Portal Berita Ekonomi Minggu, 23 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:22 WIB. Ketum PBNU - Jabatan baru Ma'ruf Amin di PBNU ialah Mustasyar (Dewan Penasihat).
  • 20:31 WIB. Sandiaga - Semua partai pengusung harus menerapkan teletubbies effect di Pilpres 2019.
  • 20:07 WIB. Khofifah - Menangkan Jokowi-Ma'ruf, semua jaringan dimaksimalkan.
  • 20:06 WIB. Khofifah - Sejauh ini NU terus berkoordinasi dengan Jokowi-Ma'ruf.
  • 20:06 WIB. Khofifah - Kita tidak bisa pastikan 100% masyarakat NU mendukung Jokowi-Ma'ruf.
  • 19:58 WIB. Iran - 11 tentara Iran tewas dalam serangan terhadap parade militer.
  • 19:57 WIB. Republik Dominika - China membuka kedutaan di Republik Dominika.
  • 19:56 WIB. Al Jazeera - Festival Film Dokumenter Al Jazeera Balkan dimulai.
  • 19:56 WIB. Palestina - Mahmoud Abbas: Palestina siap memasuki pembicaraan damai dengan Israel.
  • 19:55 WIB. Nigeria - PBB: Wabah kolera di Nigeria tewaskan 97 orang.
  • 19:54 WIB. KIK - Akan lebih mengandalkan cara kampanye dengan gotong royong dan bukan sekadar modal finansial.
  • 19:54 WIB. KIK - Sumber dana kampanye Jokowi-Ma'ruf yakni perusahaan dan partai politik.
  • 19:54 WIB. NAFTA - Meksiko akan mencari kesepakatan dengan Kanada jika perundingan NAFTA gagal.
  • 19:53 WIB. Australia - Kamboja berikan pengampunan kepada sutradara asal Australia.
  • 19:53 WIB. KIK - Dana¬† kampanye Jokowi-Ma'ruf sebanyak Rp11,9 miliar.

2018, JK Harapkan Laju Perekonomian Makin Kencang

Foto Berita 2018, JK Harapkan Laju Perekonomian Makin Kencang
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengharapkan pada 2018 perekonomian semakin baik, pertumbuhan ekonomi yang semakin kencang dan seimbang seiring dengan berbagai indikator yang baik yang dimiliki Indonesia.

"Bahwa semua sektor, semua pemeriksaan jantung, kolesterol, semua baik tapi larinya kurang kencang. Mestinya ada keseimbangan antara itu. Itu harapan kita di tahun yang baik ini," katanya dalam sambutan acara pembukaan perdagangan 2018 di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1/2018).

Tahun 2017, berbagai indikator perekonomian baik, inflasi terkendali diperkirakan sekitar 3-5 persen. Suku bunga acuan BI Rate juga terus menurun hingga 4,25 persen. Namun demikian, dengan berbagai indikator yang baik tersebut, pertumbuhan perekonomian belum berlari kencang dan diperkirakan di sekitar 5 persen.

Wapres mengatakan optimistis perekonomian 2018 semakin meningkat dan membaik, seiring dengan sejumlah faktor baik di dalam negeri maupun internasional. Harga komoditas di dunia yang membaik, iklim usaha dan kepercayaan semakin baik serta infrastruktur yang terus dibangun pemerintah mendukung optimisme perekonomian 2018.

Wapres dalam kesempatan tersebut juga mengatakan, suku bunga yang terus menurun diharapkan juga semakin menggairahkan investasi di sektor riil.

"Kita sudah sependapat bahwa salah satu cara untuk menggelorakan investasi adalah menurunkan suku bunga secara perlahan-lahan. Secara teratur BI sudah mengatur bagaimana suku bunga turun. Itu maknanya anda berinvestasi di sektor investasi rill, bukan hanya di investasi deposito dan sebagainya," katanya.

Untuk itu dalam kesempatan tersebut ia juga berharap para penanam modal di bursa efek juga dapat berekspansi ke sektor riil sehingga dapat semakin menggenjot perekonomian.

Seperti dicatat, perdagangan di lantai bursa pada 2017 ditutup dengan rekor indeks tertinggi 6.355. Sementara dalam pembukaan perdagangan bursa oleh Wapres, Selasa (2/1/2017), indeks terlihat dibuka pada level 6.365.

Tag: Muhammad Jusuf Kalla (JK)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22