Portal Berita Ekonomi Rabu, 25 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:23 WIB. Suirah - Warga negara Rusia diwartakan bantu rezim Assad di Suriah.
  • 16:21 WIB. Nigeria - 16 orang tewas dalam serangan gereja di Nigeria.
  • 16:20 WIB. Malaysia - Polisi pastikan pembunuh ilmuwan Palestina masih di Malaysia.
  • 16:19 WIB. Nuklir - AS dan Prancis ingin buat perjanjian baru terkait dengan nuklir.
  • 16:18 WIB. Iran - Menhan Israel sambangi AS guna cari cara hadapi Iran.
  • 16:17 WIB. Bitcoin - Polisi China sita 600 komputer penambang bitcoin.
  • 16:16 WIB. Pengangguran - Finlandia stop berikan uang kepada penganguran.
  • 16:10 WIB. China - Rusia dan China perkuat kerja sama di bidang militer.
  • 16:09 WIB. Politik - Oso sambut baik pertemuan Jokowi dengan Alumni 212.
  • 16:09 WIB. Politik - Presiden Jokowi sebut pertemuan dengan Alumni 212 bentuk silatuhrami.
  • 16:08 WIB. Politik - Fadli Zon nilai pertemuan Jokowi dengan Alumni 212 terlambat.
  • 16:08 WIB. Rusia - Israel peringatkan Suriah tidak gunakan misil Rusia untuk menyerang pesawat militernya.
  • 16:03 WIB. BUMN - Merger BNI Syariah dan UUS BTN masih dalam tahap penjajakan.
  • 16:03 WIB. Armenia - Polisi Armenia berkumpul di ibu kota Armenia untuk amankan aksi protes dari oposisi pemerintah.
  • 16:02 WIB. PLN - Untutuk jajaki para calon investor, PLN adakan roadshow ke Amerika Serikat, Hong Kong, dan Singapura.

Muliaman: Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Harus Sejalan

Foto Berita Muliaman: Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Harus Sejalan
Warta Ekonomi.co.id, Semarang -

Mantan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad menyatakan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi suatu negara mestinya sejalan.

"Selama ini, di mana pun, di masing-masing negara selalu dihadapkan pada pilihan antara stabilitas atau pertumbuhan ekonomi," katanya di Semarang, Sabtu (13/1/2018).

Sosok kelahiran Bekasi, 3 April 1960 itu dikukuhkan sebagai guru besar tidak tetap Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Diponegoro Semarang, dan menjadi guru besar tidak tetap keenam yang dimiliki Undip. Muliaman menjelaskan dikotomi antara stabilitas dan pertumbuhan ekonomi terjadi karena keduanya saling berkaitan, utamanya jika sektor industri keuangan tidak stabil pasti memengaruhi pertumbuhan ekonomi.

"Bagaimana agar tidak terjebak pada situasi harus memilih, antara stabilitas atau pertumbuhan ekonomi. Yakni, dengan mengikat erat keduanya agar berjalan bersama," kata jebolan doktor Monash University, Melbourne itu.

Ia mengajak berkaca pada krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada rentang 1997-1998 dan 2007-2008 yang sebenarnya merupakan cermin ketidakstabilan industri keuangan yang sebenarnya berperan sangat penting.

"Peran industri keuangan ibarat jantung yang memompa darah, sangat vital dalam suatu negara. Karena tidak stabil maka upaya yang dilakukan terjebak pada bagaimana menstabilkan sektor industri keuangan," katanya.

Di sisi lain, kata Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), sekaligus Ketua Majelis Wali Amanat Undip itu, tugas industri keuangan untuk mendorong pertumbuhan menjadi terlupakan.

"Krisis ekonomi setidaknya disebabkan dua faktor, yakni fundamental menyangkut defisit anggaran yang besar dan struktur keuangan yang relatif dangkal. Kedua, 'behaviour' atau perilaku spekulasi yang memperburuk situasi," katanya.

Artinya, kata dia, sebenarnya upaya mengantisipasi krisis bisa dilakukan dengan menekan perilaku masyarakat yang selama ini kurang "aware" sehingga memunculkan risiko atau akses yang masih sulit.

"Sepanjang 20 tahun terakhir ini terjadi pergeseran fokus, yakni ketika krisis terjadi ketidakstabilan yang kemudian fokus kebijakannya untuk menyehatkan dan menstabilkan. Mayoritas, upaya penyehatan yang dilakukan," katanya.

Sekarang ini, kata Muliaman, sudah jauh dari krisis sehingga banyak yang mengupayakan terjadinya pertumbuhan perekonomian, di antaranya dengan pembangunan infrastruktur yang kian gencar di berbagai wilayah.

Tag: Muliaman Darmansyah Hadad, OJK, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6079.850 -149.785 575
2 Agriculture 1691.011 -31.360 19
3 Mining 1877.346 -42.097 44
4 Basic Industry and Chemicals 781.433 -8.162 70
5 Miscellanous Industry 1242.763 -22.004 44
6 Consumer Goods 2488.443 -60.680 45
7 Cons., Property & Real Estate 491.788 -8.964 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1073.061 -14.195 64
9 Finance 1074.721 -45.611 90
10 Trade & Service 933.441 -9.438 134
No Code Prev Close Change %
1 KOBX 189 254 65 34.39
2 ABBA 64 81 17 26.56
3 SHID 1,310 1,550 240 18.32
4 MTSM 274 324 50 18.25
5 PEGE 322 370 48 14.91
6 AUTO 1,640 1,860 220 13.41
7 BBRM 91 100 9 9.89
8 KBLV 484 530 46 9.50
9 ARTO 160 174 14 8.75
10 BSSR 2,580 2,800 220 8.53
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 145 123 -22 -15.17
2 CITA 700 600 -100 -14.29
3 DPNS 450 388 -62 -13.78
4 LCGP 81 70 -11 -13.58
5 BIMA 118 102 -16 -13.56
6 GHON 1,400 1,215 -185 -13.21
7 MLPT 800 700 -100 -12.50
8 PTIS 394 346 -48 -12.18
9 BINA 630 560 -70 -11.11
10 BWPT 296 270 -26 -8.78
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,490 3,310 -180 -5.16
2 AUTO 1,640 1,860 220 13.41
3 BBCA 22,925 21,750 -1,175 -5.13
4 BMRI 7,725 7,150 -575 -7.44
5 IKAI 575 565 -10 -1.74
6 TAXI 132 133 1 0.76
7 TLKM 3,830 3,780 -50 -1.31
8 BHIT 107 105 -2 -1.87
9 BMTR 565 560 -5 -0.88
10 AISA 605 590 -15 -2.48