Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:25 WIB. Transportasi - Luhut ancam yang beking di proyek LRT.
  • 07:25 WIB. Pilgub Jatim - Khofifah dan Emil lengkapi berkas-berkas pendaftaran.
  • 07:24 WIB. Politik - Hanura kubu OSO: Hati-hati menuduh main duit.
  • 07:21 WIB. OJK - OJK mengupayakan peran INKB agar lebih dioptimalkan dalam mendukung pembangunan infrasruktur.
  • 07:20 WIB. IHSG - Binaartha Sekuritas memprediksi IHSG akan menembus level 6.500 pada hari ini.
  • 20:33 WIB. Inggris - Otoritas Inggris kini punya Kementerian Urusan Kesepian.
  • 20:21 WIB. Inggris - Anggota Parlemen Inggris loloskan RUU Brexit.

Hobi Merajut Berpotensi Menjadi Bisnis

Foto Berita Hobi Merajut Berpotensi Menjadi Bisnis
Warta Ekonomi.co.id, Medan -

Selama ini, banyak masyarakat tidak fokus melakukan kerajinan yang dapat menghasilkan uang. Padahal, dari hobi dan pikiran yang tenang, hasil kerajinan dapat mengisi pundi-pundi uang. Terkadang, ada juga seseorang yang mendapatkan ide untuk menghasilkan uang karena seringnya bertukar pikiran dengan sahabat maupun saudara. 

Semangat untuk memulai hobi melakukan kerajinan akan menghasilkan sebuah produksi kerajinan tangan yang bermanfaat. Misalnya, kerajinan tangan merajut. Hobi merajut yang diseriusi berpotensi menghasilkan uang.

Melihat masalah ini, Asosiasi Rajut Indonesia (ARI) bisa jadi solusinya. Komunitas merajut ini membuat perajut semakin semangat menghasilkan karya yang lebih baik lagi dengan kegiatan sharing dan merajut bersama. Hal ini disampaikan oleh Ketua ARI Korda Sumut, Pempy, Sabtu (13/1/2018).

"Asosiasi ini terbuka buat siapa saja, tidak harus yang sudah pintar, yang ada kemauan untuk merajut juga bisa. Kita selalu mengadakan pertemuan sebanyak kurang lebih tiga kali dalam sebulan buat silaturahmi, sekalian sharing ide, inovasi, sampai peralatan rajut terbaru. Bagi yang belum bisa merajut, nanti diajari saat jumpa, ada Rajut Class buat pemula," ujarnya.

Dikatakannnya, anggota ARI Sumut seluruhnya adalah wanita dan rata-rata merajut karena hobi dan mencari kegiatan saat bersantai di rumah. "Jadi, paling utama itu untuk menumpahkan hobi. Kalau akhirnya yang dibuat laku, itu bonus. Begitu pun, banyak juga yang cari makan dari merajut ini dan hasilnya lumayan," katanya.

Hal ini tentu harus menjadi perhatian karena bisa meningkatkan perekonomian keluarga. "Harapan kami, ada galeri tempat memamerkan hasil kerajinan dari semua teman-teman, yang kemudian bisa dijual. Selama ini, kesulitan yang dikeluhkan kawan-kawan, ya, dari penjualan tersebut. Tidak ada wadahnya, hanya dari media sosial masing-masing," imbuhnya.

ARI sudah cukup besar karena struktur keorganisasiannya mencakup seluruh perajut yang ada di Indonesia. "Di Korda Sumut sendiri, anggotanya sudah lebih dari 50 orang," ujarnya.

Dari 50 orang ini, lanjutnya, sudah banyak yang menghasilkan kerajinan rajut hingga ratusan. Rajutan tersebut banyak dipasarkan pada saat pameran maupun secara online.

"Biasanya, anggota kita, jual dari harga Rp5 ribu hingga ratusan ribu, dari gelang hingga tas dan sepatu, dan semuanya, alhamdulillah, berjalan dengan lancar," pungkasnya.

Tag: Asosiasi Rajut Indonesia (ARI)

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Khairunnisak Lubis

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,581.48 3,545.66
British Pound GBP 1.00 18,567.05 18,377.84
China Yuan CNY 1.00 2,085.68 2,064.87
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,432.00 13,298.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,698.59 10,589.20
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,717.95 1,700.75
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.19 10,036.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,378.98 16,212.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,391.92 3,354.69
Yen Jepang JPY 100.00 12,065.03 11,942.52

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6472.666 28.148 571
2 Agriculture 1626.969 -2.919 19
3 Mining 1830.790 7.838 43
4 Basic Industry and Chemicals 706.825 -4.049 69
5 Miscellanous Industry 1379.559 14.800 43
6 Consumer Goods 2892.727 40.614 47
7 Cons., Property & Real Estate 518.951 2.048 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1180.940 -8.985 62
9 Finance 1151.809 4.998 90
10 Trade & Service 934.536 1.286 133
No Code Prev Close Change %
1 LCKM 390 486 96 24.62
2 AISA 494 615 121 24.49
3 ENRG 133 165 32 24.06
4 RALS 1,235 1,500 265 21.46
5 ALKA 488 590 102 20.90
6 MBTO 147 174 27 18.37
7 PCAR 1,260 1,480 220 17.46
8 LTLS 660 750 90 13.64
9 DSNG 372 420 48 12.90
10 ESSA 226 250 24 10.62
No Code Prev Close Change %
1 WICO 550 496 -54 -9.82
2 APII 220 199 -21 -9.55
3 AKSI 378 342 -36 -9.52
4 MIDI 1,050 960 -90 -8.57
5 DWGL 590 540 -50 -8.47
6 INCF 220 202 -18 -8.18
7 PGAS 2,360 2,200 -160 -6.78
8 PSSI 192 179 -13 -6.77
9 AMIN 416 388 -28 -6.73
10 LMAS 62 58 -4 -6.45
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 101 95 -6 -5.94
2 PGAS 2,360 2,200 -160 -6.78
3 ENRG 133 165 32 24.06
4 AISA 494 615 121 24.49
5 ANTM 730 740 10 1.37
6 BBRI 3,630 3,620 -10 -0.28
7 MEDC 1,270 1,300 30 2.36
8 TLKM 4,200 4,170 -30 -0.71
9 KREN 560 555 -5 -0.89
10 PBRX 505 500 -5 -0.99