Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Apple - Update iOS 11 memungkinkan pengguna mengatur performa baterai.
  • 15:59 WIB. Sony - Produksi smartphone, Sony tak berniat saingi Apple dan Samsung.
  • 15:32 WIB. Sleman - Bank Sleman akan ubah status dari PD menjadi PT.
  • 15:27 WIB. PLN - Hindun Mulaika minta Pemerintah dan PLN batalkan rencana pembangunan 9 PLTU Jawa-Bali. 
  • 15:25 WIB. PIM - Beroperasi kembali, PIM akan datangkan pasokan gas sementara dari PLN. 
  • 14:44 WIB. KLSE - Bank Maybank Indonesia membidik pertumbuhan kredit 10% pada 2018.
  • 14:43 WIB. WTON - Wijaya Karya Beton resmi mengoperasikan jalur empat pabrik produk beton senilai Rp162 miliar di Lampung Selatan.
  • 14:21 WIB. MBDI - Mercedes-Benz Distribution Indonesia akan menggelar Weekend Test Drive di Epiwalk pada 26-28 Januari 2018.
  • 14:20 WIB. Logistik - Jasa Armada Indonesia akan memperluas ekspansi dengan menggarap jasa pemanduan kapal di Banten Selatan.
  • 12:40 WIB. Politik - Ketua MPR minta hargai putusan Presiden Jokowi rombak kabinet.
  • 12:39 WIB. Politik - Pilkada 2018 akan banyak artis yang menjadi Juru Kampanye.
  • 11:27 WIB. Olimpiade - Korea Utara akan gelar parade militer besar-besaran satu hari sebelum Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan.
  • 11:25 WIB. Jerman - Topan Frederike tewaskan tiga orang di Belanda dan dua lainnya di Jerman.

TNI AU dan AirNav Klaim Pelanggaran di Ruang Udara Menurun

Foto Berita TNI AU dan AirNav Klaim Pelanggaran di Ruang Udara Menurun
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -
TNI Angkatan Udara dan AirNav Indonesia menjalin sinergitas untuk mencegah dan menindak pelanggaran di ruang udara. Kerjasama itu diharapkan membuat pelanggaran bisa semakin ditekan. Dalam dua tahun terakhir, TNI dan AirNav mengklaim pelanggaran di ruang udara Indonesia semakin menurun dan diharapkan tidak ada lagi pada masa mendatang.
 
"Alhamdullilah, ada penurunan drastis pelanggaran. Secara keseluruhan pada 2017 hanya 30 pelanggaran, jauh menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 100-an pelanggaran," kata Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas) II, Marsma Tedi Rizalihadi di sela penandatanganan MoU tentang koordinasi operasional pelanggaran ruang udara di Makassar, kemarin. 
 
Secara utuh, Tedi mengungkapkan pelanggaran di ruang udara Indonesia tersebar pada pelbagai wilayah. Diketahui terdapat tiga Alur Laut Kepulauan Indonesia atau ALKI yang menjadi pedoman penerbangan. Kebanyakan pelanggaran terjadi pada ALKI III. Banyaknya pelanggaran di wilayah itu lantaran banyaknya pesawat asing yang melintas. ALKI III terbilang digemari karena menghubungkan utara dan selatan. 
 
Melalui kerjasama dengan AirNav Indonesia Cabang Utama Makassar Air Traffic Service Center (MATSC), Tedi meyakini pelanggaran bisa lebih ditekan. Toh, sudah ada chemistry antara TNI AU dan AirNav dalam penanganan pesawat asing yang masuk tanpa izin. TNI AU juga telah menyiagakan pesawat tempur Sukhoi di pangkalan utamanya, khususnya di Makassar. 
 
"Penempatan pesawat (tempur) di pangkalan terdepan dan itu dilakukan secara bergantian. Ya bergantung ancaman dan perkembangan. Kalau ditanya tadi berapa jumlahnya, itu rahasia," ucap Tedi. 
 
General Manager AirNav Indonesia Cabang Utama Makassar Air Traffic Service Center (MATSC), Novy Pantaryanto, mengatakan kerjasama koordinasi operasional dengan TNI AU merupakan bukti kontribusi AirNav dalam menjaga pertahanan negara, khususnya di ruang udara. AirNav ditegaskannya tidak sebatas melakukan layanan navigasi untuk penerbangan sipil, tapi juga militer. 
 
Menurut Novy, dalam MoU itu diatur teknis koordinasi perihal penanggulangan bila ada pesawat asing yang melintas tanpa izin di ruang udara Indonesia. Secara prosedur, pihaknya sebatas melakukan identifikasi untuk selanjutnya dilaporkan ke TNI AU. Penindakan menjadi domain militer, baik itu berupa pengalihan sampai penghancuran. 
 
Kerjasama AirNav dan TNI AU perihal koordinasi operasional peningkatan pertahanan udara merupakan kali pertama. MATSC dan Kosekhanudnas II menjadi pelopor. Novy mengungkapkan tidak menutup kemungkinan kerjasama tersebut akan diperluas di wilayah lain. Toh, di Indonesia ada empat Kosekhanudnas dan dua di antaranya berada di wilayah MATSC. 

Tag: AirNav Indonesia, Novy Pantaryanto, Tentara Nasional Indonesia (TNI)

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,572.42 3,536.60
British Pound GBP 1.00 18,620.54 18,430.33
China Yuan CNY 1.00 2,087.92 2,067.04
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,398.00 13,264.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,739.84 10,629.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,713.36 1,696.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,149.23 10,044.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,405.85 16,240.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.10 3,366.50
Yen Jepang JPY 100.00 12,065.92 11,944.17

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6472.666 28.148 571
2 Agriculture 1626.969 -2.919 19
3 Mining 1830.790 7.838 43
4 Basic Industry and Chemicals 706.825 -4.049 69
5 Miscellanous Industry 1379.559 14.800 43
6 Consumer Goods 2892.727 40.614 47
7 Cons., Property & Real Estate 518.951 2.048 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1180.940 -8.985 62
9 Finance 1151.809 4.998 90
10 Trade & Service 934.536 1.286 133
No Code Prev Close Change %
1 LCKM 390 486 96 24.62
2 AISA 494 615 121 24.49
3 ENRG 133 165 32 24.06
4 RALS 1,235 1,500 265 21.46
5 ALKA 488 590 102 20.90
6 MBTO 147 174 27 18.37
7 PCAR 1,260 1,480 220 17.46
8 LTLS 660 750 90 13.64
9 DSNG 372 420 48 12.90
10 ESSA 226 250 24 10.62
No Code Prev Close Change %
1 WICO 550 496 -54 -9.82
2 APII 220 199 -21 -9.55
3 AKSI 378 342 -36 -9.52
4 MIDI 1,050 960 -90 -8.57
5 DWGL 590 540 -50 -8.47
6 INCF 220 202 -18 -8.18
7 PGAS 2,360 2,200 -160 -6.78
8 PSSI 192 179 -13 -6.77
9 AMIN 416 388 -28 -6.73
10 LMAS 62 58 -4 -6.45
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 101 95 -6 -5.94
2 PGAS 2,360 2,200 -160 -6.78
3 ENRG 133 165 32 24.06
4 AISA 494 615 121 24.49
5 ANTM 730 740 10 1.37
6 BBRI 3,630 3,620 -10 -0.28
7 MEDC 1,270 1,300 30 2.36
8 TLKM 4,200 4,170 -30 -0.71
9 KREN 560 555 -5 -0.89
10 PBRX 505 500 -5 -0.99