Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:53 WIB. Apple - iPhone generasi baru bakal usung bezel makin tipis.
  • 10:50 WIB. Apple - iPhone X bikin pangsa pasar smartphone Apple naik.
  • 10:47 WIB. Motorola - Ponsel pintar Moto C Plus diklaim tahan 30 jam.
  • 09:40 WIB. Daerah - Wiranto janji akan sikat pungli di Sungai Citarum.
  • 09:39 WIB. Hukum - Hari ini, Kamis (18/1) Wagub Sandiaga akan penuhi panggilan Polisi.
  • 09:02 WIB. Jepang - Media di Jepang meminta maaf karena keluarkan peringatan palsu rudal Korea Utara.
  • 09:00 WIB. Rudal - Korea Utara lanjutkan proyek rudal balistik berbasis kapal selam.
  • 08:59 WIB. Rusia - Donald Trump tuding Rusia bantu Korea Utara dalam hindari sanksi.
  • 08:59 WIB. Trump - Senator AS samakan Donald Trump dengan diktator Soviet, Stalin.
  • 08:57 WIB. Korea Utara - Rex Tillerson: sanksi benar-benar mulai melukai Korea Utara.
  • 08:57 WIB. Palestina - Indonesia usulkan materi Palestina masuk kurikulum sekolah.
  • 08:56 WIB. Palestina - Bentrok dengan militer Israel, 70 warga Palestina terluka.
  • 08:55 WIB. Gambia - 21.000 orang di Gambia terkena AIDS.
  • 08:54 WIB. Pakistan - Ribuan ulama Pakistan keluarkan fatwa haram aksi bom bunuh diri.
  • 08:53 WIB. Wikipedia - Otoritas Turki sebut jika Wikipedia masih menampilkan konten ilegal.

Marketing Sales PPRO 2017 Tumbuh 21%

Foto Berita Marketing Sales PPRO 2017 Tumbuh 21%
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT PP Properti Tbk (PPRO) sepanjang tahun 2017 berhasil mencatat pertumbuhan pra penjualan atau marketing sales sebesar 21% menjadi Rp3 triliun. 

Direktur Utama PT PP Properti Taufik Hidayat menuturkan jika penjualan perseroan tahun lalu dikontribusikan dari proyek Grand Kamala Lagoon (24 persen), Grand Shamaya Surabaya (18 persen), Alton Semarang (11 persen), Evenciio Depok (10 persen), Begawan Malang (9 persen), dan juga kontribusi dari beberapa proyek realti serta commercial lainnya. 

"Saat ini kami masih menunggu hasil audit dari KAP atas kinerja 2017. Namun, kami yakin dan optimis atas pencapaian angka tersebut," jelas Taufik Hidayat, dalam laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (3/1/2018).

Pertumbuhan mendorong laba bersih perseroan mencapai Rp440 miliar. Adapun Arus Kas Operasi untuk tahun 2017 akan mencapai Rp70 miliar. Angka ini jauh lebih baik dari periode yang sama tahun lalu yang minus Rp185 miliar. 

"Untuk pengembang yang masih banyak membangun, hal ini merupakan capaian yang luar biasa. Ini dikontribusi karena meningkatnya pembelian bulk dan meningkatnya porsi pembelian dengan hard cash dari produk-produk yang kami luncurkan," ucapnya. 

Sementara penguatan dari sisi Arus Kas mendorong tercapainya posisi neraca keuangan yang sehat. Per 31 Desember 2017, rasio utang berbunga terhadap modal sekitar 0,75. Dengan demikian, total utang berbunga PPRO masih berada di bawah 1 kali, posisi ini menunjukkan tingkat leverage yang terkendali.

Tahun 2018 merupakan Harvesting Year bagi perseroan. Perseroan akan fokus pada pengembangan landbank yang telah dimiliki. "Sekitar 297 hektare total lahan yang telah kami miliki dan seluruhnya akan lanjut produksi di tahun ini," ujarnya. 

Adapun, jumlah site proyek yang akan siap dikembangkan ada 26 site yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia antara lain Cibubur, Depok, Semarang, Bandung, Surabaya, dan daerah lain. 

"Belanja modal di 2018 hanya sekitar Rp1,8 triliun sebagian besar akan digunakan untuk bayar cicilan landbank. Kalaupun ada utang sifatnya hanya untuk refinancing. Dengan begitu, rasio keuangan akan terkendali dimana hutang berbunga akan diminimalisir," katanya.

Selain fokus pada pengembangan landbank yang sudah ada, di 2018 ini PPRO akan mulai pengembangan beberapa lokasi TOD dan peningkatan pendapatan berkelanjutan atau recurring income melalui pembangunan hotel di Lombok dan Labuan Bajo. 

Dengan aksi-aksi tersebut manajemen yakin dapat memenuhi komitmennya kepada para pemegang saham untuk pencapaian target kinerja di 2018 yang semakin jauh lebih baik dan bersaing. 

"Target perolehan angka pemasaran (pre sales) di 2018 sebesar Rp3,8 triliun atau naik 25 persen dari tahun sebelumnya dan dengan target pencapaian laba bersih Rp528 miliar atau tumbuh 20 persen dari pencapaian sebelumnya," pungkasnya.

Tag: PT PP Properti Tbk, Taufik Hidayat

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,570.29 3,534.46
British Pound GBP 1.00 18,486.23 18,299.91
China Yuan CNY 1.00 2,081.29 2,060.46
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,390.00 13,256.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,691.92 10,578.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,711.49 1,694.34
Dolar Singapura SGD 1.00 10,142.40 10,039.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,442.92 16,277.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,394.17 3,355.95
Yen Jepang JPY 100.00 12,107.79 11,985.53

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6444.518 14.826 571
2 Agriculture 1629.888 6.724 19
3 Mining 1822.952 12.500 43
4 Basic Industry and Chemicals 710.874 15.319 69
5 Miscellanous Industry 1364.759 -2.133 43
6 Consumer Goods 2852.113 -8.299 47
7 Cons., Property & Real Estate 516.903 2.095 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1189.925 12.140 62
9 Finance 1146.811 -4.432 90
10 Trade & Service 933.250 6.105 133
No Code Prev Close Change %
1 PGAS 1,880 2,360 480 25.53
2 LCKM 312 390 78 25.00
3 BSIM 670 835 165 24.63
4 PCAR 1,060 1,260 200 18.87
5 CASA 236 280 44 18.64
6 INCF 194 220 26 13.40
7 AKSI 336 378 42 12.50
8 IKAI 118 132 14 11.86
9 ITMA 615 685 70 11.38
10 SMDR 454 505 51 11.23
No Code Prev Close Change %
1 FORU 248 194 -54 -21.77
2 RBMS 264 224 -40 -15.15
3 LPPS 110 97 -13 -11.82
4 BMAS 382 346 -36 -9.42
5 MBTO 161 147 -14 -8.70
6 BPFI 660 610 -50 -7.58
7 LPLI 183 170 -13 -7.10
8 BKDP 87 81 -6 -6.90
9 HDTX 344 324 -20 -5.81
10 PORT 360 340 -20 -5.56
No Code Prev Close Change %
1 PGAS 1,880 2,360 480 25.53
2 LMAS 64 62 -2 -3.12
3 IKAI 118 132 14 11.86
4 BMTR 685 675 -10 -1.46
5 WIKA 1,940 2,050 110 5.67
6 ZINC 1,695 1,700 5 0.29
7 TLKM 4,210 4,200 -10 -0.24
8 ANTM 705 730 25 3.55
9 PBRX 496 505 9 1.81
10 BUMI 284 284 0 0.00