Portal Berita Ekonomi Jum'at, 20 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:38 WIB. RALS - Ramayana Lestari Sentosa mencatat kenaikan penjualan 3,9% menjadi Rp5,18 triliun pada semester I-2018.
  • 09:37 WIB. RALS - Ramayana Lestari Sentosa membukukan penjualan kotor sebesar Rp3,6 triliun pada kuartal II-2018.
  • 09:36 WIB. INAF - Indofarma mengincar margin pendapatan tinggi dengan meluncurkan 32 produk non-generik.
  • 09:36 WIB. CARS - Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma mencatat penjualan tumbuh 2% sepanjang Januari-Juni 2018.
  • 09:35 WIB. IPO - Sebanyak 16 perusahaan dari berbagai sektor siap melantai di Bursa Efek Indonesia pada semester II-2018.
  • 09:34 WIB. KRAS - Krakatau Steel membukukan pertumbuhan volume penjualan hingga 25% pada semester I-2018.
  • 09:29 WIB. MTLA - Metropolitan Land merealisasikan marketing sales senilai Rp1,19 triliun pada semester I-2018.
  • 05:54 WIB. Semen - Mendag Enggartiasto Lukita memastikan tidak mengeluarkan izin impor produk semen dan turunannya.
  • 05:52 WIB. INCO - Vale Indonesia mencatat produksi nikel naik 9,90% pada kuartal II-2018.
  • 22:09 WIB. Papua - Bertemu Menlu PNG, Menlu RI paparkan kemajuan Papua.
  • 22:08 WIB. Korea Utara - Kim Jong-un mendadak panggil Dubes Korut sedunia ke Pyongyang.
  • 22:06 WIB. 1MDB - Surat perintah penangkapan 2 mantan pejabat 1MDB diterbitkan.
  • 22:05 WIB. Najib Razak - Istri Najib Razak dituntut bayar 60 juta ringgit.
  • 22:03 WIB. Palestiina - Presiden Abbas: Hubungan Palestina dengan AS tak akan membaik.
  • 22:02 WIB. WNI - Indonesia minta Malaysia beri akses terkait 3 WNI terduga teroris.

Kementan Perluas Cakupan Asuransi Tani

Foto Berita Kementan Perluas Cakupan Asuransi Tani
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Pertanian berencana memperluas cakupan asuransi program pemerintah untuk usaha tani tanaman pangan yang memiliki fluktuasi harga yang tinggi, seperti cabai dan bawang.

"Secara bertahap akan kami lakukan, ini kan pertama dalam sejarah," kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman ditemui di kompleks Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat.

Saat ini pemerintah memiliki sistem asuransi usaha tani padi. Amran mengupayakan perluasan cakupan asuransi usaha tani untuk tanaman selain padi akan dapat terlaksana tahun ini.

"Mudah-mudahan tahun ini, lebih cepat lebih bagus," kata dia.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) 2 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Moh Ihsanuddin mengatakan proses penetapan asuransi usaha tani dilakukan oleh Kementerian Pertanian.

Ia membenarkan mengenai adanya ide untuk memperluas cakupan asuransi program pemerintah untuk tanaman pangan yang memiliki volatilitas atau fluktuasi harga yang tinggi agar mampu melindungi petani terhadap risiko gagal tanam maupun gagal panen.

"Misalnya tanaman cabai itu volatilitasnya tinggi. Ini ada ide untuk diperluas ke sana, dan akan didiskusikan dengan asuransi umum," kata Ihsanuddin.

Pemerintah saat ini telah mempunyai asuransi usaha tani padi (AUTP) bagi kelompok tani yang terdiri dari anggota, yakni petani yang melakukan kegiatan usaha tani sebagai satu kesatuan risiko.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat realisasi luas lahan yang diikutkan dalam program asuransi usaha tani padi (AUTP) 2017 mencapai 997.960 hektare di 27 provinsi.

Objek pertanggungan yaitu lahan sawah yang digarap para petani, baik pemilik maupun penggarap, yang menjadi anggota kelompok tani. Sementara pihak penanggung adalah BUMN atau BUMD bidang asuransi kerugian dan perusahaan asuransi.

Jangka waktu AUTP adalah satu musim tanam atau empat bulan dimulai sejak tanam hingga panen. Harga pertanggungan Rp6 juta per hektare dengan suku premi asuransi sebesar Rp180.000 per hektare.

Tanggungan premi AUTP terdiri dari pemerintah sebesar 80 persen (Rp144.000 per hektare) dan petani 20 persen (Rp36.000 per hektare).

Risiko yang dijamin untuk asuransi tersebut adalah banjir, kekeringan, organisme penganggu tanaman (OPT) baik hama maupun penyakit.

Tag: Kementerian Pertanian (Kementan), Asuransi

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Gito Adiputro Wiratno

Foto: Antara/Anis Efizudin

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10