Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:33 WIB. Minyak - Minyak alami kerugian mingguan pertamanya dalam lima minggu, menetap di $63,37 per barel, di tengah kekhawatiran tentang kenaikan 'output' AS.
  • 05:32 WIB. Emas - Emas naik dikarenakan dolar terguncang oleh ketakutan pemerintah AS soal 'shutdown'.
  • 05:30 WIB. Saudi - Menteri energi Saudi mendesak produsen minyak untuk memperluas kerja sama di 2018.
  • 05:28 WIB. Turki¬†- Kemlu Turki jelaskan para Duta Besar soal operasi militer yang berlangsung di Afrin, Suriah.
  • 05:26 WIB. Afrin - Militer Turki: 153 teroris ditembak mati dalam operasi Afrin.
  • 05:25 WIB. Yunani - Ratusan ribu warga Yunani tuntut Macedonia berganti nama.
  • 05:24 WIB. Nuklir - Korea Utara nyaris nyatakan perang nuklir setelah menangkap kapal mata-mata AS.
  • 05:23 WIB. Yerusalem - Raja Yordania ke Mike Pence: Yerusalem Timur adalah ibu kota Palestina.
  • 05:22 WIB. Afghanistan¬†- 19 orang tewas akibat sebuah aksi penyerangan dan penyanderaan pada sebuah hotel di Kabul, Afghanistan.
  • 05:21 WIB. Rohingya - Ketegangan meningkat di kamp Rohingya di Bangladesh saat menjelang upaya repatriasi pengungsi ke Myanmar.
  • 05:20 WIB. Suriah - Otoritas Prancis serukan pertemuan darurat DK PBB bahas soal Suriah.
  • 22:04 WIB. Apple - Apple bakal buka kantor baru di Amerika Serikat dan rekrut 20.000 karyawan.
  • 21:57 WIB. Xiaomi - Xiaomi resmi buka Authorized Mi Store di Emporium Pluit Mall, Minggu (21/1/2018).
  • 21:53 WIB. Facebook - Facebook hanya akan munculkan berita terpercaya di News Feed.
  • 20:07 WIB. Jayapura - PLN ungkap tunggakan pelanggan Jayapura capai Rp31,8 miliar hingga akhir 2017.

Indonesia Impor Beras, Bulog Pastikan Sulsel Tak Terpengaruh

Foto Berita Indonesia Impor Beras, Bulog Pastikan Sulsel Tak Terpengaruh
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) memutuskan melakukan impor beras khusus sebanyak 500 ribu ton untuk menjaga stok dan harga beras di pasaran. Kebijakan pemerintah diyakini tidak akan berpengaruh di Sulsel yang merupakan daerah produsen beras. 

Kepala Divisi Perum Bulog Sulselbar, Dindin Syamsuddin, menanggapi santai kebijakan pemerintah yang mengimpor beras khusus dari Thailand dan Vietnam. Pihaknya yakin Sulsel tidak akan terpengaruh. Toh, Sulsel memang tidak memiliki sejarah menerima beras, malah dikenal sebagai daerah pengekspor. 

"Sulsel itu pengekspor beras. Nggak ada itu sejarah (Sulsel) terima beras. Insya Allah, daerah kita aman. Lihat sendiri, stok cukup dan harga relatif stabil, bahkan rata-ratanya di bawah HET (Harga Eceran Tertinggi)," kata Dindin, seusai melepas 100 ribu ton beras untuk operasi pasar di Gudang Bulog Sulselbar, Jumat (12/1/2018).

Menurut Dindin, setelah melakukan pemantauan di seluruh wilayah Sulselbar, pihaknya memastikan stok dan harga beras masih terkendali. Hanya di Pasar Lakessi, Kota Parepare, diakuinya sempat terjadi lonjakan harga. Namun, semuanya sudah diatasi, termasuk dengan melakukan operasi pasar untuk menekan lonjakan harga beras. 

Dindin mengeklaim stok beras di Sulsel aman untuk kebutuhan masyarakat. Karenanya, Bulog berencana untuk memasok kebutuhan beras provinsi lainnya. Sejauh ini, Sulsel telah memasok beras ke Papua, Ambon, Bali dan Sumatera, kecuali Lampung. Bahkan, beberapa daerah di Jawa, termasuk Jakarta pun menikmati beras asal Sulsel.

Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan, Kasan, mengakui Sulsel merupakan daerah pemasok beras di Indonesia. Hal itu dibuktikannya saat berkunjung ke sejumlah daerah di Indonesia. "Sewaktu ke Batam dan Ambon, saya lihat sendiri. Ternyata, rata-rata beras yang beredar berasal dari Sulawesi," ucapnya. 

Menurut Kasan, meski stok dan harga beras di Sulsel terbilang aman, kewaspadaan tetap harus dilakukan. Untuk itu, Kasan yang mewakili Kemendag tetap meminta adanya operasi pasar di wilayah Sulsel. Bukan semata untuk menstabilkan harga, tapi juga langkah pencegahan. Terlebih, beras merupakan komoditas penting dan utama. 

Tag: Sulawesi Selatan, Bulog Sulselbar, Dindin Syamsuddin

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,572.42 3,536.60
British Pound GBP 1.00 18,620.54 18,430.33
China Yuan CNY 1.00 2,087.92 2,067.04
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,398.00 13,264.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,739.84 10,629.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,713.36 1,696.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,149.23 10,044.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,405.85 16,240.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.10 3,366.50
Yen Jepang JPY 100.00 12,065.92 11,944.17

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6490.896 18.230 571
2 Agriculture 1614.151 -12.818 19
3 Mining 1847.251 16.461 43
4 Basic Industry and Chemicals 713.346 6.521 69
5 Miscellanous Industry 1390.504 10.945 43
6 Consumer Goods 2913.928 21.201 47
7 Cons., Property & Real Estate 517.165 -1.786 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1183.330 2.390 62
9 Finance 1149.039 -2.770 90
10 Trade & Service 937.456 2.920 133
No Code Prev Close Change %
1 FINN 116 156 40 34.48
2 LCKM 486 605 119 24.49
3 TFCO 620 720 100 16.13
4 MPPA 430 486 56 13.02
5 PCAR 1,480 1,670 190 12.84
6 SKBM 670 750 80 11.94
7 OMRE 1,700 1,900 200 11.76
8 ESTI 73 81 8 10.96
9 GJTL 745 825 80 10.74
10 ARTA 268 296 28 10.45
No Code Prev Close Change %
1 RALS 1,500 1,240 -260 -17.33
2 FMII 600 500 -100 -16.67
3 IKAI 126 114 -12 -9.52
4 CANI 254 234 -20 -7.87
5 DWGL 540 498 -42 -7.78
6 MBTO 174 161 -13 -7.47
7 AISA 615 570 -45 -7.32
8 DSNG 420 392 -28 -6.67
9 INCF 202 190 -12 -5.94
10 PYFA 197 186 -11 -5.58
No Code Prev Close Change %
1 PGAS 2,200 2,350 150 6.82
2 BMTR 650 650 0 0.00
3 AISA 615 570 -45 -7.32
4 GJTL 745 825 80 10.74
5 ENRG 165 168 3 1.82
6 BBNI 9,500 9,425 -75 -0.79
7 TLKM 4,170 4,160 -10 -0.24
8 BUMI 286 288 2 0.70
9 KREN 555 550 -5 -0.90
10 INDY 4,050 4,200 150 3.70