Portal Berita Ekonomi Sabtu, 30 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Edwin Soeryadjaja dan SCMA Bakal Masuk TMPO

Edwin Soeryadjaja dan SCMA Bakal Masuk TMPO
WE Online, Jakarta -

PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) tidak lama lagi bakal kedatangan beberapa investor baru. Hal tersebut merupakan buah dari rencana aksi korporasi berupa penawaran umum terbatas saham (PUT) dengan skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue yang akan digelar tidak lama lagi. 

Mengacu pada prospektus ringkas perusahaan, Tempo Inti Media bakal menerbitkan sebanyak 333,33 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp300 per saham. Dari aksi ini perseroan menargetkan dapat meraup dana segar Rp99,99 miliar.

Pemegang saham utama Perseroan, Yayasan Tempo 21 Juni 1994 sebagai pemilik 83.366.645 HMETD telah menyatakan untuk tidak melaksanakan HMETD sesuai dengan porsi yang dimilikinya dan akan mengalihkan kepada Edwin Soeryadjaya sebesar 16.666.666 HMETD, PT Sukses Perdana Mandiri sebesar 16.666.666 HMETD, PT Sinar Ganda Jaya sebesar 16.666.666 HMETD, PT Surya Citra Media Tbk sebesar 8.333.333 HMETD, Burlingham International Ltd sebesar 25.000.000 HMETD, dan Erika Agatha Martono sebesar 33.314 HMETD, berdasarkan Surat Pernyataan tanggal 25 September 2017.

Pemegang saham utama Perseroan lainnya yaitu, PT Grafiti Pers, PT Jaya Raya Utama (JRU), dan Yayasan Jaya Raya (YJR) akan melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya yaitu masing-masing sebesar 80.932.270 HMETD, 54.276.905, dan 28.481.694 sebagaimana dinyatakan dalam Surat Pernyataan masing-masing pemegang saham utama tersebut di atas tanggal 24 Juli 2017, 24 Oktober 2017, dan 24 Oktober 2017.

Setelah right issue, Edwin Soeryadjaja akan menggenggam kepemilikan 1,57% saham TMPO, SCMA akan memiliki 0,79% saham, dan Burlingham International Ltd dengan kepemilikan 2,36% usai right issue

Rencananya, hasil dana right issue akan digunakan untuk pengembangan usaha, investasi berbentuk pinjaman ke anak usaha, modal kerja, dan pembayaran utang. TMPO telah menyiapkan dua skema penggunaan dana hasil rights issue ini. Skema ini bergantung pada penyerapan right issue.

Jika right issue ini dilaksanakan dengan kesanggupan terbaik (best effort), TMPO akan menggunakan dana sebesar Rp17 miliar untuk pengembangan usaha. Tempo akan meminjamkan Rp7 miliar ke PT Temprint untuk membeli empat unit mesin cetak offset dan Rp10 miliar digunakan untuk pengembangan teknologi digital anak usaha mereka, PT Info Media Digital. 

Dana sebesar Rp52,79 miliar juga akan digunakan untuk modal kerja dan pinjaman ke dua entitas anak. Sementara sekitar Rp3 miliar akan digunakan untuk membayar kewajiban utang ke Bank Mayapada yang akan jatuh tempo pada 2 Oktober 2018 nanti.

Namun, apabila right issue ini terserap sepenuhnya, TMPO akan meningkatkan jumlah dana yang akan digunakan untuk modal kerja dan pinjaman ke anak usaha menjadi sebesar Rp78,68 miliar. Sebanyak Rp10,7 miliar akan digunakan untuk modal kerja, sementara sisanya akan dipinjamkan kepada enam anak usaha mereka. Besaran dana yang akan digunakan untuk pengembangan usaha Temprint, Info Media Digital, dan pembyaran kewajiban ke Bank Mayapada masih tetap berjumlah sama dalam skema kedua ini.

Baca Juga

Tag: PT Tempo Inti Media Tbk, Hak Memesan Efek terlebih Dahulu (HMETD), PT Surya Citra Media Tbk, Edwin Soeryadjaya

Penulis: Gito Adiputro Wiratno

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Panoramio.com

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43