Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:25 WIB. Transportasi - Luhut ancam yang beking di proyek LRT.
  • 07:25 WIB. Pilgub Jatim - Khofifah dan Emil lengkapi berkas-berkas pendaftaran.
  • 07:24 WIB. Politik - Hanura kubu OSO: Hati-hati menuduh main duit.
  • 07:21 WIB. OJK - OJK mengupayakan peran INKB agar lebih dioptimalkan dalam mendukung pembangunan infrasruktur.
  • 07:20 WIB. IHSG - Binaartha Sekuritas memprediksi IHSG akan menembus level 6.500 pada hari ini.
  • 20:33 WIB. Inggris - Otoritas Inggris kini punya Kementerian Urusan Kesepian.
  • 20:21 WIB. Inggris - Anggota Parlemen Inggris loloskan RUU Brexit.

2018, Panen Padi Kalbar Diperkirakan Meningkat

Foto Berita 2018, Panen Padi Kalbar Diperkirakan Meningkat
Warta Ekonomi.co.id, Pontianak -

Kepala Badan Penyuluhan, Pengembangan Sumber Daya Manusia, dan Pertanian Kementerian Pertanian Momon Rusmono memperkirakan hasil panen padi di Kalbar tahun 2018 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan adanya peningkatan luas tambah tanam (LTT), juga target panen dan a produksi padi tahun 2018 juga meningkat, kata Momon Rusmono di Pontianak, Sabtu (13/1/2018).

LTT padak Oktober, November, dan Desember 2017 di Provinsi Kalbar sudah surplus sekitar 6.000 hektare.

"Hari ini kami menggelar rakor dalam rangka bagaimana mencapai target LTT Oktober 2017 sampai dengan Maret 2018," katanya.

Ia menjelaskan, pada Oktober-Maret target di Provinsi Kalbar itu sekitar 250.000 hektare. Kemudian, dari target itu, hingga Oktober-November dan Desember 2017 sudah mencapai sekitar 200.000 hektare LTT di Kalbar.

"Dan alhamdulillah di Provinsi Kalbar luas tanam untuk Oktober-November dan Desember 2017 ini lebih tinggi, yakni sekitar 6.000 hektare, dibandingkan Oktober-November dan Desember pada tahun 2016," ungkapnya.

Pertemuan di Pontianak dilakukan agar pada Januari, Februari, dan Maret, LTT Kalbar juga melebihi target dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagai contoh, tahun 2017 pada Januari, Kalbar berhasil menambah luas tanam sekitar 9.100 hektare, katanya. Dengan demikian, ia mengatakan, Januari 2018 harus mampu lebih dari 9.100 hektare tersebut.

"Tadi kan konsensus sementara untuk Januari bisa 9.000 sampai 9.300 hektare, sedangkan Februari juga InsyaAllah dapat lebih tinggi dibandingkan tahun kemarin sehingga secara total LTT diharapkan untuk Provinsi Kalbar di bulan Oktober-Maret lebih meningkat lagi," katanya.

Ia menambahkan, dari peningkatan LTT maka akan berdampak pada peningkatan luas panen padinya. "Makanya kalau luas panen yang meningkat maka diharapkan produksinya juga meningkat," katanya. (FNH/Ant)

Tag: Kalimantan Barat (Kalbar), Badan Penyuluhan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pertanian Kementerian Pertanian, Momon Rusmono

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,581.48 3,545.66
British Pound GBP 1.00 18,567.05 18,377.84
China Yuan CNY 1.00 2,085.68 2,064.87
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,432.00 13,298.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,698.59 10,589.20
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,717.95 1,700.75
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.19 10,036.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,378.98 16,212.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,391.92 3,354.69
Yen Jepang JPY 100.00 12,065.03 11,942.52

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6472.666 28.148 571
2 Agriculture 1626.969 -2.919 19
3 Mining 1830.790 7.838 43
4 Basic Industry and Chemicals 706.825 -4.049 69
5 Miscellanous Industry 1379.559 14.800 43
6 Consumer Goods 2892.727 40.614 47
7 Cons., Property & Real Estate 518.951 2.048 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1180.940 -8.985 62
9 Finance 1151.809 4.998 90
10 Trade & Service 934.536 1.286 133
No Code Prev Close Change %
1 LCKM 390 486 96 24.62
2 AISA 494 615 121 24.49
3 ENRG 133 165 32 24.06
4 RALS 1,235 1,500 265 21.46
5 ALKA 488 590 102 20.90
6 MBTO 147 174 27 18.37
7 PCAR 1,260 1,480 220 17.46
8 LTLS 660 750 90 13.64
9 DSNG 372 420 48 12.90
10 ESSA 226 250 24 10.62
No Code Prev Close Change %
1 WICO 550 496 -54 -9.82
2 APII 220 199 -21 -9.55
3 AKSI 378 342 -36 -9.52
4 MIDI 1,050 960 -90 -8.57
5 DWGL 590 540 -50 -8.47
6 INCF 220 202 -18 -8.18
7 PGAS 2,360 2,200 -160 -6.78
8 PSSI 192 179 -13 -6.77
9 AMIN 416 388 -28 -6.73
10 LMAS 62 58 -4 -6.45
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 101 95 -6 -5.94
2 PGAS 2,360 2,200 -160 -6.78
3 ENRG 133 165 32 24.06
4 AISA 494 615 121 24.49
5 ANTM 730 740 10 1.37
6 BBRI 3,630 3,620 -10 -0.28
7 MEDC 1,270 1,300 30 2.36
8 TLKM 4,200 4,170 -30 -0.71
9 KREN 560 555 -5 -0.89
10 PBRX 505 500 -5 -0.99