Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:25 WIB. Transportasi - Luhut ancam yang beking di proyek LRT.
  • 07:25 WIB. Pilgub Jatim - Khofifah dan Emil lengkapi berkas-berkas pendaftaran.
  • 07:24 WIB. Politik - Hanura kubu OSO: Hati-hati menuduh main duit.
  • 07:21 WIB. OJK - OJK mengupayakan peran INKB agar lebih dioptimalkan dalam mendukung pembangunan infrasruktur.
  • 07:20 WIB. IHSG - Binaartha Sekuritas memprediksi IHSG akan menembus level 6.500 pada hari ini.
  • 20:33 WIB. Inggris - Otoritas Inggris kini punya Kementerian Urusan Kesepian.
  • 20:21 WIB. Inggris - Anggota Parlemen Inggris loloskan RUU Brexit.

Kementan Perluas Cakupan Asuransi Tani

Foto Berita Kementan Perluas Cakupan Asuransi Tani
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Pertanian berencana memperluas cakupan asuransi program pemerintah untuk usaha tani tanaman pangan yang memiliki fluktuasi harga yang tinggi, seperti cabai dan bawang.

"Secara bertahap akan kami lakukan, ini kan pertama dalam sejarah," kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman ditemui di kompleks Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat.

Saat ini pemerintah memiliki sistem asuransi usaha tani padi. Amran mengupayakan perluasan cakupan asuransi usaha tani untuk tanaman selain padi akan dapat terlaksana tahun ini.

"Mudah-mudahan tahun ini, lebih cepat lebih bagus," kata dia.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) 2 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Moh Ihsanuddin mengatakan proses penetapan asuransi usaha tani dilakukan oleh Kementerian Pertanian.

Ia membenarkan mengenai adanya ide untuk memperluas cakupan asuransi program pemerintah untuk tanaman pangan yang memiliki volatilitas atau fluktuasi harga yang tinggi agar mampu melindungi petani terhadap risiko gagal tanam maupun gagal panen.

"Misalnya tanaman cabai itu volatilitasnya tinggi. Ini ada ide untuk diperluas ke sana, dan akan didiskusikan dengan asuransi umum," kata Ihsanuddin.

Pemerintah saat ini telah mempunyai asuransi usaha tani padi (AUTP) bagi kelompok tani yang terdiri dari anggota, yakni petani yang melakukan kegiatan usaha tani sebagai satu kesatuan risiko.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat realisasi luas lahan yang diikutkan dalam program asuransi usaha tani padi (AUTP) 2017 mencapai 997.960 hektare di 27 provinsi.

Objek pertanggungan yaitu lahan sawah yang digarap para petani, baik pemilik maupun penggarap, yang menjadi anggota kelompok tani. Sementara pihak penanggung adalah BUMN atau BUMD bidang asuransi kerugian dan perusahaan asuransi.

Jangka waktu AUTP adalah satu musim tanam atau empat bulan dimulai sejak tanam hingga panen. Harga pertanggungan Rp6 juta per hektare dengan suku premi asuransi sebesar Rp180.000 per hektare.

Tanggungan premi AUTP terdiri dari pemerintah sebesar 80 persen (Rp144.000 per hektare) dan petani 20 persen (Rp36.000 per hektare).

Risiko yang dijamin untuk asuransi tersebut adalah banjir, kekeringan, organisme penganggu tanaman (OPT) baik hama maupun penyakit.

Tag: Kementerian Pertanian (Kementan), Asuransi

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Gito Adiputro Wiratno

Foto: Antara/Anis Efizudin

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,581.48 3,545.66
British Pound GBP 1.00 18,567.05 18,377.84
China Yuan CNY 1.00 2,085.68 2,064.87
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,432.00 13,298.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,698.59 10,589.20
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,717.95 1,700.75
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.19 10,036.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,378.98 16,212.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,391.92 3,354.69
Yen Jepang JPY 100.00 12,065.03 11,942.52

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6472.666 28.148 571
2 Agriculture 1626.969 -2.919 19
3 Mining 1830.790 7.838 43
4 Basic Industry and Chemicals 706.825 -4.049 69
5 Miscellanous Industry 1379.559 14.800 43
6 Consumer Goods 2892.727 40.614 47
7 Cons., Property & Real Estate 518.951 2.048 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1180.940 -8.985 62
9 Finance 1151.809 4.998 90
10 Trade & Service 934.536 1.286 133
No Code Prev Close Change %
1 LCKM 390 486 96 24.62
2 AISA 494 615 121 24.49
3 ENRG 133 165 32 24.06
4 RALS 1,235 1,500 265 21.46
5 ALKA 488 590 102 20.90
6 MBTO 147 174 27 18.37
7 PCAR 1,260 1,480 220 17.46
8 LTLS 660 750 90 13.64
9 DSNG 372 420 48 12.90
10 ESSA 226 250 24 10.62
No Code Prev Close Change %
1 WICO 550 496 -54 -9.82
2 APII 220 199 -21 -9.55
3 AKSI 378 342 -36 -9.52
4 MIDI 1,050 960 -90 -8.57
5 DWGL 590 540 -50 -8.47
6 INCF 220 202 -18 -8.18
7 PGAS 2,360 2,200 -160 -6.78
8 PSSI 192 179 -13 -6.77
9 AMIN 416 388 -28 -6.73
10 LMAS 62 58 -4 -6.45
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 101 95 -6 -5.94
2 PGAS 2,360 2,200 -160 -6.78
3 ENRG 133 165 32 24.06
4 AISA 494 615 121 24.49
5 ANTM 730 740 10 1.37
6 BBRI 3,630 3,620 -10 -0.28
7 MEDC 1,270 1,300 30 2.36
8 TLKM 4,200 4,170 -30 -0.71
9 KREN 560 555 -5 -0.89
10 PBRX 505 500 -5 -0.99