Portal Berita Ekonomi Kamis, 26 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:05 WIB. Honor - Flash sale ketiga Honor 9 Lite digelar di Shopee hari ini, Kamis (26/4/2018).
  • 12:54 WIB. Xiaomi - Mi 6X hadir dalam pilihan warna merah, gold, rose gold, biru, dan hitam.
  • 12:53 WIB. Xiaomi - Mi 6X versi RAM 6 GB/ROM 128 GB dibanderol 1.999 yuan atau sekitar Rp4,3 juta.
  • 12:53 WIB. Xiaomi - Mi 6X varian RAM 6 GB/ROM 64 GB dijual 1.799 yuan atau sekitar Rp3,9 juta.
  • 12:53 WIB. Xiaomi - Mi 6X RAM 4GB/ROM 64 GB dilepas 1.599 yuan atau sekitar Rp3,5 juta.
  • 12:52 WIB. Xiaomi - Mi 6X akan menjalankan MIUI berbasis Android 8.1 Oreo.
  • 12:52 WIB. Huawei - Di Eropa, Huawei P20 Pro dibanderol €899 (setara Rp15.283.000).
  • 12:52 WIB. Huawei - Di Malaysia, Huawei P20 Pro dijual mulai dari RM3.149 (setara Rp11.169.000).
  • 12:51 WIB. OnePlus - OnePlus 6 akan diluncurkan pertama kali di London pada 16 Mei 2018.
  • 12:51 WIB. Xiaomi - Xiaomi meresmikan kehadiran Mi 6X yang kemungkinkan bakal jadi penerus Mi A1.
  • 12:50 WIB. Huawei - Huawei P20 Pro bakal meluncur kuartal II/2018.
  • 09:51 WIB. Pilpres - Fadli Zon sebut Jokowi-Prabowo tidak Cocok dipasangkan di Pilpres 2019.
  • 09:50 WIB. Pilpres - Jokowi buka peluang gandeng Prabowo di Pilpres 2019.
  • 09:50 WIB. Politik - Fadli Zon: Menolak Perpres TKA bukan berarti menggoreng isu.
  • 09:49 WIB. Pilpres - Jokowi akui pernah bicarakan Pilpres dengan PKS.

Penjualan Listrik di NTB Naik 5,4%

Foto Berita Penjualan Listrik di NTB Naik 5,4%
Warta Ekonomi.co.id, Mataram -

Perseroan Terbatas Perusahaan Listrik Negara (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat mencatat pertumbuhan penjualan listrik di provinsi ini meningkat 5,4 persen pada 2017.

"Tercatat penjualan listrik pada tahun 2016 sebesar 1.591 gigawatt hour (GWH), sedangkan pada 2017 sebanyak 1.677 GWH," kata General Manager PLN Wilayah NTB Mukhtar di Mataram, Sabtu (13/1/2018).

Ia menyebutkan peningkatan penjualan listrik terbesar masih terjadi di sistem kelistrikan Lombok, yaitu hingga 54 GWH. Sementara sistem kelistrikan Sumbawa penggunaan listrik meningkat sebesar 19,3 GWH. Untuk sistem kelistrikan Bima meningkat sebesar 12,6 GWH. Total peningkatan sekitar 86 GWH.

Menurut Mukhtar, peningkatan penggunaan listrik di NTB menunjukan bahwa tingkat konsumsi masyarakat meningkat. "Naiknya penggunaan listrik menjadi sinyal positif bahwa ekonomi masyarakat NTB terus membaik," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan salah satu faktor yang mendukung peningkatan penjualan listrik ini adalah beroperasinya beberapa pembangkit baru, di antaranya Mobile Power Plant (MPP) Lombok, dan PLTU IPP Lombok Timur dengan kapasitas masing-masing 2x25 megawatt (MW).

Selain, itu PLN juga terus melakukan perluasan jaringan untuk melistriki daerah-daerah yang belum terlistriki. Contohnya Pulau Bajo yang terletak di Manggalewa, Kabupaten Dompu.

Saat ini, sistem kelistrikan Lombok memiliki daya mampu mencapai 274 MW dengan beban puncak sebesar 227 MW. Sistem kelistrikan Sumbawa memiliki daya mampu mencapai 54 MW dengan beban puncak sebesar 42 MW. "Sementara untuk sistem kelistrikan Bima memiliki daya mampu mencapai 50 MW dengan beban puncak sebesar 45 MW," kata Mukhtar.

Pada 2018, kata dia, beberapa pembangkit baru yang saat ini sedang dalam proses konstruksi akan beroperasi, di antaranya PLTMG Sumbawa berkapasitas 50 MW, PLTMG Bima berkapasitas 50 MW, PLTU Jeranjang Unit 2 berkapasitas 25 MW, dan PLTU Sumbawa Barat 2x7 MW. Sementara PLTGU Lombok Peaker, di Kota Mataram, berkapasitas 150 MW diprediksi selesai pada 2018 atau 2019.

Mukhtar berharap penambahan pasokan daya listrik tersebut dapat memberi dukungan pada peningkatan perekonomian masyarakat hingga industri.

Selain itu, ketersediaan pasokan daya membuat PLN optimis dapat memenuhi kebutuhan listrik di NTB, baik untuk peningkatan rasio elektrifikasi, maupun untuk mendorong investasi.

"Saat ini listrik surplus, kami mengundang para investor untuk membangun bisnisnya di NTB. Tidak perlu khawatir dengan masalah listrik, PLN akan siapkan kebutuhannya. Termasuk untuk ITDC Mandalika, berapa pun kebutuhannya, kami akan siapkan," katanya. (FNH/Ant)

Tag: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), Nusa Tenggara Barat (NTB), Mukhtar

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6079.850 -149.785 575
2 Agriculture 1691.011 -31.360 19
3 Mining 1877.346 -42.097 44
4 Basic Industry and Chemicals 781.433 -8.162 70
5 Miscellanous Industry 1242.763 -22.004 44
6 Consumer Goods 2488.443 -60.680 45
7 Cons., Property & Real Estate 491.788 -8.964 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1073.061 -14.195 64
9 Finance 1074.721 -45.611 90
10 Trade & Service 933.441 -9.438 134
No Code Prev Close Change %
1 KOBX 189 254 65 34.39
2 ABBA 64 81 17 26.56
3 SHID 1,310 1,550 240 18.32
4 MTSM 274 324 50 18.25
5 PEGE 322 370 48 14.91
6 AUTO 1,640 1,860 220 13.41
7 BBRM 91 100 9 9.89
8 KBLV 484 530 46 9.50
9 ARTO 160 174 14 8.75
10 BSSR 2,580 2,800 220 8.53
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 145 123 -22 -15.17
2 CITA 700 600 -100 -14.29
3 DPNS 450 388 -62 -13.78
4 LCGP 81 70 -11 -13.58
5 BIMA 118 102 -16 -13.56
6 GHON 1,400 1,215 -185 -13.21
7 MLPT 800 700 -100 -12.50
8 PTIS 394 346 -48 -12.18
9 BINA 630 560 -70 -11.11
10 BWPT 296 270 -26 -8.78
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,490 3,310 -180 -5.16
2 AUTO 1,640 1,860 220 13.41
3 BBCA 22,925 21,750 -1,175 -5.13
4 BMRI 7,725 7,150 -575 -7.44
5 IKAI 575 565 -10 -1.74
6 TAXI 132 133 1 0.76
7 TLKM 3,830 3,780 -50 -1.31
8 BHIT 107 105 -2 -1.87
9 BMTR 565 560 -5 -0.88
10 AISA 605 590 -15 -2.48