Portal Berita Ekonomi Kamis, 19 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:54 WIB. JSMR - JSMR menarget 1.000 km jalan tol siap dioperasikan hingga awal tahun 2019.
  • 09:53 WIB. JSMR - JSMR harap bukukan laba bersih setelah pajak sekitar Rp300 miliar dari divestasi RDPT.
  • 09:44 WIB. Politik - Demokrat pastikan tak ada sanksi TGB karena dukung Jokowi.
  • 09:43 WIB. Daerah - Kemendagri cap Anies terapkan sistem pencopotan paksa di DKI.
  • 09:43 WIB. Pemilu - PDIP sebut pengacara Rizieq punya rekam jejak baik jadi Caleg.
  • 09:42 WIB. Politik - Sekjen PDIP Tegaskan Hubungan Megawati-SBY Berjalan Baik.
  • 09:42 WIB. Pilpres - Golkar sebut Gerindra berpeluang gabung koalisi Jokowi.
  • 09:42 WIB. Politik - Ngabalin: Kehadiran Riza Chalid urusan NasDem.
  • 09:41 WIB. Hukum - Eks Wapres Boediono dihadirkan jadi saksi dalam sidang BLBI.
  • 09:41 WIB. Pilpres - Mahfudz Siddiq sebut Prabowo sedang cari jalan lain menuju pilpres.
  • 09:41 WIB. Pilpres - Mahfud MD: Jokowi tahu siapa yang didukung rakyat.
  • 09:40 WIB. Pemilu - PDIP rekrut caleg artis kuatkan kepribadian bangsa.
  • 09:40 WIB. Nasional - Presiden Jokowi lantik 724 perwira TNI-Polri.
  • 09:39 WIB. Nasional - Presiden Jokowi: Indonesia harus mampu menghadapi perang dagang.
  • 08:26 WIB. Logistik -┬áJ&T Express akan mulai mengembangkan mesin sorting otomatis guna menghindari human error.

China Selangkah Lebih Maju dari AS Soal Artificial Intelligence?

Foto Berita China Selangkah Lebih Maju dari AS Soal Artificial Intelligence?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Dua ekonomi terbesar di dunia berada di garis depan dalam upaya pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence, namun dewan juri masih belum dapat menentukan negara mana yang memimpin perlombaan tersebut, menurut sebuah start up dengan kehadirannya di Amerika Serikat dan juga China.

"Saya pikir ini masih hari-hari awal, China mungkin mengarah ke ujung ritel dan konsumen, sementara AS mungkin memimpin mengemudi otonom untuk saat ini," ujar Daniel Tu, presiden dan chief product and platform officer di Gen.Life, Senin Konferensi UBS Greater China di Shanghai, sebagaimana dikutip dari CNBC, Selasa (9/1/2018).

Gen.Life adalah start up yang menggunakan teknologi seperti A.I. untuk mengukur risiko dan memperbaiki harga dan distribusi produk asuransi. Perusahaan berusia satu tahun ini didukung oleh perusahaan asuransi besar seperti AIA and American Family Insurance.

“Dalam hal dukungan pemerintah, bagaimanapun, Cina nampaknya memiliki keunggulan,” ungkap Tu.

“Dewan Negara China pada bulan Juli 2017 menetapkan sebuah tujuan untuk memperluas A.I. menjadi industri senilai $150 miliar dalam beberapa tahun ke depan dan mengubah negara tersebut menjadi pusat inovasi untuk A.I. pada tahun 2030,” South China Morning Post melaporkan.

Di negeri Paman Sam, akademisi seperti Presiden MIT L. Rafael Reif telah meminta upaya kolektif yang lebih besar oleh pemerintah, perusahaan dan masyarakat untuk memimpin pengembangan artificial intelligence, catat Tu, seorang mantan eksekutif konglomerat keuangan Cina, Ping An.

"Ada rasa urgensi di dalam institusi akademis terkemuka di Amerika Serikat tentang kurangnya kebijakan sentral dan koheren oleh pemerintah pusat, sedangkan di China, jika Anda melihat White Paper oleh Dewan Negara China baru-baru ini mengenai AI, jelas bahwa China memiliki visi yang jelas tentang bagaimana mereka ingin mengembangkan artificial intelligence," ujar Tu.

"Tapi saya pikir ini masih hari-hari awal." pungkasnya.

Tag: Artificial Intelligence, Kecerdasan Buatan, Amerika Serikat (AS), China (Tiongkok), Donald John Trump, Xi Jinping, Asuransi

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Thomas Peter

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5890.731 29.223 597
2 Agriculture 1448.636 18.709 19
3 Mining 2030.948 37.402 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.836 3.799 70
5 Miscellanous Industry 1171.537 6.552 45
6 Consumer Goods 2430.300 5.099 46
7 Cons., Property & Real Estate 447.579 -0.369 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1090.068 16.401 70
9 Finance 1026.304 6.533 91
10 Trade & Service 871.072 -8.720 143
No Code Prev Close Change %
1 INDR 6,075 7,275 1,200 19.75
2 TCPI 1,090 1,290 200 18.35
3 DSSA 20,525 24,000 3,475 16.93
4 BTON 240 278 38 15.83
5 BNBR 70 81 11 15.71
6 NUSA 254 292 38 14.96
7 POLL 1,305 1,500 195 14.94
8 CSIS 444 505 61 13.74
9 ERAA 2,820 3,130 310 10.99
10 MGRO 338 372 34 10.06
No Code Prev Close Change %
1 TRIO 1,890 1,420 -470 -24.87
2 MFMI 845 640 -205 -24.26
3 OKAS 334 280 -54 -16.17
4 FORU 146 124 -22 -15.07
5 TRUK 496 424 -72 -14.52
6 RODA 580 505 -75 -12.93
7 PEGE 150 133 -17 -11.33
8 GSMF 126 112 -14 -11.11
9 CEKA 1,100 985 -115 -10.45
10 TIRA 157 141 -16 -10.19
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,850 -20 -0.70
2 ERAA 2,820 3,130 310 10.99
3 PGAS 1,725 1,720 -5 -0.29
4 GSMF 126 112 -14 -11.11
5 INDR 6,075 7,275 1,200 19.75
6 TLKM 3,940 4,010 70 1.78
7 BKSL 107 105 -2 -1.87
8 WSKT 2,030 2,030 0 0.00
9 ADRO 1,760 1,865 105 5.97
10 PTBA 4,380 4,330 -50 -1.14