Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:59 WIB. Meizu - Smartphone Meizu M6s diperkirakan mulai tersedia di Tanah Air sekitar Maret 2018.
  • 10:59 WIB. Teknologi -┬áKualitas fiber optic di Indonesia bakal setara Silicon Valley.
  • 10:57 WIB. Smartphone - Samsung Galaxy Note 8, iPhone X, LG V30 Plus, OnePlus 5T, dan Xiaomi Mi A1 jadi smartphone dengan dual kamera terbaik.
  • 10:53 WIB. Apple - iPhone generasi baru bakal usung bezel makin tipis.
  • 10:50 WIB. Apple - iPhone X bikin pangsa pasar smartphone Apple naik.
  • 10:47 WIB. Motorola - Ponsel pintar Moto C Plus diklaim tahan 30 jam.
  • 09:40 WIB. Daerah - Wiranto janji akan sikat pungli di Sungai Citarum.
  • 09:39 WIB. Hukum - Hari ini, Kamis (18/1) Wagub Sandiaga akan penuhi panggilan Polisi.
  • 09:02 WIB. Jepang - Media di Jepang meminta maaf karena keluarkan peringatan palsu rudal Korea Utara.
  • 09:00 WIB. Rudal - Korea Utara lanjutkan proyek rudal balistik berbasis kapal selam.
  • 08:59 WIB. Rusia - Donald Trump tuding Rusia bantu Korea Utara dalam hindari sanksi.
  • 08:59 WIB. Trump - Senator AS samakan Donald Trump dengan diktator Soviet, Stalin.
  • 08:57 WIB. Korea Utara - Rex Tillerson: sanksi benar-benar mulai melukai Korea Utara.
  • 08:57 WIB. Palestina - Indonesia usulkan materi Palestina masuk kurikulum sekolah.
  • 08:56 WIB. Palestina - Bentrok dengan militer Israel, 70 warga Palestina terluka.

Aprindo: Pelaku Usaha di Bali Jangan Panik

Foto Berita Aprindo: Pelaku Usaha di Bali Jangan Panik
Warta Ekonomi.co.id, Denpasar -

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Bali mengatakan secara umum kondisi dunia usaha khususnya perdagangan di daerah setempat masih kondusif meski ada penutupan lima gerai jaringan pusat perbelanjaan Hardys.

Ketua Aprindo Bali Gusti Ketut Sumardayasa di Denpasar, Kamis (11/1/2018), mengimbau pelaku usaha ritel setempat untuk tidak panik melihat perkembangan jaringan bisnis salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Pulau Dewata itu.

Menurut dia, penutupan secara masif gerai Hardys tersebut bukan karena pengaruh ekonomi dan gaya berbelanja masyarakat saat ini yang serba cepat dalam jaringan atau "online".

"Kami perkirakan penutupan itu karena masalah internal manajemen yang sangat pelik," ucapnya.

Menurut Gusti, pertumbuhan ekonomi di Bali pada triwulan ketiga tahun 2017 mencapai 6,01 persen atau berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,06 persen.

Selain itu, konsumsi masyarakat dinilai cukup baik walaupun sempat mengalami penurunan di akhir tahun akibat pengaruh erupsi Gunung Agung yang bermuara pada pendapatan masyarakat yang dominan ditunjang dari sektor pariwisata.

Gusti menjelaskan, gejala-gejala permasalahan di internal Hardys, sebenarnya sudah mulai terlihat sejak pertengahantahun 2016 baik dari sisi kelengkapan barang dan permasalahan dengan pihak pemasok barang atau "supplier" dan perbankan.

Senada dengan Gusti, Sekretaris Aprindo Bali I Made Abdi Negara menilai masalah internal manajemen yang menyebabkan kondisi Hardys seperti saat ini.

Begitu juga dengan kondisi usaha ritel yang masih kondusif meski di tengah perlambatan ekonomi yang tidak sekencang beberapa tahun sebelumnya.

Kondisi penurunan daya beli masyarakat yang sempat terjadi di akhir tahun, lanjut dia, tidak serta merta dapat menimbulkan permasalahan skala besar seperti penutupan gerai tersebut.

Sektor perdagangan "online" yang sering dituding sebagai biang kerok penutupan lima gerai tersebut, menurut dia, bukan menjadi alasan karena secara nasional omzetnya tidak lebih dari 1,6 persen dari total omzet ritel nasional.

"Apalagi di Bali dengan segmentasi menengah ke bawah yang masih awam berbelanja 'online' pada barang-barang grosir," ucapnya.

Pengusaha yang kerap mengadakan lokakarya ritel itu mengharapkan agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan manajemen baru yang saat ini diambil alih oleh PT Arta Sedana Retailindo.

Abdi juga mengharapkan pemerintah turun tangan dan segera melakukan koordinasi dan komunikasi dengan para pihak terkait, termasuk Aprindo Bali untuk menyikapi efek domino yang bisa saja terjadi.

Tag: Gusti Ketut Sumardayasa, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,570.29 3,534.46
British Pound GBP 1.00 18,486.23 18,299.91
China Yuan CNY 1.00 2,081.29 2,060.46
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,390.00 13,256.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,691.92 10,578.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,711.49 1,694.34
Dolar Singapura SGD 1.00 10,142.40 10,039.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,442.92 16,277.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,394.17 3,355.95
Yen Jepang JPY 100.00 12,107.79 11,985.53

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6444.518 14.826 571
2 Agriculture 1629.888 6.724 19
3 Mining 1822.952 12.500 43
4 Basic Industry and Chemicals 710.874 15.319 69
5 Miscellanous Industry 1364.759 -2.133 43
6 Consumer Goods 2852.113 -8.299 47
7 Cons., Property & Real Estate 516.903 2.095 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1189.925 12.140 62
9 Finance 1146.811 -4.432 90
10 Trade & Service 933.250 6.105 133
No Code Prev Close Change %
1 PGAS 1,880 2,360 480 25.53
2 LCKM 312 390 78 25.00
3 BSIM 670 835 165 24.63
4 PCAR 1,060 1,260 200 18.87
5 CASA 236 280 44 18.64
6 INCF 194 220 26 13.40
7 AKSI 336 378 42 12.50
8 IKAI 118 132 14 11.86
9 ITMA 615 685 70 11.38
10 SMDR 454 505 51 11.23
No Code Prev Close Change %
1 FORU 248 194 -54 -21.77
2 RBMS 264 224 -40 -15.15
3 LPPS 110 97 -13 -11.82
4 BMAS 382 346 -36 -9.42
5 MBTO 161 147 -14 -8.70
6 BPFI 660 610 -50 -7.58
7 LPLI 183 170 -13 -7.10
8 BKDP 87 81 -6 -6.90
9 HDTX 344 324 -20 -5.81
10 PORT 360 340 -20 -5.56
No Code Prev Close Change %
1 PGAS 1,880 2,360 480 25.53
2 LMAS 64 62 -2 -3.12
3 IKAI 118 132 14 11.86
4 BMTR 685 675 -10 -1.46
5 WIKA 1,940 2,050 110 5.67
6 ZINC 1,695 1,700 5 0.29
7 TLKM 4,210 4,200 -10 -0.24
8 ANTM 705 730 25 3.55
9 PBRX 496 505 9 1.81
10 BUMI 284 284 0 0.00