Portal Berita Ekonomi Kamis, 17 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:22 WIB. Izin Usaha - OJK mencabut izin usaha perusahaan pialang asuransi, PT Bharatre Indonesia Insurance Brokers.
  • 12:02 WIB. IHSG - IHSG ditutup¬†menghijau 0,49% ke level 6.444,86 di akhir sesi I, Kamis (17/01/2019).¬†
  • 11:29 WIB. Direksi - Verdy Rusli diberhentikan sementara waktu dari jabatan Direktur Skybee.
  • 11:28 WIB. Properti - Agung Podomoro Land gandengan Kawan Lama Group untuk kembangkan Podomoro Park Bandung.
  • 09:20 WIB. Dolar AS - Pukul 09.20 WIB, dolar AS menguat 0,14% ke level Rp14.143.¬†

2018, PNM Siap Tambah 23 Kantor Layanan di Pulau Madura

Foto Berita 2018, PNM Siap Tambah 23 Kantor Layanan di Pulau Madura
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM Parman Nataatmadja mengajak Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) kunjungi nasabah Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) di Provinsi Jawa Timur di Pulau Madura. 

Dalam kunjungannya Direktur Utama PNM Parman Nataatmadja mengatakan, saat ini di Madura didukung 34 kantor layanan Mekaar, program Mekaar telah membina 43,331 nasabah yang tersebar di wilayah Madura termasuk Sumenep, Manding, Blutom Saringgi dan Gapura.

“Dengan melihat antusias masyarakat di Pulau Madura ini mendorong kami untuk terus memperluas jaringan layanan ke beberapa wilayah baru seperti madura kepulauan. Kami berencana pada tahun 2018 ini akan membuka 23 kantor layanan baru," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (9/1)2018).

Parman menambahkan saat ini nasabah Mekaar di Madura mayoritas sebagai petani dan pedagang. 

Selain itu, Parman juga mengajak nasabah Mekaar untuk menabung. "Kini mereka dapat mulai menabung dan mulai memahami tata cara pengelolaan keuangan yang baik, dengan memisahkan keuangan pribadi dan usaha," ujarnya sambil berdialog langsung dengan 57 nasabah Mekaar yang terbagi dalam 3 kelompok yaitu Pacentan 2, Pacetan Bun Dalem dan Dumajah.

Sementara itu, Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Achsanul Qosasi mengatakan, BPK RI memberikan apresiasi kepada PNM atas kinerjanya dalam meningkatkan perekonomian perempuan prasejahtera. 

Ia mengaku pihaknya akan mendukung dan turut mengawasi progam Mekaar ini. "Melihat antusias para ibu-ibu yang hadir ini akan menjadi kesempatan yang baik bagi mereka menggunakan waktu luang dan kemampuan dalam mengelola keuangan keluarga untuk menjalankan usaha sekala kecil, tapi dapat memberikan dampak yang besar pada perekonomian keluarga," katanya.

Lanjutnya, Achsanul mengatakan,  Program Mekaar memberikan kesempatan kepada perempuan prasejahtera agar dapat menikmati layanan pembiayaan usaha tanpa agunan, 

"Di mana selama ini perempuan prasejahtera kerap mengalami kesulitan dalam mengakses lembaga keuangan baik perbankan ataupun nonperbankan, dan program ini sangat bagus," pungkasnya.

Tag: PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM), Parman Nataatmadja, Achsanul Qosasi, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

Penulis/Editor: Vicky Fadil

Foto: We

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6413.360 4.576 625
2 Agriculture 1580.665 -4.371 21
3 Mining 1864.283 19.943 47
4 Basic Industry and Chemicals 886.611 -9.234 71
5 Miscellanous Industry 1412.349 17.718 46
6 Consumer Goods 2622.970 -29.125 51
7 Cons., Property & Real Estate 479.075 -1.667 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1144.667 14.212 71
9 Finance 1218.281 4.587 91
10 Trade & Service 789.491 2.967 153
No Code Prev Close Change %
1 CANI 163 210 47 28.83
2 TIRA 250 312 62 24.80
3 AGRS 300 374 74 24.67
4 INCF 300 350 50 16.67
5 BGTG 95 110 15 15.79
6 INPP 650 750 100 15.38
7 VICO 104 119 15 14.42
8 CTTH 122 135 13 10.66
9 TFCO 665 735 70 10.53
10 BEST 234 258 24 10.26
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 360 300 -60 -16.67
2 OCAP 330 282 -48 -14.55
3 YPAS 745 660 -85 -11.41
4 RELI 250 224 -26 -10.40
5 PRIM 570 515 -55 -9.65
6 APEX 1,400 1,295 -105 -7.50
7 OASA 378 350 -28 -7.41
8 ATIC 880 815 -65 -7.39
9 UNIT 268 252 -16 -5.97
10 MIDI 1,060 1,000 -60 -5.66
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 342 348 6 1.75
2 ANTM 820 870 50 6.10
3 PGAS 2,320 2,410 90 3.88
4 UNTR 25,600 26,050 450 1.76
5 TLKM 3,930 3,990 60 1.53
6 KPAS 222 224 2 0.90
7 BBRI 3,780 3,780 0 0.00
8 DOID 565 615 50 8.85
9 BMRI 7,800 7,800 0 0.00
10 BHIT 66 71 5 7.58