Portal Berita Ekonomi Rabu, 24 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:44 WIB. Ekspor - Nilai total ekspor Provinsi Lampung mencapai 329,45 juta dolar AS.
  • 09:43 WIB. Pupuk - PT Petrokimia Gresik: alokasi pupuk bersubsidi dari Pemerintah tahun 2018 hanya 9,5 ton.
  • 09:39 WIB. Pupuk - Kebutuhan pupuk secara nasional mencapai 13,1 juta ton pada tahun 2018.
  • 09:38 WIB. Pupuk - Alokasi komoditas dari Pemerintah tidak menjangkau seluruh kebutuhan petani, bisa mengakibatkan kekurangan pupuk.
  • 09:37 WIB. Pupuk - PT Petrokimia Gresik, Jawa Timur, menyatakan kelangkaan pupuk bersubsidi tidak ada.
  • 09:36 WIB. Investor - Investor kapal pesiar dari Turki berniat untuk berinvestasi di Labuan Bajo.
  • 08:31 WIB. PEP - Pertamina EP menemukan cadangan gas baru di Sulteng.
  • 08:12 WIB. BUMN - Ekonom menilai peran BUMN dalam infrastruktur sudah terlalu besar, saatnya pemerintah melibatkan swasta murni.
  • 07:34 WIB. BTN - BTN menggandeng PP-INI untuk meningkatkan kualitas kredit perseroan.
  • 07:15 WIB. PLN - PLN pertahankan mengonsumsi listrik di atas 6%.
  • 06:05 WIB. Pertamina - Pertamina mengapresiasi kerja polisi yang mengungkap pengoplos gas elpiji di Sumut.
  • 06:02 WIB. Waskita - Pembayaran tahap keempat proyek LRT Sumatera Selatan yang diterima Waskita menjadi suntikan energi bagi kas operasional perseroan.
  • 05:56 WIB. BNI - BNI mencatat kredit terdampak debitur gempa di Lombok sebesar Rp659 miliar dengan 2.674 nasabah.
  • 05:51 WIB. ADHI - Adhi Karya menargetkan pendapatan akhir tahun 2018 naik 16% menjadi 18 triliun secara yoy.
  • 05:47 WIB. BTN - KPA BTN tumbuh 34% pada September 2018.

Brand Lokal Ini Optimis Berbisnis dan Bersaing dengan Produk Luar

Foto Berita Brand Lokal Ini Optimis Berbisnis dan Bersaing dengan Produk Luar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menciptakan produk kosmetik dengan harga terjangkau, tetapi dengan kualitas yang tinggi bukanlah hal yang mudah. Joses Tjohyono, CEO Mizzu Cosmetic, yang sudah turun-temurun berbisnis kosmetik mengaku sangat optimis dengan produk lokal untuk bersaing dengan produk luar, bahkan dengan kualitas yang lebih baik. Menurutnya, produk Mizzu sudah disesuaikan dengan kebutuhan pasar di Indonesia. 

"Kalau menurut kita, kita udah bikin yang dianggap orang bagus. Kenapa kita tidak bikin yang lebih bagus lagi. Karena walaupun sudah bagus kan tetap aja ada yang kritik. Kita pengen brand lokal yang paling diingat. Eyeliner jadi kita lebih ke prossesioning. Contohnya, kalau produk Amerika, kan terkenal banget dengan maskaranya. Kita mau Mizzu itu terkenal banget dengan Eyeliner-nya," tutur Joses kepada Warta Ekonomi beberapa waktu lalu di Jakarta. 

Saat ini, Joses mengaku bahwa dirinya sedang berupaya agar brand yang dimilikinya tersebut bisa menjadi brand utama yang disebut pasar ketika berbicara tentang produk kosmetik lokal. Untuk mewujudkan itu semua, Joses perlu berinovasi dengan produknya tersebut. Ia juga tidak ingin stagnan dengan produk yang sudah berhasil menarik pasar di Indonesia tersebut. "Walaupun kita udah dibilang bagus, kita tetap mau untuk tetap effort lagi," kata Joses. 

Untuk omzet, menurutnya, Mizzu selalu menjadi produk yang bisa menghasilkan pertumbuhan omzet dengan sangat cepat. Bahkan di tahun 2017, Joses mengaku omzetnya tumbuh dengan sangat cepat. Hal itu juga dikarenakan adanya kolaborasi dengan brand kosmetik lainnya, seperti Nivea. "Kita dapat brand lokal yang lolos untuk bikin packing kerja sama dengan Nivea," ungkapnya. 

Dari keberaniannya untuk berkolaborasi dengan produk internasional, membuktikan bahwa Joses benar optimis menggaungkan produk Mizzu dengan pasar yang lebih luas. Produknya saat ini juga sudah menjadi produk yang mampu bersaing dengan banyak produk luar di Indonesia. Namun, Joses mengaku tidak pernah kehabisan pasar, bahkan permintaan akan produk Mizzu terus meningkat. 

Kemudian, selain berkolaborasi dengan brand internasional, ia juga menggaet vlogger brand internasional untuk menjadi vlogger Mizzu. Untuk memasarkan produk, Joses memang tidak pernah memasang iklan melalui televisi, tetapi lebih kepada memasarkan produk melalui para vlogger di Youtube dan selebgram di Instagram. 

"Cara jualnya kita normally ada di beberapa store, misalnya kaya Guardian dan lain-lain. Tapi, kita juga banyak di distributor-distributor kota. Contohnya kayak Toko Orang Bandung dan tentunya juga online.  Karena target kita itu milenial. Sales kita bagus, kalau cari di website online atau website Mizzu itu penjualan kita yang paling tinggi," jelasnya. 

Tag: MIZZU, Joses Tjohyono, Entrepreneur

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,074.00 4,032.94
British Pound GBP 1.00 19,818.76 19,620.15
China Yuan CNY 1.00 2,204.27 2,182.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,284.00 15,132.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,804.26 10,693.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,949.96 1,930.55
Dolar Singapura SGD 1.00 11,068.95 10,958.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,521.58 17,341.27
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.92 3,634.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,578.54 13,439.91

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5797.891 -42.544 610
2 Agriculture 1554.747 -15.585 20
3 Mining 1891.500 -26.913 47
4 Basic Industry and Chemicals 751.139 -6.438 70
5 Miscellanous Industry 1262.855 10.567 45
6 Consumer Goods 2461.265 -8.778 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.289 -1.746 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.222 -21.394 70
9 Finance 1042.692 -8.059 91
10 Trade & Service 784.869 -3.611 147
No Code Prev Close Change %
1 MPRO 314 392 78 24.84
2 MLPT 745 900 155 20.81
3 MFMI 700 840 140 20.00
4 SKYB 159 190 31 19.50
5 KPAL 402 478 76 18.91
6 RELI 228 258 30 13.16
7 PBSA 690 760 70 10.14
8 NOBU 950 1,040 90 9.47
9 BAYU 2,470 2,700 230 9.31
10 GJTL 635 690 55 8.66
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 400 300 -100 -25.00
2 AMAG 358 270 -88 -24.58
3 TRIO 226 184 -42 -18.58
4 SKRN 1,225 1,030 -195 -15.92
5 YPAS 725 610 -115 -15.86
6 MINA 585 520 -65 -11.11
7 DUCK 1,590 1,440 -150 -9.43
8 DART 294 268 -26 -8.84
9 TFCO 600 550 -50 -8.33
10 HDFA 128 118 -10 -7.81
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 362 356 -6 -1.66
2 BMTR 334 334 0 0.00
3 PGAS 2,340 2,350 10 0.43
4 BHIT 79 79 0 0.00
5 LPPF 5,025 4,990 -35 -0.70
6 MNCN 775 780 5 0.65
7 PTBA 4,610 4,510 -100 -2.17
8 BBCA 23,150 22,950 -200 -0.86
9 GJTL 635 690 55 8.66
10 KPIG 138 139 1 0.72