Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:58 WIB. Wahana - Wahana Duta Jaya Rucika menjalin kemitraan bisnis dengan Ke Kelit, Maezawa, dan Mitsubishi.
  • 16:57 WIB. BJB - Bank BJB ikut membantu membangun Masjid Al Aman di Mapolda Jabar┬ámelalui dana CSR.
  • 16:14 WIB. BUMN - Inalum bersama anggota holding BUMN pertambangan membentuk perusahaan patungan khusus pengolahan limbah.
  • 16:05 WIB. BBNI - BNI meresmikan Rumah Kreatif BUMN di Tual, Maluku.
  • 12:10 WIB. Asus - Berdasarkan laporan GfK, Asus meraup 41% pangsa pasar laptop di Indonesia.
  • 12:08 WIB. Asus - Asus sebut Xiaomi sebagai lawan berat di Indonesia.
  • 12:06 WIB. Instagram - Pengguna bakal bisa pasang stiker GIF di Insta Stories.
  • 12:03 WIB. WhatsApp - WhatsApp Business sudah tersedia di Indonesia.

Permintaan All New Rush Tinggi, TAM Genjot Produksi Hingga 3500 Unit

Foto Berita Permintaan All New Rush Tinggi, TAM Genjot Produksi Hingga 3500 Unit
Warta Ekonomi.co.id, Balikpapan -

Toyota Astra Motor kewalahan memenuhi permintaan customer atas kehadiran Toyota All New Rush yang sudah diperkenalkan sejak akhir November lalu. Bahkan, dari produksi bulanan 3500 unit secara nasional permintaan mencapai 5000 unit.

GM TAM  Area Kalimantan dan Wilayah Indonesia Timur Dharmawan Harlim mengaku pihaknya kewalahan atas permintaan All New Rush yang sangat tinggi ini. Hal itu mengakibatkan mereka yang berminat akan inden hingga dua bulan ke depan.

"Avansa dari 13 ribu menjadi 10 ribu per bulan. Jadi, setiap kali ada model yang naikin pasti ada model lain yang dikurangi. Pergesaran ini kita mulai Januari ini," katanya di sela-sela customer ghatering All New Rush, di Balikpapan Rabu malam (10/1/2018).

Dia memperkirakan terjadi penurunan permintaan bagi Avanza, tetapi ternyata tidak terjadi sehingga dengan pengurangan produksi karena pergeseran ini.

"Makin bulan itu akan bergeser. Nah, perkiraan kita permintaan Avanza agak turun, tapi nyata tidak. Ini problem kita. Kalau kita nambah orang untuk produksi enggak gampang karena ahli mekanik ini pelatihan lama," jelasnya.

Saat ini All New Rush menurut Dharmawan masih untuk pemenuhan pasar domestik. "Sementara ini domestik karena domestik saja permintaan enggak karuan, tapi ke depan ini akan kita ekspor sebagian besar ke Asia Pasifik," tuturnya.

Dharmawan menyebutkan pada 2018 ini terdapat dua produk baru yang akan diluncurkan, salah satunya All New Rush dan dua produk penyegaran. 

TAM sementara ini fokus pada segmen pasar kelas menengah ke atas mengingat di kelas kendaraan dengan harga Rp200 juta ke bawah masih landai.

"Kondisi menengah ke bawah masih stagnan, tapi menengah ke atas kondisinya malahan naik. Harga kendaraan di atas 200 juta itu naik permintaan tapi yang di bawah Rp200 juta," tukasnya.

Tag: PT Toyota Astra Motor (TAM), Dharmawan Harlim

Penulis: Andi Aliev

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,572.42 3,536.60
British Pound GBP 1.00 18,620.54 18,430.33
China Yuan CNY 1.00 2,087.92 2,067.04
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,398.00 13,264.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,739.84 10,629.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,713.36 1,696.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,149.23 10,044.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,405.85 16,240.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.10 3,366.50
Yen Jepang JPY 100.00 12,065.92 11,944.17

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6490.896 18.230 571
2 Agriculture 1614.151 -12.818 19
3 Mining 1847.251 16.461 43
4 Basic Industry and Chemicals 713.346 6.521 69
5 Miscellanous Industry 1390.504 10.945 43
6 Consumer Goods 2913.928 21.201 47
7 Cons., Property & Real Estate 517.165 -1.786 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1183.330 2.390 62
9 Finance 1149.039 -2.770 90
10 Trade & Service 937.456 2.920 133
No Code Prev Close Change %
1 FINN 116 156 40 34.48
2 LCKM 486 605 119 24.49
3 TFCO 620 720 100 16.13
4 MPPA 430 486 56 13.02
5 PCAR 1,480 1,670 190 12.84
6 SKBM 670 750 80 11.94
7 OMRE 1,700 1,900 200 11.76
8 ESTI 73 81 8 10.96
9 GJTL 745 825 80 10.74
10 ARTA 268 296 28 10.45
No Code Prev Close Change %
1 RALS 1,500 1,240 -260 -17.33
2 FMII 600 500 -100 -16.67
3 IKAI 126 114 -12 -9.52
4 CANI 254 234 -20 -7.87
5 DWGL 540 498 -42 -7.78
6 MBTO 174 161 -13 -7.47
7 AISA 615 570 -45 -7.32
8 DSNG 420 392 -28 -6.67
9 INCF 202 190 -12 -5.94
10 PYFA 197 186 -11 -5.58
No Code Prev Close Change %
1 PGAS 2,200 2,350 150 6.82
2 BMTR 650 650 0 0.00
3 AISA 615 570 -45 -7.32
4 GJTL 745 825 80 10.74
5 ENRG 165 168 3 1.82
6 BBNI 9,500 9,425 -75 -0.79
7 TLKM 4,170 4,160 -10 -0.24
8 BUMI 286 288 2 0.70
9 KREN 555 550 -5 -0.90
10 INDY 4,050 4,200 150 3.70