Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 Januari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:58 WIB. Wahana - Wahana Duta Jaya Rucika menjalin kemitraan bisnis dengan Ke Kelit, Maezawa, dan Mitsubishi.
  • 16:57 WIB. BJB - Bank BJB ikut membantu membangun Masjid Al Aman di Mapolda Jabar┬ámelalui dana CSR.
  • 16:14 WIB. BUMN - Inalum bersama anggota holding BUMN pertambangan membentuk perusahaan patungan khusus pengolahan limbah.
  • 16:05 WIB. BBNI - BNI meresmikan Rumah Kreatif BUMN di Tual, Maluku.
  • 12:10 WIB. Asus - Berdasarkan laporan GfK, Asus meraup 41% pangsa pasar laptop di Indonesia.
  • 12:08 WIB. Asus - Asus sebut Xiaomi sebagai lawan berat di Indonesia.
  • 12:06 WIB. Instagram - Pengguna bakal bisa pasang stiker GIF di Insta Stories.
  • 12:03 WIB. WhatsApp - WhatsApp Business sudah tersedia di Indonesia.

Komentar yang Dilaporkan Dikeluarkan Trump Sulut Kemarahan di Afrika

Foto Berita Komentar yang Dilaporkan Dikeluarkan Trump Sulut Kemarahan di Afrika
Warta Ekonomi.co.id, Addis Ababa, Ethiopia -

Komentar kasar yang dilaporkan dikeluarkan oleh Presiden AS Donald Trump telah menyulut kemarahan di seluruh Afrika.

Trump dilaporkan menggunakan kata "lubang kotoran" untuk menggambarkan negara Afrika, Haiti, dan El Salvador saat membahas masalah imigran dengan anggota parlemen AS pada Kamis (11/1/2018).

Ketika berbicara dengan Xinhua--yang dipantau di Jakarta, Sabtu (13/1/2018) malam, Abebe Ayente, peneliti senior di Kajian Strategis Hubungan Luar Negeri Ethiopia (EFRSS)--satu kelompok pemikir lokal, mengatakan komentar itu akan makin mengikis pengaruh AS di kancah global.

Trump mengeluarkan satu pernyataan pada Jumat (12/1/2018) yang membantah kata-kata kasar yang dilaporkan dikeluarkannya meskipun ia mengaku bahwa ia menggunakan bahasa yang keras dalam pembahasan Kamis (11/1/2018).

Pernyataan yang diduga dikeluarkan Trump telah mengakibatkan kemarahan di seluruh dunia dan para pejabat di negara Afrika, Eropa, dan Amerika Latin serta PBB menyampaikan pengutukan serta memanggil diplomat AS untuk mengajukan protes.

Ayente mengatakan kata-kata tak diplomatis yang digunakan oleh Presiden AS tersebut yang mengejutkan masyarakat diplomatik di seluruh dunia tampaknya akan memiliki dampak jangka-panjang.

Uni Afrika (AU) mengeluarkan pernyataan pada Jumat (12/1/2018) malam yang menyebut pernyataan yang dilaporkan dikeluarkan oleh Trump sebagai membuat geram dan menyakitkan.

"Meskipun menyampaikan keterkejutan, kecemasan dan kemarahan, Uni Afrika sangat percaya ada salah pengertian yang sangat besar mengenai Benua Afrika dan rakyatnya oleh pemerintah saat ini. Ada keperluan serius bagi dialog antara Pemerintah AS dan negara Afrika," kata pernyataan AU.

Pernyataan tersebut juga menyeru Presiden AS agar mengeluarkan permintaan maaf bagi pernyataan yang menyakitkan bukan hanya buat rakyat Afrika tapi juga untuk seluruh dunia.

"Uni Afrika mengutuk pernyataan itu dengan sekeras-kerasnya dan menuntut pencabutan komentar tersebut serta permintaan maaf bukan hanya buat rakyat Afrika tapi juga kepada seluruh orang keturunan Afrika di seluruh dunia," tambah pernyataan AU tersebut.

Namun, karena menyadari AS masih merupakan kekuatan ekonomi dan militer tangguh, pernyataan AU itu menyerukan kemitraan strategis yang berlanjut dengan AS.

Pernyataan tersebut menekankan bahwa kemitraan semacam itu mesti dilandasi atas penghormatan timbal-balik dan penerimaan semua prinsip internasional mengenai martabat dasar manusia.

Wanita Juru Bicara AU Ebba Kalondo memberi contoh peran AS dalam perdagangan budak Atlantik, mengenai betapa negara Afrika yang Trump gambarkan dengan istilah yang bersifat menghina dieksploitasi dengan cara memalukan.

Ia menambahkan pernyataan tersebut terutama tidak menguntungkan karena datang dari seorang pemimpin negara yang menggambarkan dirinya sebagai contoh global mengenai negara migran yang berhasil.

Pemerintah Botswana pada Jumat (12/1/2018) mengutuk pernyataan meremehkan yang dilaporkan dikeluarkan oleh Trump mengenai negara berkembang, dan menyeru Masyarakat Pembangunan Afrika Selatan (IGAD), Uni Afrika dan semua bangsa lain yang progresif di seluruh dunia agar dengan keras mengutuk pernyataan itu.

Di Afrika Selatan, seorang pejabat senior Kongres Nasional Afrika (ANC), yang memerintah, mengatakan Trump "sangat menghina" ketika ia menggunakan istilah "negara lubang kotoran" untuk menggambarkan negara berkembang.

Negara berkembang memang menghadapi kesulitan, tapi mereka bukan "negara lubang kotoran", kata Wakil Sekretaris Jenderal ANC Jessie Duarte, yang menyebut pernyataan Trump sebagai "disayangkan".

"Negara kami bukan negara lubang kotoran, dan Haiti juga bukan atau negara lain mana pun yang sedang menghadapi tekanan," katanya.

Amerika Serikat sendiri memiliki masalahnya sendiri seperti pengangguran di kalangan jutaan orang, ketidak-setaraan, dan tak ada akses ke perawatan kesehatan buat banyak orang miskin, kata Duarte. (FNH/Ant)

Tag: Donald John Trump, Amerika Serikat (AS), Afrika

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Reuters/Yuri Gripas

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,572.42 3,536.60
British Pound GBP 1.00 18,620.54 18,430.33
China Yuan CNY 1.00 2,087.92 2,067.04
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,398.00 13,264.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,739.84 10,629.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,713.36 1,696.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,149.23 10,044.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,405.85 16,240.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.10 3,366.50
Yen Jepang JPY 100.00 12,065.92 11,944.17

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6490.896 18.230 571
2 Agriculture 1614.151 -12.818 19
3 Mining 1847.251 16.461 43
4 Basic Industry and Chemicals 713.346 6.521 69
5 Miscellanous Industry 1390.504 10.945 43
6 Consumer Goods 2913.928 21.201 47
7 Cons., Property & Real Estate 517.165 -1.786 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1183.330 2.390 62
9 Finance 1149.039 -2.770 90
10 Trade & Service 937.456 2.920 133
No Code Prev Close Change %
1 FINN 116 156 40 34.48
2 LCKM 486 605 119 24.49
3 TFCO 620 720 100 16.13
4 MPPA 430 486 56 13.02
5 PCAR 1,480 1,670 190 12.84
6 SKBM 670 750 80 11.94
7 OMRE 1,700 1,900 200 11.76
8 ESTI 73 81 8 10.96
9 GJTL 745 825 80 10.74
10 ARTA 268 296 28 10.45
No Code Prev Close Change %
1 RALS 1,500 1,240 -260 -17.33
2 FMII 600 500 -100 -16.67
3 IKAI 126 114 -12 -9.52
4 CANI 254 234 -20 -7.87
5 DWGL 540 498 -42 -7.78
6 MBTO 174 161 -13 -7.47
7 AISA 615 570 -45 -7.32
8 DSNG 420 392 -28 -6.67
9 INCF 202 190 -12 -5.94
10 PYFA 197 186 -11 -5.58
No Code Prev Close Change %
1 PGAS 2,200 2,350 150 6.82
2 BMTR 650 650 0 0.00
3 AISA 615 570 -45 -7.32
4 GJTL 745 825 80 10.74
5 ENRG 165 168 3 1.82
6 BBNI 9,500 9,425 -75 -0.79
7 TLKM 4,170 4,160 -10 -0.24
8 BUMI 286 288 2 0.70
9 KREN 555 550 -5 -0.90
10 INDY 4,050 4,200 150 3.70