Portal Berita Ekonomi Senin, 24 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:04 WIB. Sandiaga - Tempe sachet untuk menyiasati naiknya harga tempe.
  • 13:04 WIB. Sandiaga - Ternyata ada tempe harga Rp350. Berbentuk sachet di Pasar Sendiko, Semarang.
  • 13:01 WIB. Perludem - LADK dapat dijadikan tolak ukur bagaimana parpol mengelola pendanaan politiknya.
  • 13:01 WIB. Perludem -  Laporan LADK Rp1 juta, menandakan memang dana kampanye masih sekadar basa-basi dan formalitas.
  • 13:00 WIB. Perludem - Tak masuk akal ada partai laporkan LADK cuma Rp1 juta.
  • 12:48 WIB. PKB - Teriakan relawan Jokowi-Ma'ruf Amin ke SBY adalah bentuk semangat dan dukungan.
  • 12:47 WIB. PKB - Teriakan relawan Jokowi-Ma'ruf Amin ke SBY bukanlah bentuk provokasi.
  • 12:47 WIB. AP I - Penambahan fasilitas di Bandara Ngurah Rai lebih kompleks karena ada keterkaitan dengan stakeholder.
  • 12:16 WIB. Pertamina - Pertamina menambah dua SPBU satu harga di provinsi berbasis kepulauan NTT.
  • 12:14 WIB. BTN - BTN menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan produk-produk baru.
  • 12:11 WIB. Pertamina - Pertamina menyiapkan penambahan fakultatif LPG 3 kg untuk mengatasi kelangkaaan di Temanggung.
  • 11:52 WIB. BRI - Penjualan dari pembayaran QR code BRI tembus Rp12 miliar.
  • 11:46 WIB. WSBP - Waskita Beton tak terpengaruh pelemahan rupiah.
  • 11:45 WIB. BRI -  BRI akan terus berkomitmen mendukung program-program pemerintah dalam kaitannya dengan stabilitas rupiah.
  • 11:43 WIB. BRI - BRI nilai relaksasi aturan hedging bisa perdalam pasar valas domestik.

Airlangga: Kawasan Industri Bisa Tarik Investasi Rp250 Triliun

Foto Berita Airlangga: Kawasan Industri Bisa Tarik Investasi Rp250 Triliun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menargetkan pada 2018, nilai investasi yang bisa ditarik dari 13 kawasan industri akan mencapai Rp250,7 triliun.

“Pemerintah telah memberikan kemudahan berinvestasi di dalam kawasan industri, antara lain melalui pemberian insentif fiskal dan nonfiskal serta pembentukan satgas untuk penyediaan gas, listrik, air, SDM, lahan, tata ruang, dan lain-lain,” catatnya dalam keterangan di Jakarta, Minggu (7/1/2018).

Ke-13 kawasan industri (KI) tersebut, yaitu KI Morowali, Sulawesi Tengah, KI atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei,  Sumatera Utara, KI Bantaeng, Sulawesi Selatan, KI JIIPE Gresik, Jawa Timur, KI Kendal, Jawa Tengah, dan KI Wilmar Serang, Banten. 

Selanjutnya, KI Dumai, Riau, KI Konawe, Sulawesi Tenggara, KI/KEK Palu, Sulawesi Tengah, KI/KEK Bitung, Sulawesi Utara, KI Ketapang, Kalimantan Barat, KI/KEK Lhokseumawe, Aceh, dan KI Tanjung Buton, Riau. 

Airlangga mengemukakan, pemerintah akan mengadakan roadshow kepada investor potensial dan rating agency agar investor mengenal Indonesia dan mengetahui regulasi-regulasi yang sudah diperbaiki terkait penciptaan iklim investasi yang baik. 

Kementerian Perindustrian telah memfasilitasi pembangunan sejumlah kawasan industri terpadu dengan fasilitas-fasilitas yang menunjang guna memudahkan para investor mengembangkan bisnisnya di Tanah Air.

“Pembangunan kawasan industri juga merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi ketimpangan ekonomi dalam negeri serta mewujudkan Indonesia sentris,” catatnya. 

Sementara itu, menurut dia, proyeksi investasi di industri secara keseluruhan sektor manufaktur pada tahun ini sebanyak Rp352 triliun.

“Dengan adanya investasi di sektor industri, tercipta lapangan kerja baru dan multiplier effect seperti peningkatan nilai tambah dan penerimaan devisa dari ekspor. Oleh karenanya, industri menjadi penunjang utama dari target pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Kementerian Perindustrian RI mencatat, ekspor industri pengolahan nonmigas sampai November tahun 2017 senilai 114,67 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau naik 14,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016 sekira 100,36 miliar dolar AS.

Ekspor industri pengolahan nonmigas ini memberikan kontribusi hingga 74,51 persen dari total ekspor nasional sampai November 2017 yang mencapai 153,90 miliar dolar AS. 

Untuk menggenjot ekspor, dikemukakannya, diperlukan kemudahan akses pasar. Dalam hal ini, Pemerintah RI terus berunding untuk menyepakati perjanjian kerja sama ekonomi yang komprehensif dengan Eropa, AS, dan Australia.

“Kalau hambatannya itu dikurangi, seperti bea masuk ekspor, kinerja indusri tekstil dan alas kaki kita akan ikut naik,” ungkapnya. 

Menperin menyampaikan, saat ini beberapa industri pertumbuhannya di atas pertumbuhan ekonomi. Misalnya, industri makanan dan minuman, industri kimia, industri berbasis hilirisasi baja, industri pulp dan kertas, dan industri perhiasan. 

“Yang terpenting didukung dengan ketersediaan bahan baku dan harga energi yang kompetitif,” jelasnya.

Guna mendongkrak daya saing manufaktur nasional, dinyatakannya, hal utama lainnya yang sedang diupayakan Kemenperin adalah memfasilitasi pemberian insentif fiskal kepada industri yang mengembangkan pendidikan vokasi dan membangun pusat inovasi di Indonesia. 

“Dalam rapat terbatas, saya sampaikan bahwa Kemenperin sudah mengajukan kepada Kementerian Keuangan terkait pemberian tax allowance sebesar 200 persen untuk vokasi dan 300 persen untuk research and development,” jelasnya. 

Ia pun mengemukakan, fasilitas insentif fiskal tersebut merupakan hasil benchmark dengan Thailand dan negara lain. Diharapkan, akan turut meningkatkan daya saing Indonesia dibanding negara ASEAN lain. 

Apalagi, pengelolaan ekonomi di Tanah Air dinilai semakin membaik mulai dari peringkat ease of doing business yang melonjak ke posisi 72 pada tahun 2017 dan peringkat layak investasi yang diberikan lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's (S&P), demikian Airlangga Hartarto.

Tag: Airlangga Hartarto, Kementerian Perindustrian (Kemenperin)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,983.31 3,943.74
British Pound GBP 1.00 19,541.71 19,346.63
China Yuan CNY 1.00 2,185.44 2,163.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,939.00 14,791.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,865.13 10,756.02
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,913.10 1,894.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,936.31 10,826.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,538.39 17,361.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,614.57 3,575.30
Yen Jepang JPY 100.00 13,268.50 13,135.88

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22

Recommended Reading

Senin, 24/09/2018 13:13 WIB

Friksi Perdagangan AS-China Memanas

Senin, 24/09/2018 11:56 WIB

5 Keuntungan Jadi Anak Seorang Pengusaha

Senin, 24/09/2018 10:40 WIB

Transaksi E-Commerce Ditarget US$130 Miliar

Minggu, 23/09/2018 20:30 WIB

Investasi Singapura di Indonesia Naik 38%

Minggu, 23/09/2018 16:10 WIB

Menhub Berencana Terapkan Ganjil Genap di Bali

Minggu, 23/09/2018 13:20 WIB

Dua Strategi Tingkatkan Pariwisata Indonesia

Sabtu, 22/09/2018 13:50 WIB

Kartu GPN dari BI Resmi Luncur di NTT