Portal Berita Ekonomi Rabu, 17 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:46 WIB. WhatsApp - WhatsApp dikabarkan kembangkan fitur yang mencegah pesan spam tersebar dalam versi update terbaru 2.17.430.
  • 22:43 WIB. Samsung - Galaxy S9 dan S9+ raih sertifikasi Federal Communications Commission (FCC), lembaga telekomunikasi independen AS.
  • 22:40 WIB. Advan - Advan dilaporkan menguasai 60,8% pasar tablet di kawasan Asia Pasifik.
  • 22:39 WIB. Xiaomi - Kecele Xiaomi Redmi Note 5A, Lazada kebanjiran protes.
  • 22:37 WIB. Xiaomi - Harga Redmi 5A di Vietnam lebih murah dari Indonesia yaitu sekitar Rp980 ribu.

Tentangan Dijadikan Tantangan

Foto Berita Tentangan Dijadikan Tantangan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bisnis konstruksi merupakan salah satu industri yang menyedot pendanaan besar. Oleh sebab itu, kajian-kajian mendalam sebelum pengerjaan proyek sangat penting dilakukan untuk menghindari kerugian bagi kontraktor atau perusahaan konstruksi tersebut. Namun, dalam dunia bisnis, kerugian usaha merupakan suatu hal yang wajar terjadi. Hal tersebut diakui oleh Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk, M Choliq, yang telah menjabat sejak 2008. 

“Saya sering berhadapan dengan proyek-proyek merugi. Namun, dalam dunia bisnis ini adalah hal wajar menurut saya,” kata Choliq saat dijumpai di Hotel Fairmont, Jakarta, 18 September 2017.

Awal bergabung dengan Waskita, Choliq langsung berhadapan dengan laporan keuangan perseroan yang merugi. Saat itu, perseroan mencatatkan nilai ekuitas minus hingga Rp191,48 miliar akibat strategi mempercantik laporan keuangan atau window dressing yang melampaui batas. 

Saat itu, Choliq mengambil langkah untuk membersihkan atau cleaning balance sheet laporan keuangan perseroan. Langkah tersebut sempat mendapat tentangan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat itu. Sofyan Djalil menilai kebijakan Choliq berpotensi mematikan Waskita. Namun, Choliq bergeming dan memutuskan untuk membersihkan laporan keuangan Waskita.

Hasilnya, perseroan mampu mencatatkan laba sebesar Rp172 miliar pada 2011. Ekuitas perseroan tercatat kembali positif sebesar Rp620 miliar. Lalu, pendapatan perseroan mencapai Rp7,27 triliun yang merupakan tertinggi dibandingkan perusahaan konstruksi BUMN lainnya saat itu.

Dalam memimpin perusahaan, Choliq merupakan sosok yang tegas. Ia tidak segan untuk mencopot karyawannya yang salah atau gagal dalam bisnis karena korupsi. Bukan hanya staf biasa, tetapi kepala divisi juga dicopot dari jabatannya. 

Kinerja Waskita di bawah kepemimpinan Choliq bergerak ke arah positif. Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,4 triliun pada semester I tahun 2017, naik 145% dibanding periode sama tahun lalu. Pendapatan perseroan juga meningkat sebesar 92,4% dibanding tahun sebelumnya, menjadi Rp15,5 triliun.

Tag: PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Muhammad Choliq

Penulis: Moch Januar Rizki

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,572.95 3,537.13
British Pound GBP 1.00 18,494.68 18,305.75
China Yuan CNY 1.00 2,081.65 2,060.83
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,400.00 13,266.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,678.46 10,569.02
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,712.61 1,695.42
Dolar Singapura SGD 1.00 10,137.69 10,034.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,439.12 16,273.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,389.83 3,354.24
Yen Jepang JPY 100.00 12,082.96 11,961.05

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6429.692 47.497 571
2 Agriculture 1623.164 15.190 19
3 Mining 1810.452 19.845 43
4 Basic Industry and Chemicals 695.555 11.671 69
5 Miscellanous Industry 1366.892 7.108 43
6 Consumer Goods 2860.412 8.739 47
7 Cons., Property & Real Estate 514.808 3.541 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1177.785 22.479 62
9 Finance 1151.243 6.733 90
10 Trade & Service 927.145 0.951 133
No Code Prev Close Change %
1 LCKM 208 312 104 50.00
2 RBMS 196 264 68 34.69
3 LPLI 136 183 47 34.56
4 LPPS 82 110 28 34.15
5 JMAS 860 1,075 215 25.00
6 ALKA 360 440 80 22.22
7 CASA 195 236 41 21.03
8 BKDP 73 87 14 19.18
9 MLIA 550 650 100 18.18
10 PCAR 920 1,060 140 15.22
No Code Prev Close Change %
1 BSIM 875 670 -205 -23.43
2 IKAI 133 118 -15 -11.28
3 CMPP 498 444 -54 -10.84
4 PYFA 214 194 -20 -9.35
5 NELY 124 115 -9 -7.26
6 AKSI 362 336 -26 -7.18
7 BUVA 520 484 -36 -6.92
8 GTBO 300 280 -20 -6.67
9 VINS 180 168 -12 -6.67
10 NIPS 490 458 -32 -6.53
No Code Prev Close Change %
1 BMTR 690 685 -5 -0.72
2 MEDC 1,140 1,260 120 10.53
3 TLKM 4,120 4,210 90 2.18
4 BUMI 290 284 -6 -2.07
5 PGAS 1,765 1,880 115 6.52
6 WIKA 1,825 1,940 115 6.30
7 ANTM 660 705 45 6.82
8 TRAM 248 268 20 8.06
9 INDY 3,940 4,090 150 3.81
10 BBRI 3,550 3,610 60 1.69