Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:25 WIB. Transportasi - Luhut ancam yang beking di proyek LRT.
  • 07:25 WIB. Pilgub Jatim - Khofifah dan Emil lengkapi berkas-berkas pendaftaran.
  • 07:24 WIB. Politik - Hanura kubu OSO: Hati-hati menuduh main duit.
  • 07:21 WIB. OJK - OJK mengupayakan peran INKB agar lebih dioptimalkan dalam mendukung pembangunan infrasruktur.
  • 07:20 WIB. IHSG - Binaartha Sekuritas memprediksi IHSG akan menembus level 6.500 pada hari ini.
  • 20:33 WIB. Inggris - Otoritas Inggris kini punya Kementerian Urusan Kesepian.
  • 20:21 WIB. Inggris - Anggota Parlemen Inggris loloskan RUU Brexit.

60% Kekuatan Ekonomi Indonesia Berada di Sektor UKM

Foto Berita 60% Kekuatan Ekonomi Indonesia Berada di Sektor UKM
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Tahun 2018 diprediksi akan menjadi puncak pertumbuhan ekonomi kreatif. Hal ini didasari oleh data survei Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dengan Badan Pusat Statistik (2016) bahwa industri ekonomi kreatif di Indonesia pada 2015 lalu tercatat menyumbangkan Rp 852 triliun kepada pendapatan domestik bruto (PDB) nasional, dan di tahun 2016 tercatat naik mencapai Rp 922,58 triliun dengan nilai kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 7,44 persen.

Berkembangnya industri ekonomi kreatif tidak bisa dipisahkan dari e-commerce di Indonesia. Bahkan, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebutkan pertumbuhan e-commerce mencapai 60 persen hingga 80 persen per tahun. Semakin tidak terbendungnya pasar digital menjadikan e-commerce berpotensi menjadi salah satu pondasi kekuatan ekonomi Indonesia.

Proyeksi yang dilansir oleh Price Waterhouse Cooper (PWC) menempatkan Indonesia akan berada di posisi ke-5. Gross Domestic Product (GDP) Indonesia tahun 2030 diprediksi akan mencapai US$ 424 trilliun. Seperti kita ketahui bersama bahwa pemerintah mendorong UMKM Indonesia untuk go online karena 60 persen kekuatan ekonomi Indonesia berada di sektor UMKM. Hingga saat ini, pemerintah menyediakan saluran untuk UMKM mengembangkan usahanya melalui e-commerce.

Sejalan dengan itu, marketplace yang mempunyai unique selling point 'kekuatan sinergi group', BLANJA.com, memiliki misi mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia melalui peningkatan kesempatan bagi produk asli Indonesia menembus pasar nasional dan internasional. Seperti dilansir Kominfo, UKM merupakan representasi ekonomi rakyat dikarenakan dapat menyerap tenaga kerja ±90% serta memberikan kontribusi sebesar 58% pada Produk Domestik Bruto Nasional.

“Industri ekonomi kreatif yang bergerak di infrastruktur digital terus berkembang dengan pesat dan menawarkan berbagai solusi yang dapat membantu pelaku industri kreatif. Dan di sini lah peran BLANJA.com untuk membuka keterbatasan, mendorong perubahan, serta meningkatkan peluang bagi produk lokal agar dapat bersaing dengan produk import," jelas Aulia E. Marinto, Ceo BLANJA.com dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (13/1/2018).

"BLANJA.com memiliki program #BLANJAJEMPUTUKM, dimana kami hadir menjangkau UKM di seluruh pelosok di Indonesia dalam rangka meningkatkan kualitas serta melakukan pendampingan, mulai dari memberikan edukasi cara membuka toko online, tips foto produk yang menarik, hingga strategi pemasaran yang efektif," imbuh Rieka Handayani selaku Head of Public Relations BLANJA.com.

#BLANJAJEMPUTUKM bersinergi dengan berbagai stakeholders pemerintah melalui lima kementerian, yaitu Kementerian BUMN melalui RKB (Rumah Kretif BUMN); Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam pelatihan 8 juta UMKM Go Online; Kementerian Perindustrian dalam program e-smart IKM; Kementerian Sosial dan Kementerian Perdagangan, Smesco, Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) dengan program kenduri e-UKM, IWAPI, dan lain-lain.

Selama 2017, program ini telah berhasil meng-online-kan kurang lebih 30.000 UKM yang tersebar di 60 kota Indonesia dan naik sekitar 390 persen dari tahun sebelumnya pada 2016. Pertumbuhan UKM meningkat cukup signifikan. Para pelaku UKM diharapkan tidak hanya menjadi penjual online, tapi juga menjadi pebisnis online.

Tag: Usaha Kecil dan Menengah (UKM), e-commerce, UMKM Go Online, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian Sosial, Kementerian Perdagangan (Kemendag)

Penulis: Dina Kusumaningrum

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,581.48 3,545.66
British Pound GBP 1.00 18,567.05 18,377.84
China Yuan CNY 1.00 2,085.68 2,064.87
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,432.00 13,298.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,698.59 10,589.20
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,717.95 1,700.75
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.19 10,036.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,378.98 16,212.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,391.92 3,354.69
Yen Jepang JPY 100.00 12,065.03 11,942.52

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6472.666 28.148 571
2 Agriculture 1626.969 -2.919 19
3 Mining 1830.790 7.838 43
4 Basic Industry and Chemicals 706.825 -4.049 69
5 Miscellanous Industry 1379.559 14.800 43
6 Consumer Goods 2892.727 40.614 47
7 Cons., Property & Real Estate 518.951 2.048 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1180.940 -8.985 62
9 Finance 1151.809 4.998 90
10 Trade & Service 934.536 1.286 133
No Code Prev Close Change %
1 LCKM 390 486 96 24.62
2 AISA 494 615 121 24.49
3 ENRG 133 165 32 24.06
4 RALS 1,235 1,500 265 21.46
5 ALKA 488 590 102 20.90
6 MBTO 147 174 27 18.37
7 PCAR 1,260 1,480 220 17.46
8 LTLS 660 750 90 13.64
9 DSNG 372 420 48 12.90
10 ESSA 226 250 24 10.62
No Code Prev Close Change %
1 WICO 550 496 -54 -9.82
2 APII 220 199 -21 -9.55
3 AKSI 378 342 -36 -9.52
4 MIDI 1,050 960 -90 -8.57
5 DWGL 590 540 -50 -8.47
6 INCF 220 202 -18 -8.18
7 PGAS 2,360 2,200 -160 -6.78
8 PSSI 192 179 -13 -6.77
9 AMIN 416 388 -28 -6.73
10 LMAS 62 58 -4 -6.45
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 101 95 -6 -5.94
2 PGAS 2,360 2,200 -160 -6.78
3 ENRG 133 165 32 24.06
4 AISA 494 615 121 24.49
5 ANTM 730 740 10 1.37
6 BBRI 3,630 3,620 -10 -0.28
7 MEDC 1,270 1,300 30 2.36
8 TLKM 4,200 4,170 -30 -0.71
9 KREN 560 555 -5 -0.89
10 PBRX 505 500 -5 -0.99