Portal Berita Ekonomi Rabu, 24 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:58 WIB. Ekonomi - Posisi neraca perdagangan yang masih minus harus jadi perhatian pemerintah.
  • 09:57 WIB. Ekonomi - Pertumbuhan ekonomi selama 4 tahun pemerintahan Presiden Jokowi-JK cukup stabil di kisaran 5%.
  • 09:55 WIB. Beras - Indonesia mengalami surplus beras 29,50 juta ton selama 2018.
  • 09:54 WIB. Beras - BPS: potensi luas panen tahun 2018 mencapai 10,9 juta hektar, produksi 56,54 juta ton gabah kering giling.
  • 09:52 WIB. Beras - Perbedaan data beras dari BPS dan Kementan jadi pintu masuk BPK dan KPK menelurusi dugaan penyalahdugaan anggaran.
  • 09:50 WIB. Elektrifikasi - Menteri ESDM: hingga kuartal ke III tahun 2018 rasio elektrifikasi nasional telah mencapai 98%.
  • 09:48 WIB. Industri - Ekonom: 4 tahun Jokowi-Jk, masih banyak PR yang harus diperbaiki, salah satunya sektor industri.
  • 09:46 WIB. Ekspor - Negara utama tujuan ekspor Provinsi Lampung pada September 2018 yaitu ke India yang mencapai 55,10 juta dolar.
  • 09:45 WIB. Ekspor - Kepala BPS Lampung: dibandingkan nilai ekspor periode yang sama 2017 juga mengalami peningkatan 9,81 persen.
  • 09:44 WIB. Ekspor - Nilai total ekspor Provinsi Lampung mencapai 329,45 juta dolar AS.
  • 09:43 WIB. Pupuk - PT Petrokimia Gresik: alokasi pupuk bersubsidi dari Pemerintah tahun 2018 hanya 9,5 ton.
  • 09:39 WIB. Pupuk - Kebutuhan pupuk secara nasional mencapai 13,1 juta ton pada tahun 2018.
  • 09:38 WIB. Pupuk - Alokasi komoditas dari Pemerintah tidak menjangkau seluruh kebutuhan petani, bisa mengakibatkan kekurangan pupuk.
  • 09:37 WIB. Pupuk - PT Petrokimia Gresik, Jawa Timur, menyatakan kelangkaan pupuk bersubsidi tidak ada.
  • 09:36 WIB. Investor - Investor kapal pesiar dari Turki berniat untuk berinvestasi di Labuan Bajo.

Harga Bahan Pokok di Jayapura Mengalami Penurunan

Foto Berita Harga Bahan Pokok di Jayapura Mengalami Penurunan
Warta Ekonomi.co.id, Jayapura -

Harga bahan pokok (bapok) di Kabupaten Jayawijaya, Papua mengalami penurunan harga, namun tidak ke harga normal seperti pada bulan September 2017, sebab masih berada di atas harga normal.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayawijaya Semuel Munua di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Jumat, mengatakan harga jual yang diberlakukan oleh pedagang tidak ditetapkan oleh pemerintah.

"Contoh, semen di tahun lalu pada bulan September itu dapat ditemukan dengan harga Rp400.000 sampai Rp500.000 per sak, dan (pada Desember 2017) naik menjadi Rp600.000, sekarang di awal tahun ini sudah turun hingga Rp550.000 per zak," katanya.

Penurunan harga itu diibaratkan anak tangga, yang mana pada bulan Desember 2017 naik tiga anak tangga, dan pada bulan Januari 2018 turun dua anak tangga.

"Ini bukan hanya terjadi pada semen, sebab beras, telur dan komoditi lainnya juga naik," katanya.

Kenaikan harga itu disebabkan karena terjadi kenaikan biaya penyimpanan barang di gudang barang yang ada di Bandara Sentani Kabupaten Jayapura.

"Sebelumnya kita sudah surati mereka untuk tidak menaikan harga di gudang, namun mereka sudah menaikan," katanya.

Semuel memastikan harga cabai juga naik sebab komoditas itu masih didatangkan dari luar Jayawijaya dan apabila stok terbatas maka berpegaruh ke Jayawijaya.

Menurut dia, harga yang diberlakukan terhadap berbagai komiditas di pasaran di Wamena masih bisa dijangkau oleh masyarakat sehingga mereka tidak perlu khawatir.

"Untuk stok barang di Jayawijaya, kembali lagi dengan jasa angkutan itu, tetapi untuk saat ini masih cukup sehingga masyarakat tak perlu khawatir lagi," katanya.

Tag: bahan pokok

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Gito Adiputro Wiratno

Foto: Antara

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,074.00 4,032.94
British Pound GBP 1.00 19,818.76 19,620.15
China Yuan CNY 1.00 2,204.27 2,182.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,284.00 15,132.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,804.26 10,693.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,949.96 1,930.55
Dolar Singapura SGD 1.00 11,068.95 10,958.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,521.58 17,341.27
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.92 3,634.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,578.54 13,439.91

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5797.891 -42.544 610
2 Agriculture 1554.747 -15.585 20
3 Mining 1891.500 -26.913 47
4 Basic Industry and Chemicals 751.139 -6.438 70
5 Miscellanous Industry 1262.855 10.567 45
6 Consumer Goods 2461.265 -8.778 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.289 -1.746 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.222 -21.394 70
9 Finance 1042.692 -8.059 91
10 Trade & Service 784.869 -3.611 147
No Code Prev Close Change %
1 MPRO 314 392 78 24.84
2 MLPT 745 900 155 20.81
3 MFMI 700 840 140 20.00
4 SKYB 159 190 31 19.50
5 KPAL 402 478 76 18.91
6 RELI 228 258 30 13.16
7 PBSA 690 760 70 10.14
8 NOBU 950 1,040 90 9.47
9 BAYU 2,470 2,700 230 9.31
10 GJTL 635 690 55 8.66
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 400 300 -100 -25.00
2 AMAG 358 270 -88 -24.58
3 TRIO 226 184 -42 -18.58
4 SKRN 1,225 1,030 -195 -15.92
5 YPAS 725 610 -115 -15.86
6 MINA 585 520 -65 -11.11
7 DUCK 1,590 1,440 -150 -9.43
8 DART 294 268 -26 -8.84
9 TFCO 600 550 -50 -8.33
10 HDFA 128 118 -10 -7.81
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 362 356 -6 -1.66
2 BMTR 334 334 0 0.00
3 PGAS 2,340 2,350 10 0.43
4 BHIT 79 79 0 0.00
5 LPPF 5,025 4,990 -35 -0.70
6 MNCN 775 780 5 0.65
7 PTBA 4,610 4,510 -100 -2.17
8 BBCA 23,150 22,950 -200 -0.86
9 GJTL 635 690 55 8.66
10 KPIG 138 139 1 0.72