Portal Berita Ekonomi Kamis, 20 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:25 WIB. BRI - BRI memantau debitur yang memiliki eksposur terhadap dampak volatilitas nilai tukar rupiah.
  • 16:06 WIB. PSI - Prabowo tak percaya ke tokoh muda, nyatanya menujuk mantan Panglima TNI sebagai ketua timses.
  • 16:05 WIB. PSI - AHY tidak pas sebagai Dewan Pembina, cocoknya ketua tim pemenangan Prabowo-Sandi.
  • 16:04 WIB. PSI - Posisi AHY di tim Prabowo-Sandi hanya pelengkap.
  • 15:35 WIB. Alibaba - Alibaba Cloud gandeng OBS maksimalkan transformasi digital Olimpiade Tokyo 2020.
  • 14:39 WIB. Grab - Grab sambut positif rencana Kemenhub bikin aplikasi ojek online.
  • 14:38 WIB. Kemenhub - Kemenhub izinkan BUMN buat aplikasi mirip Go-Jek dan Grab.
  • 14:37 WIB. BMW - BMW hentikan produksi MINI di Inggris sebagai antisipasi Brexit.
  • 14:32 WIB. XL - XL Axiata bersama Nokia hadirkan Wireless PON pertama di Indonesia.
  • 14:25 WIB. Gula - Petani gula menetapkan harga untuk Sub Divre Bulog Cirebon sekitar  Rp9.700/Kg..
  • 14:22 WIB. Gula - Sub Divre Bulog Cirebon, telah membeli gula petani sebanyak 4.500 ton.
  • 14:16 WIB. Urea - Kementan beri tambahan kuota pupuk urea bersubsidi sebanyak 23.820 ton untuk kebutuhan petani di NTT.
  • 14:13 WIB. Purbalingga - UKM di bidang pengolahan jagung diharapkan akan makin mantap berproduksi dengan adanya aneka macam varian produk.
  • 14:12 WIB. Purbalingga - Program diversifikasi pangan berbasis jagung di Purbalingga, diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi jagung.
  • 14:11 WIB. Purbalingga - Warga Purbalingga dilatih mengolah makanan berbahan jagung.

Stok Beras Capai 82 Ribu Ton, Sulsel Aman Hingga 20 Bulan

Foto Berita Stok Beras Capai 82 Ribu Ton, Sulsel Aman Hingga 20 Bulan
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Kepala Divisi Perum Bulog Sulselbar, Dindin Syamsuddin, menjamin daerahnya aman di tengah lonjakan harga beras di pasaran Indonesia. Stok beras di gudang-gudang BUMN di bidang pangan tersebut mencapai 82 ribu ton. Bila dihitung-hitung, stok beras di wilayahnya aman hingga 20 bulan mendatang.

"Stok beras yang kami kuasai mencapai 82 ribu ton, masih cukup banyak. Kalau untuk penuhi kebutuhan masyarakat, itu cukup sampai 20 bulan," kata Dindin, saat dihubungi Sabtu (13/1/2018).

Menurut Dindin, melimpahnya stok beras di Sulselbar membuat pihaknya akan tetap berupaya menjadi penyangga beras provinsi lain. Tidak cuma itu, Bulog siap menggelontorkan beras berapapun jumlahnya bergantung kebutuhan masyarakat selama operasi pasar. 

Selama ini, Dindin menuturkan Sulselbar telah memasok beras ke hampir seluruh daerah di Indonesia, mulai Aceh hingga Papua. Pasar terbesar diakuinya berada di Papua dan Maluku. Selebihnya, yakni seluruh provinsi di Sumatera, kecuali Lampung. Lalu, Bali dan sebagian Jawa. 

Disinggung soal kebijakan impor beras khusus sebesar 500 ribu ton, Dindin mengungkapkan tidak akan berpengaruh ke Sulselbar. Toh, daerahnya selama ini dikenal sebagai pengekspor beras. Ditegaskan dia, tidak ada sejarah Sulselbar menerima beras impor. 

Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, Hadi Basalamah, mengungkapkan stok beras yang dimiliki daerahnya memang sangat besar. Hasil koordinasi terakhir, stok yang dimiliki aman hingga 20 bulan mendatang. Dia beharap Sulsel mampu terus menjadi penyuplai beras provinsi lain.

Soal lonjakan harga beras, Hadi menegaskan di Sulsel tidaklah terlalu signifikan. Memang ada laporan kenaikan harga beras di segelintir daerah, tapi semuanya sudah diatasi. Salah satunya dengan menggelar operasi pasar murah. "Stok dan harga kebutuhan pokok relatif stabil kok," tutup dia. 

Tag: Dindin Syamsuddin, Bulog Sulselbar

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Rahmad

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,976.27 3,936.70
British Pound GBP 1.00 19,606.12 19,408.59
China Yuan CNY 1.00 2,176.13 2,154.53
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,913.00 14,765.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,826.84 10,716.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,901.17 1,882.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,897.33 10,787.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,422.86 17,245.52
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,606.53 3,566.43
Yen Jepang JPY 100.00 13,299.74 13,164.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5873.597 61.807 602
2 Agriculture 1573.131 -18.171 20
3 Mining 1915.607 8.625 46
4 Basic Industry and Chemicals 796.218 16.285 71
5 Miscellanous Industry 1257.362 55.238 45
6 Consumer Goods 2447.908 35.684 47
7 Cons., Property & Real Estate 421.933 1.870 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1023.502 -1.264 69
9 Finance 1055.900 6.888 91
10 Trade & Service 820.776 7.323 145
No Code Prev Close Change %
1 PANI 183 246 63 34.43
2 PADI 500 625 125 25.00
3 TFCO 680 850 170 25.00
4 DIGI 340 424 84 24.71
5 JSPT 1,200 1,450 250 20.83
6 BULL 141 169 28 19.86
7 PGLI 210 248 38 18.10
8 TCPI 3,020 3,480 460 15.23
9 ABMM 2,040 2,290 250 12.25
10 KPAL 394 442 48 12.18
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 179 137 -42 -23.46
2 PNSE 850 665 -185 -21.76
3 AKPI 970 770 -200 -20.62
4 TAMU 4,290 3,590 -700 -16.32
5 MINA 550 464 -86 -15.64
6 COWL 515 448 -67 -13.01
7 TRUS 195 170 -25 -12.82
8 NICK 146 130 -16 -10.96
9 AGRS 260 232 -28 -10.77
10 MGNA 57 51 -6 -10.53
No Code Prev Close Change %
1 BMTR 384 406 22 5.73
2 SRSN 85 82 -3 -3.53
3 KPIG 715 710 -5 -0.70
4 PNLF 226 238 12 5.31
5 TLKM 3,570 3,550 -20 -0.56
6 BBRI 2,940 3,000 60 2.04
7 ASII 7,025 7,400 375 5.34
8 ERAA 2,470 2,510 40 1.62
9 ENRG 127 136 9 7.09
10 BBCA 24,000 24,000 0 0.00