Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:23 WIB. Pariwisata - Pemkab Manggarai Barat menargetkan pendapatan pariwisata untuk tahun 2018 mencapai Rp12 miliar.
  • 17:22 WIB. Pelabuhan - Pemkab Kulon Progo mengharapkan Pelabuhan Tanjung Adikarto segera beroperasi sehingga memberi manfaat ke nelayan.
  • 17:17 WIB. Babel - Pemprov Bangka Belitung akan mengembangkan budi daya cabai keriting seluas 75 hektare.
  • 15:52 WIB. Apple - Apple akan umumkan iPad dan Mac baru pada 30 Oktober.
  • 15:52 WIB. Samsung - Samsung bangun pusat teknologi AI di Kanada.
  • 15:51 WIB. Google - Google perkaya fitur integrasi pihak ketiga untuk Gmail.
  • 15:47 WIB. Apple - Apple kantongi paten baru terkait desain iPhone lipat.
  • 15:45 WIB. Huawei - Huawei sebut ponsel lipat 5G besutannya sedang dibuat.
  • 15:44 WIB. Kyocera - Kyocera perkenalkan ponsel tertipis seukuran kartu kredit. 
  • 15:42 WIB. Twitter - Netizen ramaikan #4TahunJokowi di Twitter dengan pujian dan kritikan.
  • 15:40 WIB. Mercedes-Benz - Mercedes-Benz Indonesia rancang ambulans versi mewah.
  • 15:35 WIB. PS4 - Stik PS4 berlapis emas dan permata dijual Rp212 juta.
  • 15:32 WIB. Huawei - Huawei Mate 20 tak pakai sensor monokrom. 
  • 15:31 WIB. Panasonic - Panasonic bikin kacamata kuda elektronik bernama Wear Space untuk pekerja kantoran.
  • 13:36 WIB. Facebook - Facebook rekrut mantan wakil PM Inggris Nick Clegg.

TNI AU Gandeng AirNav Tingkatkan Pertahanan Udara

Foto Berita TNI AU Gandeng AirNav Tingkatkan Pertahanan Udara
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -
AirNav Indonesia Cabang Utama Makassar Air Traffic Service Center (MATSC) bekerjasama dengan TNI Angkatan Udara untuk meningkatkan pertahanan udara Indonesia. Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (Mou) tentang koordinasi operasional untuk menindak pesawat asing yang masuk tanpa izin ke ruang udara Indonesia. 
 
"Alhamdullilah, hari ini kami baru selesai melakukan MoU dengan Kosehanudnas (Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional) II. Dalam perjanjian tersebut diatur teknis koordinasi untuk mengawal ruang udara," kata General Manager AirNav Indonesia Cabang Utama Makassar Air Traffic Service Center (MATSC), Novy Pantaryanto, seusai penandatangan MoU di Makassar, Selasa, (9/1/2018).
 
Selama ini, kerjasama AirNav dan TNI AU sudah berlangsung cukup baik. Namun, untuk memastikan kesiapan dan kesiagapan personel di lapangan, pihaknya bersepakat menjalin kerjasama. Dalam MoU itu, diatur secara rinci dan teknis mengenai prosedur yang harus dilakukan bila ada pesawat asing tanpa izin masuk ke ruang udara Indonesia. Tindakan yang dilakukan bisa pengalihan hingga penghancuran.
 
Kerjasama AirNav dan TNI AU perihal koordinasi operasional peningkatan pertahanan udara merupakan kali pertama. MATSC dan Kosekhanudnas II menjadi pelopor. Novy mengungkapkan tidak menutup kemungkinan kerjasama tersebut akan diperluas di wilayah lain. Toh, di Indonesia ada empat Kosekhanudnas dan dua di antaranya berada di wilayah MATSC. 
 
Panglima Kosekhanudnas II, Marsekal Pertama (Marsma) Tedi Rizalihadi, menuturkan MoU itu menjadi pegangan bagi para petugas AirNav dan TNI AU dalam menghadapi persoalan pesawat asing yang masuk tanpa izin. AirNav akan bertugas untuk mendeteksi awal keberadaan pesawat. Bila ditemukan ada pelanggaran, sambung dia, penindakan akan menjadi domain penuh dari TNI AU. 
 
"AirNav dan TNI AU sama-sama memiliki radar, tapi untuk menindak pesawat yang melintas tanpa izin, maka kami (TNI AU) yang tindaklanjuti. Nah, dengan aturan kerjasama hari ini, maka tentunya akan memudahkan petugas di lapangan untuk laksanakan tugas sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur)," pungkas Tedi. 

Tag: AirNav Indonesia, Novy Pantaryanto

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46