Portal Berita Ekonomi Rabu, 17 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:19 WIB. Pegadaian - Pegadaian luncurkan dua produk baru, yakni Kreasi Ultra Mikro dan Kreasi Fleksi. 
  • 18:15 WIB. Holding BUMN - Kementerian BUMN pastikan PGN segera akuisi Pertagas.
  • 18:09 WIB. PLN - Dukung smelter, PLN Sulselrabar dan PT Cerindo lakukan MoU dengan daya 350 MW.
  • 18:05 WIB. PLN - PLN Sulselrabar investasikan Rp2,4 triliun untuk terangi 500 desa melalui program Lisdes 2018. 
  • 18:01 WIB. Politik - Idrus Marham serahkan jabatan Sekjen ke Airlangga.
  • 18:00 WIB. Politik - Wiranto tegaskan tidak ada munaslub di Hanura.
  • 17:12 WIB. Lazada - Berkolaborasi dengan induk usahanya Alibaba Group, Lazada akan luncurkan e-Payment pada akhir 2018.
  • 17:10 WIB. Kominfo - Kominfo blokir 169 situs LGBT hingga takedown 72 aplikasi Android.
  • 17:01 WIB. Haier - Melalui pt. Datascrip, Haier di Indonesia perkenalkan seri Haier G51. 
  • 16:46 WIB. Meizu - Meizu M6S punya sidik jari di sisi bodi.
  • 16:43 WIB. Samsung - Mulai dijual 19 Januari 2018, Galaxy A8 dilepas seharga Rp6,499 juta sementara A8+ dibanderol Rp8,099 juta. 
  • 16:42 WIB. Samsung - Awali 2018, Samsung meluncurkan dua ponsel baru yakni seri Galaxy A8 dan A8+.
  • 16:39 WIB. Smartphone - IDC memperkirakan pasar ponsel pintar tumbuh 6% pada 2018. 
  • 16:04 WIB. Politik - KPK minta pejabat yang baru dilantik segera laporkan harta kekayaan.
  • 16:03 WIB. Politik - Khofifah yakin Idrus Marham bisa lari kencang.

Entaskan Kemiskinan, Pemkab Lebak Kembangkan Pertanian

Foto Berita Entaskan Kemiskinan, Pemkab Lebak Kembangkan Pertanian
Warta Ekonomi.co.id, Lebak -

Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, mengembangkan sektor pertanian untuk mengatasi kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan di daerah itu. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak, Dede Supriatna, mengatakan pemerintah daerah memfokuskan perhatian terhadap sektor pertanian karena menyumbangkan cukup besar pada pendapatan domestik regional bruto (PDRB) (13/1/2018).

Selain itu, juga fokus pada pengembangan pertanian pangan, hortikultura, palawija dan perkebunan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Pemerintah daerah mendorong pengembangan sektor pertanian guna mendongkrak produktivitas pangan, terlebih wilayahnya sebagian besar merupakan daerah agraris dan bisa menyumbangkan ekonomi cukup besar.

Selama ini, penghasilan petani di daerah ini, seperti pangan, sayur-sayuran, dan buah-buahan, menjadi andalan di Provinsi Banten. Bahkan, sebagian produksi pertanian itu dipasok ke Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang, seperti kacang panjang, ketimun, terung, buah durian, rambutan, manggis, dan duku.

"Semua produk pertanian itu tentu membangkitkan ekonomi masyarakat, juga bisa meminimalisasi kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan," ujarnya menjelaskan.

Menurut dia, pemerintah daerah menargetkan tahun 2018 angka tanam bisa mencapai 300 ribu hektare dengan pengembangan pertanian pangan, sayur-sayuran, palawija, dan perkebunan.

Selain itu, pihaknya optimis Lebak menjadi sentra lumbung pangan beras melalui gerakan percepatan tanam. Bahkan, produksi pangan dapat memenuhi ketersediaan beras untuk masyarakat lokal serta memberikan sumbangan pangan kepada Provinsi Banten, juga Nasional," katanya.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebak, Yosep Muhammad Holis, mengatakan selama ini sektor pertanian dan perkebunan memberikan kontribusi PDRB mencapai 36% sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat serta menyerap lapangan pekerjaan.

Selama ini, anggaran pertanian cukup besar untuk menyalurkan bantuan sarana produksi (saprodi) kepada kelompok tani, diantaranya pupuk, pestisida, perbaikan jaringan irigasi, embung, dan pompanisasi. Selain itu, ada pula bantuan alat pertanian (alsintan), seperti traktor, mesin pengering, dan pabrik pinggilan beras.

Pemerintah daerah juga membangun infrastuktur akses jalan guna memudahkan petani mengangkut hasil produksi komoditas pertanian. Peningkatan kompetensi petani melalui pelatihan-pelatihan juga turut dioptimalkan sehingga dapat menerapkan rekayasa teknologi pertanian.

"Kami optimistis sektor pertanian itu sesuai kebijakan program "Lebak Sejahtera" yang digulirkan pemerintah daerah guna mengatasi kemiskinan dan pengangguran," katanya menjelaskan.

Ia mengatakan, selama ini, Kabupaten Lebak menjadi sentra lumbung pangan di Provinsi Banten dengan surplus 15 bulan kedepan. Panen padi di Kabupaten Lebak dengan produktivitas di atas nasional 5,6 ton gabah kering pungut per hektare. Bahkan, Lebak mampu memasok beras ke berbagai daerah, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Lampung.

"Kami terus melakukan intervensi bantuan pemerintah daerah guna mendongkrak usaha lumbung pangan," ujarnya.

Sementara itu, Dudung (55) petani di Kecamatan Warunggunung mengaku sebagian besar petani di sini sudah mengembangkan budidaya tanaman sayur-sayuran. Petani di sini, kata dia, setiap hari sudah bisa memasok hasil tanaman sayur-sayuran ke Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang dan Pasar Rangkasbitung, diantaranya kacang panjang, ketimun, paria, dan terung.

"Kami bisa mengembangkan usaha budidaya tanaman sayuran karena cukup menjanjikan pendapatan ekonomi," katanya.

Tag: Pemkab Lebak

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,570.29 3,534.46
British Pound GBP 1.00 18,486.23 18,299.91
China Yuan CNY 1.00 2,081.29 2,060.46
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,390.00 13,256.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,691.92 10,578.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,711.49 1,694.34
Dolar Singapura SGD 1.00 10,142.40 10,039.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,442.92 16,277.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,394.17 3,355.95
Yen Jepang JPY 100.00 12,107.79 11,985.53

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6444.518 14.826 571
2 Agriculture 1629.888 6.724 19
3 Mining 1822.952 12.500 43
4 Basic Industry and Chemicals 710.874 15.319 69
5 Miscellanous Industry 1364.759 -2.133 43
6 Consumer Goods 2852.113 -8.299 47
7 Cons., Property & Real Estate 516.903 2.095 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1189.925 12.140 62
9 Finance 1146.811 -4.432 90
10 Trade & Service 933.250 6.105 133
No Code Prev Close Change %
1 PGAS 1,880 2,360 480 25.53
2 LCKM 312 390 78 25.00
3 BSIM 670 835 165 24.63
4 PCAR 1,060 1,260 200 18.87
5 CASA 236 280 44 18.64
6 INCF 194 220 26 13.40
7 AKSI 336 378 42 12.50
8 IKAI 118 132 14 11.86
9 ITMA 615 685 70 11.38
10 SMDR 454 505 51 11.23
No Code Prev Close Change %
1 FORU 248 194 -54 -21.77
2 RBMS 264 224 -40 -15.15
3 LPPS 110 97 -13 -11.82
4 BMAS 382 346 -36 -9.42
5 MBTO 161 147 -14 -8.70
6 BPFI 660 610 -50 -7.58
7 LPLI 183 170 -13 -7.10
8 BKDP 87 81 -6 -6.90
9 HDTX 344 324 -20 -5.81
10 PORT 360 340 -20 -5.56
No Code Prev Close Change %
1 PGAS 1,880 2,360 480 25.53
2 LMAS 64 62 -2 -3.12
3 IKAI 118 132 14 11.86
4 BMTR 685 675 -10 -1.46
5 WIKA 1,940 2,050 110 5.67
6 ZINC 1,695 1,700 5 0.29
7 TLKM 4,210 4,200 -10 -0.24
8 ANTM 705 730 25 3.55
9 PBRX 496 505 9 1.81
10 BUMI 284 284 0 0.00