Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:06 WIB. Pertamina - Pertamina sudah melakukan penyesuaian harga sembilan kali sepanjang Januari-Oktober 2018.
  • 22:00 WIB. BTN - BTN mengaku tak memiliki eksposur KPA di pembangunan proyek apartemen Meikarta.
  • 21:59 WIB. MTF - Mandiri Tunas Finance memperbesar pembiayaan multiguna dan mengandalkan nasabah tetap yang kini telah mencapai 350.000 orang.
  • 21:58 WIB. MTF - Sampai September 2018, Mandiri Tunas Finance telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp20 triliun, naik 30% yoy.
  • 21:57 WIB. MTF - Mandiri Tunas Finance menargetkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp25 triliun di tahun 2018.
  • 19:02 WIB. Khashoggi - Otoritas Turki mengatakan belum membagikan audio terkait dengan pembunuhan Khashoggi dengan siapa pun.
  • 19:01 WIB. Laut China Selatan - AS gaet Jepang tangkis pengaruh China di LTS.
  • 19:01 WIB. Kanada - Pasokan ganja di Kanada dilaporkan telah ludes.
  • 19:00 WIB. TSLA - Tesla meluncurkan mobil Model 3 dengan harga US$45.000.
  • 18:59 WIB. Afghanistan - Aksi penembakan tunda pemilu Afghanistan di Kandahar.
  • 18:59 WIB. Donald Trump - Trump yakin Khashoggi sudah meninggal dunia.
  • 18:58 WIB. Israel - Mahkamah Agung Israel izinkan siswa AS masuk negaranya.
  • 18:58 WIB. Uni Eropa - KTT Uni Eropa di Brussels fokus pada isu migrasi.
  • 18:58 WIB. Brexit - Uni Eropa: Dialog Brexit berlanjut 'dengan semangat positif'.
  • 18:57 WIB. PBB - PBB tunggu hasil penyelidikan Turki terkait Khashoggi.

Jepang Penyerap Terbesar Ekspor Ikan dan Udang Bali

Foto Berita Jepang Penyerap Terbesar Ekspor Ikan dan Udang Bali
Warta Ekonomi.co.id, Denpasar -

BALI EKSPOR IKAN SEBAGIAN BESAR TUJUAN JEPANG Oleh IK Sutika

Pasaran Jepang menyerap paling banyak komoditas ikan dan udang dari Bali yakni mencapai 21,35 persen dari total pengapalan tersebut sebesar 14,46 juta dolar AS selama November 2017.

"Hasil tangkapan nelayan dan perusahaan-perusahaan yang mengoperasikan kapal-kapal besar mangkal di Pelabuhan Benoa itu, produksinya menembus berbagai negara di belahan dunia, setelah Jepang menyusul Amerika Serikat yang menampung 18,91 persen," kata Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Adi Nugroho di Denpasar, Sabtu (13/1/2018).

Ia mengatakan, ikan dan udang dari Bali itu juga diminati pasaran Australia yang menampung 8,41 persen, Singapura 5,65 persen, Thailand 3,25 persen, China 1,81 persen, Taiwan 1,24 persen, Hong Kong 2,35 persen, Vietnam 6,87 persen, dan Jerman 2,54 persen.

Sisanya, sebanyak 27,63 persen menembus berbagai negara lainnya di belahan dunia karena ikan dan udang dari Bali sangat diminati konsumen mancanegara.

Adi Nugroho menambahkan, Bali mengekspor ikan dan udang ke pasaran luar negeri senilai 14,46 juta dolar AS selama November 2017, meningkat 1,34 juta dolar AS atau 10,98 persen dibanding bulan sebelumnya (Oktober 2017) yang tercatat 13,118 juta dolar AS.

"Namun, dibanding dengan bulan yang sama tahun sebelumnya juga meningkat sebesar 2,64 juta dolar AS atau 22,43 persen karena November 2016 pengapalan ikan dan udang itu hanya menghasilkan devisa sebesar 11,81 juta dolar AS," kata Adi Nugroho.

Ia mengatakan, komoditas ikan dan udang itu mampu memberikan kontribusi sebesar 31,51 persen dari total nilai ekspor Bali yang mencapai 45,90 juta dolar AS selama November 2017, menurun 1,79 juta dolar AS atau 3,76 persen dari bulan sebelumnya yang mencapai 47,60 juta dolar AS.

Namun, dibanding dengan bulan yang sama tahun sebelumnya meningkat sebesar 1,67 juta dolar AS atau 3,84 persen karena pengapalan ikan dan udang pada November 2016 menghasilkan devisa sebesar 44,20 juta dolar AS.

Ikan dan udang merupakan salah satu dari lima komoditas utama ekspor Bali yang memberikan andil terbesar yakni 31,51 persen, menyusul produk perhiasan (permata) 15,94 persen, pakaian jadi bukan rajutan 11,17 persen, produk kayu, barang dari kayu 9,02 persen, serta produk perabot, penerangan rumah 5,75 persen.

Adi Nugroho menjelaskan, meskipun nilai ekspor ikan dan udang dari Bali itu cukup besar, tetapi perannya terhadap pembentukan nilai tukar petani (NTP) menurun sebesar 0,27 persen dari 104,81 persen pada Oktober 2017 menjadi 104,53 persen pada November 2017.

Indeks harga dari hasil produksi yang diterima petani mengalami kenaikan sebesar 0,48 persen dan indeks yang dibayar petani (lb) tercatat mengalami kenaikan yang lebih besar yakni 0,75 persen. Kenaikan indeks yang diterima petani disebabkan oleh naiknya harga komoditas perikanan yakni kelompok perikanan tangkap 0,64 persen dan perikanan budi daya 0,15 peran.

"Beberapa komoditas perikanan yang mengalami kenaikan harga antara lain cumi-cumi, ikan cakalang, lemuru, lele, dan ikan tongkol," ujar Adi Nugroho. (FNH/Ant)

Tag: Jepang, Bali, Badan Pusat Statistik (BPS), Adi Nugroho, udang, Perikanan, Ekspor

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Wongmlijo.com

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46