Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:07 WIB. AP II - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan serahkan hak pengelolaan kepada PT AP II di tujuh Bandara UPBU.
  • 16:58 WIB. BUMN - Skema integrasi PGN dan Pertamina ditargetkan rampung pada Maret 2018.
  • 16:54 WIB. Pelindo - Pelindo IV akan buka direct call di Pelabuhan Ambon.
  • 16:38 WIB. Pos - Pos Indonesia gencar berinovasi menuju perusahaan modern.
  • 16:33 WIB. Batam - PT BJS gelar promo diskon untuk meriahkan tahun baru Imlek ke-2569.
  • 15:44 WIB. Finansial - Wapres JK: Dana haji akan naik.
  • 15:43 WIB. Pilkada - Presiden Jokowi minta TNI/Polri jaga netralitas Pilkada.
  • 15:43 WIB. DKI Jakarta - Anies: DKI Jakarta gunakan beras dari Petani lokal.
  • 15:42 WIB. DKI Jakarta - Sandi minta bawahannya budayakan K3.
  • 15:33 WIB. Semarang - Pegadaian Kanwil XI Semarang bidik 330.000 nasabah baru pada 2018.
  • 15:27 WIB. Batam - Bank Mandiri dan RRSBP laksanakan ceremony MoU MHAS. 
  • 15:15 WIB. BUMN - BTN dan BNI tunggu langkah konkret pemerintah terkait rencana merger bank syariah.
  • 15:10 WIB. BTN - BTN proyeksi kredit KPR 2018 tumbuh minimal 20% dari tahun 2017.
  • 15:04 WIB. Pelindo I - Proyek industri di Sumatra capai tahap pembebasan lahan dan penyusunan DED.
  • 15:02 WIB. Pelindo I - Pelindo I akan garap 4 kawasan industri di Sumatera.

Resmikan Bendungan Raknamo, Jokowi: Kemakmuran Ekonomi Akan Naik

Foto Berita Resmikan Bendungan Raknamo, Jokowi: Kemakmuran Ekonomi Akan Naik
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Presiden Joko Widodo saat meresmikan Bendungan Raknamo yang berada di Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang mengatakan masalah yang terjadi di NTT hanya di air, Ia mengatakan jika masalah tersebut dapat diselesaikan kemakmuran ekonomi akan naik.

"Hari ini kita semua masyarakat Kupang, masyarakat NTT pasti bersukacita, berbahagia sekali karena Bendungan Raknamo yang kita nanti-nantikan sejak lama sudah akan segera dimulai proses pengisian airnya," ujar Presiden dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Dalam sambutannya, Presiden juga mengapresiasi kerja cepat yang dilakukan seluruh pihak dalam proses pembangunan Bendungan Raknamo. Mengingat hanya dalam waktu tiga tahun sejak dicanangkan pada bulan Desember 2014, Bendungan Raknamo sudah selesai dibangun dan siap untuk digunakan.

"Alhamdulillah pembangunan Bendungan Raknamo berjalan lebih cepat dari jadwal yang direncanakan. Sekali lagi ini tentu hasil kerja keras siang dan malam dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, kerja keras dari Pak Gubernur dan seluruh bupati dan wali kota yang ada di sekitar bendungan ini," ungkapnya.

Lebih lanjut, Presiden menyatakan bahwa Bendungan Raknamo memiliki sejumlah fungsi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Di antaranya menghasilkan air baku sebanyak 0,1 meter kubik per detik, menghasilkan listrik sebesar 0,22 MW, hingga irigasi 1.250 hektar sawah.

"Sehingga masyarakat merasakan manfaat dari jaringan irigasi yang ada. Dan air itu mengalir dan dimanfaatkan oleh petani untuk meningkatkan produktivitasnya di sawah-sawah mereka," kata Presiden.

Tak hanya Bendungan Raknamo, dalam kunjungannya ke Provinsi Nusa Tenggara Timur kali ini, Presiden juga meresmikan dua Pos Lintas Batas Negara (PLBN), yaitu PLBN Wini di Kabupaten Timor Tengah Utara dan PLBN Motamasin di Kabupaten Malaka.

Presiden pun berharap pemerintah daerah bersama masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar bendungan maupun kawasan perbatasan. 

"Saya titip pada Pak Gubernur, Pak Bupati, dan juga masyarakat sekitar bendungan dan perbatasan untuk ikut menjaga, merawat infrastruktur ini dengan baik," ucap Presiden.

Tag: Nusa Tenggara Timur (NTT), Joko Widodo (Jokowi), Bendungan Raknamo

Penulis: Redaksi

Editor: Vicky Fadil

Foto: Biro Pers Setpres

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,568.95 3,533.13
British Pound GBP 1.00 18,722.94 18,528.87
China Yuan CNY 1.00 2,091.11 2,070.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,385.00 13,251.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,708.00 10,598.15
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,711.86 1,694.70
Dolar Singapura SGD 1.00 10,150.92 10,045.49
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,407.33 16,239.10
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,408.45 3,371.76
Yen Jepang JPY 100.00 12,068.34 11,944.29

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6500.529 9.633 571
2 Agriculture 1634.733 20.582 19
3 Mining 1894.135 46.884 43
4 Basic Industry and Chemicals 706.676 -6.670 69
5 Miscellanous Industry 1376.837 -13.667 43
6 Consumer Goods 2929.549 15.621 47
7 Cons., Property & Real Estate 513.620 -3.545 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1179.922 -3.408 62
9 Finance 1149.544 0.505 90
10 Trade & Service 942.561 5.105 133
No Code Prev Close Change %
1 LCKM 605 755 150 24.79
2 SONA 2,300 2,800 500 21.74
3 LEAD 90 106 16 17.78
4 ALKA 625 735 110 17.60
5 MBSS 735 855 120 16.33
6 CANI 234 266 32 13.68
7 FINN 156 177 21 13.46
8 IKAI 114 126 12 10.53
9 MTRA 342 376 34 9.94
10 ITMA 760 835 75 9.87
No Code Prev Close Change %
1 JECC 5,300 4,720 -580 -10.94
2 DPNS 384 350 -34 -8.85
3 MLIA 620 570 -50 -8.06
4 SKBM 750 700 -50 -6.67
5 GOLD 560 525 -35 -6.25
6 FISH 2,350 2,210 -140 -5.96
7 INTP 22,575 21,450 -1,125 -4.98
8 EXCL 3,150 3,000 -150 -4.76
9 LPCK 3,460 3,310 -150 -4.34
10 TIRT 99 95 -4 -4.04
No Code Prev Close Change %
1 PGAS 2,350 2,470 120 5.11
2 BUMI 288 298 10 3.47
3 FINN 156 177 21 13.46
4 BMTR 650 665 15 2.31
5 LEAD 90 106 16 17.78
6 ADRO 2,180 2,310 130 5.96
7 BBRI 3,620 3,650 30 0.83
8 MBSS 735 855 120 16.33
9 PBRX 498 486 -12 -2.41
10 UNTR 37,400 38,525 1,125 3.01