Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:00 WIB. IHSG - Senin sore, IHSG ditutup 0,04% ke level 6.450,83. 
  • 15:25 WIB. Rupiah - Pukul 15.25 WIB, rupiah melemah 0,35% ke level Rp14.225 per dolar AS. 
  • 15:24 WIB. Diversifikasi Portofolio - Elnusa akan lanjutkan strategi diversifikasi portofolio untuk raih kinerja posiif di tahun 2019.
  • 15:23 WIB. Penyertaan Saham - Leo Investment tingkatkan penyertaan saham sebanyak 830 saham baru dalam PT Sarana Instrument.
  • 15:23 WIB. Panel Surya - Chandra Asri gandeng Total Solar untuk pasang instalasi panle surya di pabrik Chandra Asri Cilegon.
  • 14:54 WIB. Renault - Grup Nusantara comot bisnis Renault dari Indomobil.
  • 13:30 WIB. Toyota - Toyota Supra 2020 produksi pertama laku Rp29,8 miliar dalam lelang.

Kali Pertama, LNG dari Blok Mahakam untuk Nusantara Regas

Foto Berita Kali Pertama, LNG dari Blok Mahakam untuk Nusantara Regas
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kargo Liquefied Natural Gas atau gas alam cair perdana sebesar 2 juta MMBTU milik PT Nusantara Regas telah tiba di Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Nusantara Regas Satu di Teluk Jakarta.

Kargo ini merupakan kargo istimewa karena merupakan pengiriman perdana domestik dari Blok Mahakam pasca dioperasikan oleh Pertamina melalui cucu perusahaannya, Pertamina Hulu Mahakam (PHM), pada 1 Januari 2018 yang lalu. Kargo perdana LNG ini diangkut oleh LNG Carrier Aquarius.

Direktur Komersial dan Operasi PT Nusantara Regas Bara Frontasia mengapresiasi dan bangga kepada PHM untuk pengiriman perdana LNG blok Mahakam yang ditujukan ke Nusantara Regas.

"Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami untuk menerima perngiriman perdana LNG dari Blok Mahakam pasca dioperasikan Pertamina melalui cucu perusahaannya yaitu Pertamina Hulu Mahakam. Alhamdulillah kargo sudah tiba sesuai schedule dan akan langsung kami proses untuk penyaluran ke pembangkit listrik PLN area DKI dan sekitarnya," jelas Bara, Kamis (4/1/2018).

Lebih lanjut disampaikan jika pada 2018, Nusantara Regas akan mengelola 23,7 kargo LNG (setara 52 juta MMBTU) dimana 17,7 kargo LNG akan dipasok dari Blok Mahakam. Sementara 6 kargo lainnya dipasok dari lapangan Tangguh Papua dan Bontang Kalimantan. Seperti diketahui, Blok Mahalam merupakan penghasil gas bumi terbesar di Indonesia dan menyumbang sekitar 13% produksi gas nasional.

Disinggung tentang bisnis Nusantara Regas di tahun 2018, Bara menjelaskan bahwa Nusantara Regas saat ini sedang melakukan pengembangan fasilitas FSRU dengan menambahkan fitur Offloading LNG untuk mini tanker LNG ataupun LNG Barge.

"Penambahan fitur offloading ditargetkan selesai pada awal kuartal 4 tahun ini sehingga ke depannya layanan Nusantara Regas tidah hanya sebatas pengangkutan LNG, penyimpanan LNG, Regasifikasi LNG, penyaluran distribusi gas hasil regasifikasi saja, tetapi juga penyaluran distribusi LNG skala kecil," lanjutnya.

Penambahan fitur offloading untuk tanker mini LNG ini merupakan inisiatif Nusantara Regas untuk memenuhi kebutuhan domestik atas suplai LNG skala kecil baik untuk PLN, pertambangan, transportasi, maupun industri, yang hingga saat ini masih belum dapat dipenuhi karena keterbatasan infrastruktur.

Tag: Blok Mahakam, PT Nusantara Regas, Liquified Natural Gas (LNG), Pertamina Hulu Mahakam, Bara Frontasia

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Wahyu Putro A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6450.834 2.678 627
2 Agriculture 1642.122 58.830 21
3 Mining 1896.174 15.254 47
4 Basic Industry and Chemicals 890.201 0.505 71
5 Miscellanous Industry 1423.572 -19.807 46
6 Consumer Goods 2599.505 -7.787 51
7 Cons., Property & Real Estate 465.509 -6.115 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1154.795 5.554 71
9 Finance 1239.207 4.959 91
10 Trade & Service 794.825 -2.264 155
No Code Prev Close Change %
1 NATO 175 236 61 34.86
2 CLAY 306 382 76 24.84
3 SQMI 382 476 94 24.61
4 YPAS 575 710 135 23.48
5 HEXA 2,920 3,600 680 23.29
6 BNLI 705 855 150 21.28
7 VOKS 250 300 50 20.00
8 INRU 785 910 125 15.92
9 KMTR 334 382 48 14.37
10 DSSA 15,600 17,825 2,225 14.26
No Code Prev Close Change %
1 MTSM 206 157 -49 -23.79
2 AGRS 490 402 -88 -17.96
3 PADI 1,090 920 -170 -15.60
4 CANI 248 210 -38 -15.32
5 NAGA 280 240 -40 -14.29
6 SKYB 160 142 -18 -11.25
7 AKSI 394 350 -44 -11.17
8 PLIN 3,400 3,040 -360 -10.59
9 KIOS 2,000 1,790 -210 -10.50
10 MYTX 105 94 -11 -10.48
No Code Prev Close Change %
1 HOME 150 144 -6 -4.00
2 BUMI 174 174 0 0.00
3 ERAA 2,310 2,240 -70 -3.03
4 BNLI 705 855 150 21.28
5 PNLF 296 296 0 0.00
6 ASII 8,475 8,325 -150 -1.77
7 BHIT 69 68 -1 -1.45
8 BBRI 3,820 3,800 -20 -0.52
9 SSMS 1,205 1,210 5 0.41
10 INDY 2,180 2,130 -50 -2.29