048.064 10.116 91
10 Trade & Service 788.569 -6.051 147
No Code Prev Close Change %
1 SURE 785 970 185 23.57
2 RBMS 144 174 30 20.83
3 SMCB 1,570 1,850 280 17.83
4 APEX 1,510 1,760 250 16.56
5 VRNA 109 127 18 16.51
6 MFMI 680 770 90 13.24
7 GMFI 272 304 32 11.76
8 TMPO 126 140 14 11.11
9 SONA 4,950 5,500 550 11.11
10 TIRA 138 153 15 10.87
No Code Prev Close Change %
1 INKP 14,300 11,700 -2,600 -18.18
2 PANI 248 210 -38 -15.32
3 ASJT 392 332 -60 -15.31
4 LPCK 1,625 1,385 -240 -14.77
5 DIGI 930 805 -125 -13.44
6 TKIM 11,600 10,050 -1,550 -13.36
7 KONI 238 210 -28 -11.76
8 AKPI 930 825 -105 -11.29
9 MLPT 890 790 -100 -11.24
10 LPIN 1,005 900 -105 -10.45
No Code Prev Close Change %
1 SKRN 1,310 1,185 -125 -9.54
2 TKIM 11,600 10,050 -1,550 -13.36
3 INKP 14,300 11,700 -2,600 -18.18
4 SMCB 1,570 1,850 280 17.83
5 RBMS 144 174 30 20.83
6 PGAS 2,120 2,040 -80 -3.77
7 KPIG 131 133 2 1.53
8 MNCN 755 745 -10 -1.32
9 BBRI 2,950 3,000 50 1.69
10 TLKM 3,680 3,660 -20 -0.54