Portal Berita Ekonomi Jum'at, 18 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:30 WIB. IHSG - Jeda siang, IHSG balik melemah 0,11% ke level 6.416,79. 
  • 11:13 WIB. Semen - Indocement resmikan pengoperasian terminal semen di Lampung dengan kapasitas produksi 1.000 ton semen curah per hari. 
  • 10:47 WIB. Rupiah - Pukul 10.45 WIB, rupiah melemah 0,04% ke level Rp14.185. 
  • 10:14 WIB. KA - Jokowi diagendakan meninjau panel reaktivasi jalur kereta api Cibatu-Garut.

Tingkatkan Nilai Tambah, Sumsel Harus Wujudkan Industri Hilir

Foto Berita Tingkatkan Nilai Tambah, Sumsel Harus Wujudkan Industri Hilir
Warta Ekonomi.co.id, Palembang -

Provinsi Sumatera Selatan harus mewujudkan industri hilir untuk meningkatkan nilai tambah dari hasil perkebunan dan mineral batu bara yang selama ini hanya diekspor ke luar negeri, kata Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) Prof Anis Saggaf.

"Sumsel harus berubah, jangan lagi hanya mengekspor bahan baku, tapi harus sudah beralih ke bahan jadi atau setengah jadi," kata Anis di Palembang, Senin (1/1/2018).

Ia mengatakan, untuk itu pemerintah harus merealisasikan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api dan pelabuhan samudera di Tanjung Carat, Banyuasin.

KEK TAA ini diharapkan menjadi mesin ekonomi Sumsel untuk jangka panjang. "Dengan adanya KEK maka biaya produksi akan jauh lebih murah sehingga daya saing Sumsel meningkat. Dengan begitu, banyak investor yang akan masuk," ujar Anis.

Saat ini pertumbuhan ekonomi Sumsel tetap terjaga meskipun daerah ini dihadapkan penurunan harga karet dan batu bara. Pada Triwulan III/2017 mencatat 5,56 persen atau di atas rata-rata nasional 5,06 persen. Salah satu penyebabnya karena Sumsel bakal menjadi tuan rumah Asian Games XVIII tahun 2018.

Sejumlah proyek infrastruktur penunjang Asian Games telah mendongkrak pertumbuhan ekonomi Sumsel karena terdapat Rp68 triliun dana APBN yang diserap.

"Tren ini harus terus dipertahankan dengan cara mengaktifkan KEK TAA. Dengan KEK ini Sumsel menunjukkan keunggulannya dalam infrastruktur dan konektivitas," kata Anis.

Ia menambahkan, yang tak kalah penting lagi yakni bagaimana mengembangkan sektor pariwisata karena Palembang telah memiliki Jakabaring Sport City yang berisikan 18 arena olahraga berstandar internasional. (FNH/Ant)

Tag: Sumatera Selatan, Industri Hilir, Anis Saggaf, Universitas Sriwijaya, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Nova Wahyudi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6423.780 10.420 625
2 Agriculture 1585.056 4.391 21
3 Mining 1869.559 5.276 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.324 6.713 71
5 Miscellanous Industry 1416.122 3.773 46
6 Consumer Goods 2620.437 -2.533 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.732 -7.343 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1142.331 -2.336 71
9 Finance 1224.233 5.952 91
10 Trade & Service 792.311 2.820 153
No Code Prev Close Change %
1 PSDN 200 270 70 35.00
2 HOME 108 145 37 34.26
3 AGRS 374 466 92 24.60
4 SQMI 246 306 60 24.39
5 CANI 210 254 44 20.95
6 ASBI 252 300 48 19.05
7 PADI 780 920 140 17.95
8 TIRT 66 75 9 13.64
9 TNCA 183 206 23 12.57
10 CNTX 478 535 57 11.92
No Code Prev Close Change %
1 ABDA 4,480 3,360 -1,120 -25.00
2 NOBU 1,000 840 -160 -16.00
3 INCF 350 296 -54 -15.43
4 TIRA 312 270 -42 -13.46
5 BGTG 110 97 -13 -11.82
6 GLOB 545 482 -63 -11.56
7 VICO 119 107 -12 -10.08
8 SAFE 208 190 -18 -8.65
9 NIPS 398 364 -34 -8.54
10 APEX 1,295 1,190 -105 -8.11
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 348 342 -6 -1.72
2 VICO 119 107 -12 -10.08
3 INDY 1,935 2,090 155 8.01
4 UNTR 26,050 26,850 800 3.07
5 KPAS 224 210 -14 -6.25
6 ERAA 2,450 2,310 -140 -5.71
7 BBRI 3,780 3,810 30 0.79
8 ADRO 1,460 1,460 0 0.00
9 TLKM 3,990 3,990 0 0.00
10 BUMI 159 164 5 3.14