Portal Berita Ekonomi Minggu, 21 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:19 WIB. EPL - Wolverhampton Wanderers 0 vs 2 Watford
  • 05:18 WIB. EPL - West Ham United 0 vs 1 Tottenham Hotspur
  • 05:17 WIB. EPL - Newcastle United 0 vs 1 Brighton & Hove Albion
  • 05:15 WIB. EPL - Manchester City 5 vs 0 Burnley
  • 05:10 WIB. EPL - Huddersfield Town 0 vs 1 Liverpool
  • 05:02 WIB. EPL - Cardiff City 4 vs 2 Fulham
  • 05:01 WIB. EPL - AFC Bournemouth 0 vs 0 Southampton
  • 05:00 WIB. EPL - Chelsea 2 vs 2 Manchester United

2018, REI Targetkan Bangun 15.000 Rumah di Riau

Foto Berita 2018, REI Targetkan Bangun 15.000 Rumah di Riau
Warta Ekonomi.co.id, Pekanbaru -

Asosiasi pengembang perumahan yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Riau menargetkan akan membangun 15.000 rumah di seluruh kabupaten/kota setempat pada 2018.

"Target kita di tahun ini ada 15.000 rumah dengan 80 persennya tersebar di daerah penyangga Kota Pekanbaru seperti Pekan Sikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan) dan 20 persen kabupaten lainnya," kata Ketua REI Riau Nursyafri Tanjung di Pekanbaru, Rabu (3/1/2018).

Nursyafri Tanjung menjelaskan dari target 15.000 unit rumah yang akan dibangun tersebut terbesar atau sebanyak 12.500 unit rumah dibangun bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Provinsi Riau pada 2018. Sementara sisanya perumahan komersil sebanyak 2.500 unit.

Ia menjelaskan REI tetap akan menjadikan pembangunan rumah untuk MBR sebagai sasaran utama program. Hal ini ditopang dari keberhasilan pihaknyan pada tahun lalu membangun MBR sebanyak 10.000 unit.

"Tahun 2017 lalu, REI Riau berhasil membangun 10.000 unit rumah, bahkan lebih dari target," tuturnya.

Beranjak dari situ, dirinya juga optimis pembangunan perumahan di Riau cukup baik pada 2018. Mengingat kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah terhadap rumah bersubsidi cukup tinggi.

Apalagi, secara regulasi masyarakat untuk membayar uang muka (down payment) perumahan tidak dipersulit bahkan mengalami penurunan. "Sebab pedoman regulasi untuk DP perumahan MBR masih mengacu pada 2017," imbuhnya.

Karenanya dia yakin dan optimis mampu mencapai target membangun 15.000 unit rumah di Riau, berangkat dari hubungan kerjasama yang telah berhasil dibangun REI bersama beberapa pihak, khususnya bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat dalam hal percepatan administrasi sertifikat tanah dan perumahan.

"Kemudian, kami juga telah melakukan jalinan kerja sama dengan perusahaan listrik negara atau PLN dalam segi penerangan," katanya pula.

Dukungan dari PLN, sambung dia, antara lain pola pembayaran uang muka 50 persen yang disetor ke bank yang bekerja sama dengannya, kemudian akan ditindaklanjuti dengan pemasangan jaringan listrik 100 persen sehingga rumah sudah siap dengan aliran listrik. Pelunasan biaya listrik bisa dilakukan sepekan setelah itu.

"Sementara untuk dukungan pemerintah kabupaten dan kota berupa pemberian IMB sementara. Untuk dukungan BPN, terkait kerja sama dengan REI yang melahirkan fakta integritas dengan komitmen mendukung kepemilikan rumah bagi MBR," tambahnya.

Untuk wilayah, Ia menambahkan lagi ke depan pihaknya akan memfokuskan pembangunan perumahan MBR di Kabupaten Kampar karena berpotensi dalam pengembangan daerah serta pembangunan perumahan di Riau.

Untuk itu, REI berharap pemerintah daerah setempat mendukung program tersebut. Misalkan melalui kemudahan regulasi dan retribusi. (FNH/Ant)

Tag: Real Estate Indonesia (REI), Riau, Nursyafri Tanjung

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Adeng Bustomi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46