Portal Berita Ekonomi Rabu, 17 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:46 WIB. WhatsApp - WhatsApp dikabarkan kembangkan fitur yang mencegah pesan spam tersebar dalam versi update terbaru 2.17.430.
  • 22:43 WIB. Samsung - Galaxy S9 dan S9+ raih sertifikasi Federal Communications Commission (FCC), lembaga telekomunikasi independen AS.
  • 22:40 WIB. Advan - Advan dilaporkan menguasai 60,8% pasar tablet di kawasan Asia Pasifik.
  • 22:39 WIB. Xiaomi - Kecele Xiaomi Redmi Note 5A, Lazada kebanjiran protes.
  • 22:37 WIB. Xiaomi - Harga Redmi 5A di Vietnam lebih murah dari Indonesia yaitu sekitar Rp980 ribu.

Harga Minyak Terus Menguat Rilis Stok AS

Foto Berita Harga Minyak Terus Menguat Rilis Stok AS
Warta Ekonomi.co.id, New York -

Harga minyak dunia terus menguat pada akhir perdagangan Rabu (10/1/2018) pagi WIB dengan minyak AS mencapai tingkat tertinggi tiga tahun, ketika para pedagang menunggu data resmi di stok minyak mentah AS yang akan dirilis pada Rabu waktu setempat.

Laporan Badan Informasi Energi AS (EIA) pada Rabu waktu setempat diperkirakan akan menunjukkan stok minyak negara itu turun selama delapan minggu berturut-turut, yang akan menjadi penurunan beruntun terpanjang dalam beberapa tahun terakhir.

Para investor juga terus memantau laporan bulanan EIA yang dirilis pada Selasa (9/1), yang menaikkan perkiraan harga 2018 pada West Texas Intermediate (WTI) dan harga minyak mentah Brent serta produksi AS.

EIA mengatakan harga spot minyak mentah WTI diperkirakan mencapai rata-rata 55,33 dolar AS per barel pada 2018 dan 57,43 dolar AS per barel pada 2019, sementara harga minyak mentah Brent diperkirakan mencapai rata-rata 59,74 dolar AS per barel pada 2018 dan 61,43 dolar AS per barel pada 2019.

Sementara itu, rata-rata produksi minyak mentah AS diperkirakan mencapai 9,3 juta barel per hari pada 2017 dan diperkirakan mencapai rata-rata 10,3 juta barel per hari pada 2018, yang akan menandai produksi rata-rata tahunan tertinggi dalam sejarah AS, menurut EIA.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari meningkat 1,23 dolar AS menjadi menetap di 62,96 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, setelah menyentuh level tertinggi sejak Desember 2014 di 63,24 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Maret, bertambah 1,04 dolar AS menjadi ditutup pada 68,82 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange, setelah mencapai titik tertinggi sesi di 69,08 dolar AS, tertinggi sejak Mei 2015.

Kedua kontrak tersebut mencatat penutupan terkuat sejak Desember 2014.

Harga minyak naik tipis pada Selasa (9/1), dengan harga minyak mentah AS menyentuh level tertinggi sejak Desember 2014, didukung oleh penurunan produksi OPEC dan ekspektasi bahwa persediaan minyak mentah AS telah turun selama delapan minggu berturut-turut.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia, mempertahankan batas pasokan mereka di tempat pada 2018, tahun kedua pengekangan, untuk mengurangi kelebihan pasokan global dan menopang harga minyak.

Tag: Minyak, Amerika Serikat (AS), The Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,572.95 3,537.13
British Pound GBP 1.00 18,494.68 18,305.75
China Yuan CNY 1.00 2,081.65 2,060.83
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,400.00 13,266.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,678.46 10,569.02
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,712.61 1,695.42
Dolar Singapura SGD 1.00 10,137.69 10,034.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,439.12 16,273.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,389.83 3,354.24
Yen Jepang JPY 100.00 12,082.96 11,961.05

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6429.692 47.497 571
2 Agriculture 1623.164 15.190 19
3 Mining 1810.452 19.845 43
4 Basic Industry and Chemicals 695.555 11.671 69
5 Miscellanous Industry 1366.892 7.108 43
6 Consumer Goods 2860.412 8.739 47
7 Cons., Property & Real Estate 514.808 3.541 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1177.785 22.479 62
9 Finance 1151.243 6.733 90
10 Trade & Service 927.145 0.951 133
No Code Prev Close Change %
1 LCKM 208 312 104 50.00
2 RBMS 196 264 68 34.69
3 LPLI 136 183 47 34.56
4 LPPS 82 110 28 34.15
5 JMAS 860 1,075 215 25.00
6 ALKA 360 440 80 22.22
7 CASA 195 236 41 21.03
8 BKDP 73 87 14 19.18
9 MLIA 550 650 100 18.18
10 PCAR 920 1,060 140 15.22
No Code Prev Close Change %
1 BSIM 875 670 -205 -23.43
2 IKAI 133 118 -15 -11.28
3 CMPP 498 444 -54 -10.84
4 PYFA 214 194 -20 -9.35
5 NELY 124 115 -9 -7.26
6 AKSI 362 336 -26 -7.18
7 BUVA 520 484 -36 -6.92
8 GTBO 300 280 -20 -6.67
9 VINS 180 168 -12 -6.67
10 NIPS 490 458 -32 -6.53
No Code Prev Close Change %
1 BMTR 690 685 -5 -0.72
2 MEDC 1,140 1,260 120 10.53
3 TLKM 4,120 4,210 90 2.18
4 BUMI 290 284 -6 -2.07
5 PGAS 1,765 1,880 115 6.52
6 WIKA 1,825 1,940 115 6.30
7 ANTM 660 705 45 6.82
8 TRAM 248 268 20 8.06
9 INDY 3,940 4,090 150 3.81
10 BBRI 3,550 3,610 60 1.69